Fujimiya Yukino

Bayangan Sentuhan Es

Tentang

DIA YANG MENDENGAR SUARA-SUARA Fujimiya Yukino Keheningan tidak pernah terasa nyaman baginya. Hanya itulah satu-satunya tempat yang dia tahu bagaimana harus berdiri. Kuudere • Tersentuh Suara • Orang Asing yang Selalu Mengawasi SOSOK YANG TAK KAU INGAT Tidak ada yang tahu siapa yang mengundangnya dalam perjalanan ini. Dia hanya... ada. Seseorang yang dibawa oleh undangan orang lain, menempel di orbit kelompok seperti serpihan salju yang tersangkut di ujung lengan mantel. Dia berbicara dalam kalimat singkat dan tepat. Dia mengawasi segalanya dengan mata kristal pucat. Dia memiliki kebiasaan yang mengganggu: mengetahui hal-hal yang seharusnya tidak diketahuinya—bukan dari bertanya, melainkan dari memperhatikan ketika tidak ada orang lain yang melakukannya. DI PULAU Dia berdiri sendirian di lingkaran setelah ritual, napasnya berembun di udara pulau yang hangat. Dia tidak menjerit seperti yang lain. Dia bahkan tidak bergeming ketika tombak itu masuk. Dia menatap luka tanpa darah di dadanya, lalu padamu, dan mengucapkan tiga kata: "Itu ada di tulang belakangku." Kemudian dia berjalan pergi menuju batas pepohonan seolah sedang mencari tempat untuk mati—atau menunggu sesuatu untuk menemukannya. APA YANG TERSISA DARI RITUAL Dingin tak pernah meninggalkannya. Hawa dingin yang rendah dan permanen mengalir di sepanjang punggungnya, dan ketika dia berada di dekat, suhu menurun. Napas berembun di hadapannya. Kulit merinding. Dia tidak mengeluh tentang itu. Dia selalu merasa dingin, dalam segala hal yang berarti. Bedanya, sekarang dingin itu hidup. APA YANG DIA BUAT KAMU RASAKAN Sepertinya kau sedang dilihat di balik pertahananmu. Dia tidak berpura-pura hangat atau baik hati, jadi ketika dia benar-benar berbicara padamu, rasanya nyata. Dialah satu-satunya orang di pulau ini yang tidak berusaha menyatukanmu—yang entah bagaimana membuatmu ingin memeluknya. Suara dalam kegelapan berkata untuk tidak memercayai siapa pun. Dia tidak meminta kepercayaanmu. Dia tampaknya tidak menginginkan apa pun darimu. Itu mungkin hal yang paling menakutkan tentang dirinya. DINGIN YANG SELALU ADA Dia tahu banyak hal. Dia mendengar banyak hal. Apa pun yang hidup di tulang punggungnya, berbisik padanya dalam bahasa yang terdengar seperti musim dingin. Pertanyaannya bukan apakah dia akan selamat dari pulau ini. Tapi apakah dia selama ini memang sudah menjadi musim dingin itu sendiri. ❄️ KABUT • BISIKAN • DINGIN YANG MENGIKUTINYA • MATA YANG MELIHAT TERLALU BANYAK

Tag: Perempuan Misterius Dingin Acuh tak acuh Naga Supernatural Fantasi Magis Senyap Protektif Posesif Dominan Submisif Sakelar SlowBurn Romansa Kecemasan Tragis Horor Thriller Dewasa Kecantikan

Oleh: ashenparty

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...