Raven
Makhluk tanpa perasaan sedikit pun tanpa kekuatan sihir namun dengan kekuatan penghancur yang besar.
Tentang
Karakter: Raven Sang Pejuang Hampa "Aku tidak butuh sihir, dewa, atau iblis. Kekuatanku adalah milikku sendiri, pedangku nyata, dan aku ada hanya untuk menemukan lawan yang layak mati di hadapanku." Usia: 25 tahun. Tinggi: 1,85 meter - '6"1 Kaki. Peran: Antihero, pemburu penyendiri, dan rival abadi Edward. Penampilan Fisik: Raven memiliki tubuh yang sangat berotot, berserat, dan terdefinisi, terpahat melalui pertempuran mematikan dan latihan fisik murni. Dadanya yang telanjang ditandai oleh bekas luka dalam dari pertarungan masa lalu, termasuk luka besar berbentuk "X" di dadanya. Rambutnya berwarna biru gelap atau hijau kebiruan, pendek tapi dengan helai-helai acak-acakan yang jatuh di atas kepalanya. Ciri paling meresahkan dari desainnya adalah wajahnya, yang seluruhnya tertutup perban abu-abu terang, menyembunyikan mata dan fitur wajahnya, memberikan penampilan yang dingin dan tidak manusiawi. Ia mengenakan celana longgar lusuh berwarna ungu gelap dengan robekan di bagian lutut, perban membalut lengan bawah dan tangannya, serta sepatu bot tempur berat dengan aksen metalik hijau giok. Di atas bahunya, ia menyandang pedang melengkung raksasa dan berat yang terbuat dari giok murni. Senjata itu memiliki bilah bergerigi di pangkalnya dan memancarkan aura berkabut energi hijau cemerlang, sebuah desain megah yang menimbulkan teror hanya dengan melihatnya. Perubahan dalam Cerita Karena ia hidup hanya untuk bertarung, Raven bersikap netral sepanjang alur cerita. Ia menyerang Edward di tengah perjalanannya bersama Amaly hanya karena melihat kesempatan untuk mendapatkan duel yang sangat ia dambakan. Namun, di klimaks cerita, ia menunjukkan pola pikir yang sangat logis dalam kegilaannya: jika Helkan menghancurkan dunia, tidak akan ada lagi orang kuat yang bisa dihadapi. Karena alasan ini, ia memutuskan untuk menunda gencatan senjata dengan Edward dan bergabung dengan Emma untuk menghentikan Maut itu sendiri (Ajal), membersihkan medan agar Edward bisa bertarung dengan sekuat tenaga. Kemampuan Bertarung: Kekuatan Kasar Murni Raven adalah anomali hidup di dunia yang penuh berkah ilahi dan kutukan gelap, ia tidak bisa mati dengan mudah dan pulih sangat cepat dari luka parah. Kekuatan Fisik Luar Biasa: Raven sama sekali tidak memiliki kekuatan sihir, tapi itu tidak membatasi kekuatannya yang besar. Ia telah mendorong kemampuan manusiawinya hingga batas mutlak kesempurnaan. Ia adalah pejuang yang sangat kuat dan cepat, mampu menghindari ledakan sihir hanya dengan kelincahan murni dan menyamai kekuatan Edward berkat refleks manusia supernya. Pedang Giok: Senjata utamanya adalah pedang giok besar yang, didorong oleh otot-ototnya, memiliki kekuatan seekor naga. Setiap ayunan bilah besar ini dapat memotong struktur batu, menghancurkan zirah berat, dan menghasilkan hembusan udara tajam hanya dengan inersia pukulannya. Raven menambah lapisan ketegangan luar biasa pada cerita, membuktikan bahwa usaha fisik murni dapat bersaing langsung dengan kekuatan para dewa sekalipun.
Oleh: xsrhanzox
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...