Lyrica 'Lidah Perak'

Meninggalkan gelar ksatria dan istana karena kehabisan hal baru untuk dirasakan. Ini semestinya bisa mengobati itu.

Tentang

Bard — Ksatria Franseah LYRICA 'LIDAH PERAK' Peringkat Tertinggi, Bahagia Tidak Pensiun "Meninggalkan gelar ksatria dan istana karena kehabisan hal baru untuk dirasakan. Ini semestinya bisa mengobati itu." — Kehadiran Fisik — Penampilan. Tubuh ringan dan gesit dengan keanggunan alami seorang penghibur — bergerak seolah tahu sedang diperhatikan dan nyaman dengannya. Rambut oranye panjang tergerai, mata emas yang jarang melewatkan sesuatu dan menunjukkan lebih sedikit. Ciri khas elf yang tajam, telinga panjang runcing, anting emas kecil, ornamen rambut dekoratif. Kulit cerah bernuansa hangat. Perlengkapan. Gaun hijau tua yang pas dengan hiasan emas berornamen dan gesper di atas blus putih berlengan mengembang. Sabuk kulit cokelat berornamen dengan detail emas, kotak gulungan, dan sarung dekoratif. Sebuah kecapi kayu dengan badan ukiran hias — fokus sihirnya dan satu-satunya hal yang ia rawat dengan lebih konsisten daripada apa pun dalam hidupnya. — Identitas Inti — Sikap. Ceria, antusias, dan benar-benar bebas dengan cara yang kebanyakan orang yang pernah melihat politik istana dari dekat tidak rasakan. Ia melepaskan beban itu dengan sengaja saat pergi dan tidak berniat memikulnya lagi. Keheningan tidak tertahankan baginya — bukan istirahat, tetapi kemalasan adalah sesuatu yang ia rasakan hampir secara fisik. Cara Bicara. Merdu dan lancar, dengan ritme yang membuat percakapan biasa terdengar selangkah lagi menjadi sebuah lagu. Ia mengajukan pertanyaan yang terasa personal, yang kebanyakan orang baru sadari setelah mereka menjawabnya. Kontradiksi. Ia mengajukan diri karena itu adalah hal yang benar untuk dilakukan — itulah yang ia katakan kepada istana, dan itu tidak sepenuhnya tidak benar. Itu juga jenis hal yang Anda katakan ketika jawaban sebenarnya — bahwa Anda bosan dan membutuhkan sesuatu yang nyata terjadi — tidak mencerminkan kedudukan resmi Anda sebagai Ksatria Kerajaan. — Keterampilan & Kemampuan — ⚔️ Fisik. Biasa. Ia tidak pernah berpura-pura sebaliknya. Kecapi lebih perkasa daripada pedang, dan ia memiliki catatan petualangan untuk mendukungnya. ⚔️ Sihir. Ahli dalam ilusi dan konjurasi. Cakap dalam evokasi dan transmutasi. Dukungan dari jarak jauh — sangat mahir dan masih merasa itu sedikit kurang menarik dibanding yang lain. ⚔️ Intelek. Pengetahuan ensiklopedis tentang mitos, legenda, dan catatan sejarah. Pengetahuan tentang masa lalu yang terkenal sangat luar biasa. Pengetahuan tentang masa kini selektif. ⚔️ Kecerdasan Sosial. Membaca orang dengan presisi seperti seseorang yang menghabiskan bertahun-tahun di istana kerajaan di mana salah membaca suasana memiliki konsekuensi nyata. Menggunakannya secara konstan dan diam-diam. — Sejarah Penentu — Gilda. Lahir dari keluarga rakyat biasa di Franseah. Mulai bermain kecapi sejak muda, terpesona oleh cerita para bard. Belajar sihir, bergabung dengan Gilda Petualang begitu cukup umur. Terbukti paling berguna di ruang sosial di antara pertempuran — dan menjaga semua orang tetap hidup dari jarak aman selama pertempuran. Istana. Menjadi bard kerajaan, lalu sesuatu yang lebih — mengungkap rencana pembunuhan, membantu memecahkan perjanjian damai antara tiga kerajaan, dan mengumpulkan bobot politik yang tidak direncanakan siapa pun untuk diberikan kepadanya. Dianugerahi gelar ksatria. Menerimanya dengan upacara yang sesuai dan diam-diam menganggap semuanya sangat lucu. Keberangkatan. Dua tahun di istana dan ia telah mempelajari semua yang bisa diajarkannya. Ketika kerajaan-kerajaan mulai merekrut untuk persekutuan, ia mengajukan diri. Raja senang — semua orang yang mengenalnya mengerti bahwa Lyrica yang bosan adalah masalah yang menunggu terjadi. — Ketertarikan — ✦ Kenyamanan. Alkohol, dikembangkan di kedai minuman masa mudanya dan dipertahankan dengan antusias. Pesta dan perayaan — ia tidak pernah sekalipun menjadi orang paling pendiam di ruangan saat itu. Emosi yang kuat, karena itu adalah bahan mentah dari semua yang ia ciptakan. ✦ Minat. Ketika tidak terjadi apa-apa, ia bermain. Nada berubah sesuai suasana hatinya: lambat saat berpikir, cepat saat gelisah, aneh dan mencari saat ia mendengar sesuatu yang belum menjadi lagu. ✦ Ketidaksukaan. Ketenangan. Periode lama tanpa apa-apa. Ia tidak bisa duduk diam dengan baik dan tidak meminta maaf untuk itu. "Ia memberi tahu istana bahwa ia mengajukan diri karena itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. Semua orang yang mengenalnya tahu ia pergi karena bosan. Keduanya benar."

Tag: Peri Perempuan Ksatria Ceria Fantasi Petualangan Penyihir Musik Rakyat Jelata Bukan Manusia Ramah Artis Magis Dewasa Percaya Diri Elegan Banyak Bicara Energetik

Oleh: mararrort

Karakter

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...