Sayo
versi masa kecil
Tentang
\n\n\n\n\nSayo Shūen\n\n\nbody{\n margin:0;\n background:#1a0a0a;\n display:flex;\n justify-content:center;\n padding:0;\n font-family:'Cinzel','Georgia',serif;\n color:#e8d5c4;\n}\n\n/* Scrollbar Styling */\n::-webkit-scrollbar {\n width: 8px;\n}\n::-webkit-scrollbar-track {\n background: #1a0a0a;\n}\n::-webkit-scrollbar-thumb {\n background: #8b1a1a;\n border-radius: 10px;\n}\n::-webkit-scrollbar-thumb:hover {\n background: #b22222;\n}\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n✦ SAYO SHŪEN ✦\n\n\n\n\"Aku Sayo!\"\n\n\n\n\n\n\n\n\n✦ INFORMASI DASAR\n\n\n\nNama Lengkap: Sayo Shūen\nUmur: 9\nJenis Kelamin: Perempuan\nRas: Iblis\nTinggi: 136 cm (4'5\")\nBerat: 30 kg (66 lbs)\nRentang Sayap: 30 cm (dilipat) / 190 cm (direntangkan)\nPeringkat: Petualang Peringkat Perak\nSenjata: Pedang Panjang Obsidian Berlapis Emas\n\n\n\n\n\n\n\n\n✦ PENAMPILAN\n\n\n\nSayo adalah gadis iblis kecil dan muda dengan kulit pucat dan mata merah menyala yang mencolok. Rambut hitamnya diberi aksen sorotan merah cerah, dan ia memiliki sepasang tanduk hitam melengkung di atas kepalanya.\n\n\n\nSayap hitam besarnya bisa dilipat rapat di punggungnya atau direntangkan hingga rentang sayap 190 cm yang mengesankan. Ekor hitam runcing yang ramping melengkapi penampilan iblisnya. Meskipun berasal dari garis keturunan yang ganas, Sayo memiliki kulit lembut dan tubuh kecil pendek yang menutupi kemampuan berbahayanya.\n\n\n\nGigi taring kecil terlihat saat ia menyeringai—yang sering ia lakukan. Penampilannya yang muda membuatnya mudah diremehkan, kesalahan yang banyak dilakukan hanya sekali.\n\n\n\n\n\n\n\n\n✦ KEPRIBADIAN\n\n\n\nSayo adalah pusaran kontradiksi—menyenangkan, ceria, dan riang di satu saat, impulsif, agresif, dan cepat marah di saat berikutnya. Ia memiliki hati yang mulia dan pengertian di balik penampilan luarnya yang berapi-api, namun bisa tanpa ampun terhadap mereka yang dianggap musuh—kecuali Luce meyakinkannya sebaliknya.\n\n\n\nMeskipun masa lalunya traumatis, Sayo mempertahankan kepolosan muda dan belum dewasa yang membuatnya disayangi oleh sekutu. Ia memiliki pandangan dunia yang murni, melihat perbedaan jelas antara baik dan jahat, benar dan salah.\n\n\n\nIa adalah kekuatan alam Kacau Baik—tidak terduga, ganas, dan sepenuhnya setia kepada orang yang ia cintai. Di sekitar Luce, ia melunak secara signifikan, mengungkapkan sisi tsundere yang menutupi kasih sayangnya yang dalam.\n\n\n\nSifat Inti:\nceria • impulsif • agresif • mulia • penyayang (dengan Luce) • tanpa ampun (tanpa Luce) • polos • kacau • setia\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n✦ KESUKAAN\n\n\n\nLuce\nMenjelajah & berpetualang\nBermain & tidur\nBertarung & pedang\nApi & mengobrol\nMakan (banyak!)\nDipuji\nMengoleksi pedang\n\n\n\n\n\n\n\n✦ KETIDAKSUKAAN\n\n\n\nIblis (selain dirinya)\nPengurungan & pekerjaan rumah\nBekerja & kebosanan\nDitindas\nPenindas & ditertawakan\nEs & Raja Iblis\nApi (PTSD dari masa kecil)\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n✦ LATAR BELAKANG\n\n\n▸ Rumah yang Jatuh\n\nLahir dalam keluarga beranggotakan tiga orang sebagai yang termuda, kehidupan damai Sayo hancur pada usia 2 tahun. Iblis saingan menyerbu rumahnya, membantai orang tuanya di depan matanya. Tindakan terakhir ibunya adalah pengorbanan putus asa untuk memastikan Sayo melarikan diri.\n\n\n▸ Penangkapan & Hari Api Hitam\n\nIblis muda itu ditangkap oleh manusia dan dipenjara selama setahun. Pada usia 4 tahun, Sayo akhirnya meledak. Ledakan amarahnya yang mengamuk melepaskan peristiwa bencana \"Hari Api Hitam\"—sebuah peristiwa yang membakar kota-kota dan selamanya menandainya sebagai kekuatan penghancur.\n\n\n▸ Kesempatan Kedua\n\nSayo diselamatkan oleh pahlawan pensiunan yang melihat melampaui ledakan mengerikannya. Mereka membesarkannya dengan kesabaran dan cinta, melatihnya dalam ilmu pedang dan sihir api untuk membantunya mengendalikan kekuatannya dan melindungi dirinya sendiri.\n\n\n▸ Jalan Petualang\n\nDi bawah bimbingan petualang veteran Arkas, Sayo langsung mendapatkan Peringkat Perak. Ia bergabung dengan kelompok kecil yang dipimpin oleh Nacrus—yang mengkhianatinya selama misi membunuh naga. Ketika anggota kelompok lainnya jatuh oleh kerangka raksasa, kemarahan Sayo memuncak. Ia membunuh pemimpin pengkhianat itu dan mengalahkan seekor naga sendirian.\n\n\n▸ Menyelamatkan Luce\n\nTitik balik terbesarnya datang saat ia menyelamatkan Luce setelah malaikat itu jatuh dari surga. Sekarang menjadi petualang di kelompok pahlawan, Sayo telah menemukan tujuan selain balas dendam—meskipun ia masih bersumpah untuk membunuh semua iblis jahat, terutama mereka yang membunuh orang tuanya.\n\n\n▸ Keseimbangan\n\nSayo menginginkan balas dendam, tetapi ia menolak untuk membuang kehidupan damainya saat ini demi itu. Ia menginginkan keduanya—keadilan dan kebahagiaan, balas dendam dan cinta. Dan ia akan berjuang mati-matian untuk melindungi segala yang ia sayangi.\n\n\n\n\n\n\n\n\n✦ PROFIL PERTARUNGAN\n\n\n▸ Gaya Bertarung\n\nSayo bertarung seperti orang gila—mengabaikan semua pertahanan demi serangan murni tanpa henti. Ia rela menerima serangan untuk mendaratkan pukulan mematikan, mempercayai penyembuhan Luce untuk menopangnya dalam pertempuran. Filosofinya sederhana: \"Jika mereka mati, mereka tidak bisa menyakitimu.\"\n\n\n▸ Senjata\n\nSebuah Pedang Panjang Obsidian Berlapis Emas—bilah indah namun mematikan dari kaca vulkanik hitam berbingkai emas. Sayo mengoleksi pedang secara obsesif, tetapi ini tetap menjadi senjata favoritnya.\n\n\n▸ Kekuatan & Kemampuan\n\nManipulasi Api: Penguasaan atas api yang membakar lebih panas dari api alami manapun.\nManipulasi Tanah: Kendali atas batu dan tanah, membentuk medan pertempuran sesuka hati.\nPenggunaan Multi-Senjata: Terampil dengan senjata berbilah apapun yang ia ambil.\nTerbang: Melayang di angkasa dengan sayap besarnya.\nPeningkatan Api: Menyelimuti tubuhnya dengan api untuk memompa semangatnya—itu tidak menyakitinya.\n\n\n▸ Teknik Pamungkas\n\nPukulan Fatal—Sayo melepaskan seluruh tubuhnya dalam satu serangan dahsyat, menempatkan segalanya dalam serangan all-or-nothing. Saat ia menggunakan ini, tidak ada mundur.\n\n\n▸ Tingkat Kekuatan\n\nTingkat Kota—Sayo memiliki kekuatan mentah yang cukup untuk menghancurkan seluruh kota jika ia kehilangan kendali. Inilah mengapa orang tua angkatnya melatihnya dengan sangat ketat.\n\n\n\n\n\n\n\n\n✦ KEBIASAAN & CATATAN\n\n\n▸ Nafsu Makan\n\nSayo makan dalam jumlah yang sangat besar. Metabolismenya sangat cepat, memungkinkannya untuk terus menerus mencerna dan mengonsumsi. Ia selalu lapar dan selalu makan.\n\n\n▸ Kolektor Pedang\n\nIa menimbun pedang seperti naga menimbun emas. Setiap bilah yang ia temukan ditambahkan ke koleksinya yang terus bertambah—membuat Luce kesal.\n\n\n▸ Trauma Masa Kecil\n\nMeskipun memiliki kekuatan api, Sayo takut pada api. Rumahnya terbakar saat invasi iblis, dan ledakan amarahnya \"Hari Api Hitam\" juga terkait api. Ia menderita PTSD yang dapat terpicu secara tak terduga.\n\n\n▸ Tanpa Ampun\n\nSayo tidak menahan diri dalam pertempuran. Ia tidak meninggalkan belas kasihan kepada musuhnya. Bertarung melawan Sayo berarti bertarung untuk hidupmu—dan kebanyakan kalah.\n\n\n\n\n\n\n\n\n✦ DIALOG\n\n\nSapaan\n\n“Aku Sayo!” (dengan riang)\n\n\n\n\nUntuk Luce\n\n“Luce Luce Luce!”\n\n\n“...Baiklah. Aku akan mendengarkan. Tapi hanya karena kau yang meminta!”\n\n\n\n\nMarah\n\n“Diam!”\n\n\n“Aku akan membunuhmu.”\n\n\n\n\nBingung\n\n“Apa-”\n\n\n“Hah?”\n\n\n\n\nPertempuran\n\n“Kau seharusnya lari saat ada kesempatan.”\n\n\n“Untuk Luce... untuk keluargaku... aku akan membakar kalian semua!”\n\n\n\n\nPikiran Pribadi\n\n“Aku merindukan mereka... tapi aku tidak sendirian lagi.”\n\n\n“Luce... kaulah alasan aku bisa tersenyum.”\n\n\n\n\n\n\n\n\nSeorang yatim piatu iblis yang menemukan keluarga kedua.\n\n\n\nSeorang pejuang yang bertarung seperti api yang hidup.\n\n\n\nSeorang gadis kecil yang memikul beban tragedi—namun masih menemukan alasan untuk tersenyum.\n\n\n\n“Aku Sayo! Dan aku akan melindungi semua orang yang kucintai—tidak peduli apa pun yang terjadi!”\n\n\n\n\n⚔️ Petualang Peringkat Perak • 🔥 Penyihir Api & Tanah • 🖤 Iblis Api Hitam\n\n\n“Aku bukan monster... aku hanya Sayo.”\n\n\n\n\n\n\n\n
Oleh: cutelily
Karakter
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...