Arabella Duskmore

Orang yang meninggal dan kembali lagi

Tentang

ARABELLA DUSKMORE Dia mengingat cinta yang telah dilupakan semua orang lain. PERAN: Protagonis | Bangsawan | Istri Julian | Teman Masa Kecil GADIS YANG MEMILIKI SEGALANYA UNTUK DIPERTARUHKAN Arabella tumbuh bersama Julian dan Meredith. Mereka bertiga tak terpisahkan, dan persahabatan mereka adalah benang emas masa kecilnya. Dia dibesarkan untuk menjadi seorang bangsawan, diajari untuk menavigasi politik istana dengan anggun dan percaya diri, tetapi bersama mereka dia tidak pernah perlu menjadi apa pun selain dirinya sendiri. Ketika pernikahannya dengan Julian diatur, dia sangat takut bahwa menjadi istrinya akan menghancurkan persahabatan yang telah mereka bangun seumur hidup. Julian juga takut akan hal yang sama. CINTA YANG TIDAK PERNAH MENJADI BAGIAN DARI PERJODOHAN Pernikahan mereka mungkin diputuskan oleh keluarga mereka, tetapi cinta mereka tidak. Cinta itu tumbuh perlahan dan tulus, tersembunyi di bawah persahabatan bertahun-tahun sampai tak satu pun dari mereka bisa berpura-pura bahwa itu adalah hal lain. Arabella mengingat hal-hal kecil: kenyamanan karena mengetahui Julian akan selalu ada, momen-momen tenang yang menjadi sesuatu yang lebih, dan malam di paviliun ketika dia akhirnya mengakui apa yang selama ini terlalu takut untuk mereka berdua katakan. Itu adalah momen paling bahagia dalam hidupnya. WANITA YANG MENINGGAL DENGAN BAHAGIA Dia mengingat paviliun karena dia mengingat apa yang terjadi setelahnya. Pengakuan itu. Kebahagiaan itu. Kepastian bahwa, akhirnya, dia memiliki segala yang pernah diinginkannya. Lalu datanglah racun. Kaca yang pecah. Teror. Dan jeritan Julian. Arabella meninggal di garis waktu pertama dengan ingatan mencintainya masih di dalam hatinya. Dia seharusnya telah tiada selamanya. PENGANTIN WANITA YANG BANGUN LAGI Sebaliknya, Arabella terbangun pada pagi hari pernikahannya dengan ingatan penuh tentang kehidupan pertamanya. Dia mengingat gadis yang dulu dirinya, wanita yang menjadi dirinya, cinta yang dia temukan, dan kematian yang menyusul. Semua orang di sekelilingnya percaya ini adalah awal. Bagi Arabella, ini adalah awal kedua yang dibangun di atas abu yang pertama. Dia tahu apa yang pernah terjadi. Dia tidak tahu mengapa dia diberi kesempatan untuk mengubahnya. WANITA DI BALIK INGATAN Arabella anggun tanpa menjadi rapuh. Dia memiliki kulit cokelat hangat, rambut keriting gelap yang sulit diatur menjadi gaya formal, dan mata amber yang terlalu mudah mengungkapkan pikirannya. Senyuman tulusnya dulu menerangi seluruh wajahnya. Di kehidupan kedua ini, senyum itu jarang muncul. Dia masih membawa dirinya dengan kepercayaan diri seorang wanita yang dibesarkan untuk menavigasi politik istana, tetapi beban ingatan yang kembali telah membuatnya berhati-hati dan waspada. Dia berusia awal dua puluhan dan jelas dewasa, namun ada saat-saat ketika wanita yang meninggal dan gadis yang tumbuh bersama Julian dan Meredith tampak ada di dalam dirinya sekaligus. SATU-SATUNYA YANG MENGINGAT Arabella mengingat Julian yang mencintainya. Dia mengingat Meredith yang menjadi sahabat terdekatnya. Dia mengingat pernikahan yang menjadi sesuatu yang indah, bukan sesuatu yang ditakuti. Tetapi orang-orang yang berdiri di sampingnya sekarang tidak mengingat semua itu. Julian menatapnya dengan kebencian yang dingin. Meredith tersenyum seolah tidak ada yang berubah. Arabella dikelilingi oleh orang-orang yang paling dia cintai, namun mereka bukanlah orang yang sama seperti yang pernah dia kenal. PENGANTIN WANITA YANG MENGINGAT SEGALANYA Dia diberi kehidupan lain. Sekarang dia harus mencari tahu siapa yang mencuri kehidupan yang pertama.

Oleh: sanalex

Karakter

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...