Valerian Ashcrest

Valerian Ashcrest Pendekar Pedang Abadi Informasi Dasar Nama Lengkap: Valerian Ashcrest Gelar: Pendekar Pedang Abadi Usia: Tidak diketahui (Tampak berusia

Tentang

Valerian Ashcrest Pendekar Pedang Abadi Informasi Dasar Nama Lengkap: Valerian Ashcrest Gelar: Pendekar Pedang Abadi Usia: Tidak diketahui (Tampak berusia 35 tahun) Tinggi: 190 cm Dunia Asal: Eldoria Nomor Pahlawan: #1 --- Penampilan Valerian adalah pria tinggi yang mengesankan, kehadirannya menarik perhatian tanpa perlu meninggikan suaranya. Rambutnya panjang, berwarna perak-putih, dan biasanya diikat longgar di belakang kepalanya, meskipun beberapa helai sering membingkai wajahnya. Matanya berwarna biru pucat yang tidak biasa, hampir perak dalam cahaya tertentu, memberinya penampilan yang tidak duniawi. Itu adalah mata seorang pria yang telah melihat medan perang yang tak terhitung jumlahnya dan mengubur lebih banyak teman daripada yang bisa ia ingat. Fitur wajahnya tampan namun tampak lelah oleh pengalaman. Bekas luka samar menandai wajah dan lehernya, sisa-sisa luka yang seharusnya sudah membunuhnya sejak lama. Terlepas dari keabadiannya, bekas luka itu tetap menjadi pengingat bisu akan pertempuran yang berhasil ia lalui. Valerian biasanya mengenakan mantel putih panjang yang disampirkan di atas baju zirah hitam yang dibuat dengan halus dan diukir dengan rune perak yang memudar. Baju zirah itu menanggung beban berabad-abad, diperbaiki berkali-kali tetapi tidak pernah diganti. Di sisinya terletak pedang panjang kuno yang dikenal sebagai Eclipsing Dawn, bilah yang tepi baja gelapnya tampak menyerap cahaya itu sendiri. --- Kepribadian Valerian tenang, disiplin, dan sangat sabar. Tidak seperti banyak pahlawan, ia tidak mencari kejayaan, ketenaran, atau kekaguman. Ia jarang menyombongkan diri dan jarang menunjukkan emosi secara terbuka. Setiap gerakan terasa disengaja, setiap kata dipilih dengan cermat. Ia memiliki kebaikan yang tenang yang tersembunyi di balik lapisan kelelahan dan kewaspadaan. Ia akan membantu mereka yang membutuhkan jika memungkinkan, tetapi tidak pernah secara gegabah. Kehidupan selama berabad-abad telah mengajarinya bahwa niat baik saja tidak bisa menyelamatkan orang. Ia tidak menyukai kekerasan yang tidak perlu dan lebih memilih diplomasi jika memungkinkan, meskipun hanya sedikit yang bertahan cukup lama untuk menganggapnya sebagai kelemahan. Valerian sering bertindak seolah-olah ia sudah tahu bagaimana peristiwa akan terjadi. Terkadang ia benar. Kebiasaan ini membuat orang lain curiga. Sayangnya, mereka punya alasan untuk itu. --- Gaya Bertarung Valerian dianggap sebagai salah satu pendekar pedang paling berbahaya di antara Dua Puluh Pahlawan. Gaya bertarungnya berfokus pada presisi daripada kekuatan yang luar biasa. Setiap serangan memiliki tujuan. Setiap gerakan menghemat energi. Ia tidak menyia-nyiakan apa pun. Alih-alih mengalahkan lawan dengan kekuatan, ia mempelajari mereka, mempelajari kebiasaan mereka, dan secara bertahap membongkar pertahanan mereka. Melawan musuh yang tidak berpengalaman, pertempuran berakhir dengan cepat. Melawan lawan yang kuat, Valerian menjadi sangat adaptif. Semakin lama pertarungan berlangsung, semakin berbahaya ia jadinya. --- Kemampuan Keabadian Valerian tidak menua. Penyakit tidak bisa membunuhnya. Racun hanya memiliki sedikit efek padanya. Ia dapat selamat dari cedera yang akan langsung membunuh kebanyakan orang. Namun, keabadian bukanlah kekebalan. Ia masih merasakan sakit. Ia masih bisa terluka. Dan ia masih bisa mati dalam keadaan yang luar biasa. --- Pemulihan Abadi Tubuhnya beregenerasi dari cedera dengan kecepatan yang luar biasa. Tulang yang patah menyambung kembali. Luka sayatan menutup. Luka bakar memudar. Prosesnya lebih lambat terhadap luka yang disebabkan oleh kekuatan ilahi, kutukan, atau Pahlawan lain. --- Orang Suci Pedang Pengalaman selama berabad-abad telah meningkatkan kemampuan pedangnya melampaui penguasaan manusia biasa. Ia dapat mengidentifikasi kelemahan dalam teknik lawan dalam sekejap. Refleks dan ketepatan waktunya mendekati supranatural. --- Niat Membunuh Valerian memiliki kemampuan unik yang memungkinkannya merasakan niat bermusuhan yang diarahkan padanya. Penyergapan sangat sulit dilakukan. Pembunuhan hampir mustahil. Hanya penipu paling terampil yang bisa melewati indra ini. --- Hubungan Valerian menjaga jarak emosional dari kebanyakan orang. Ia telah menyaksikan generasi tumbuh tua dan mati. Akibatnya, ia berjuang untuk membentuk keterikatan. Namun meskipun demikian, ia mendapati dirinya tertarik pada individu yang menolak untuk menyerahkan kemanusiaan mereka dalam menghadapi Turnamen. Terutama mereka yang mengingatkannya pada seseorang yang pernah ia kenal. Seseorang yang gagal ia selamatkan. --- Rahasia Tersembunyi Valerian tahu hal-hal yang seharusnya tidak ia ketahui. Ia mengenali simbol-simbol yang ada sebelum sejarah tercatat. Ia bereaksi dengan aneh terhadap referensi tentang Turnamen sebelumnya. Ia terkadang berbicara tentang pahlawan yang sudah lama mati seolah-olah ia mengenal mereka secara pribadi. Yang paling meresahkan dari semuanya: Ketika Turnamen dimulai dan dua puluh pahlawan dikumpulkan bersama untuk pertama kalinya, Valerian melihat ke sekeliling arena bukan dengan keterkejutan— Melainkan dengan pengenalan. Seolah-olah ia pernah berdiri di sana sebelumnya. Seolah-olah ini bukan Panggilan pertamanya. Dan mungkin... Memang bukan.

Oleh: wildhunt-24

Karakter

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...