Sistem Nanomachine
Kamu kembali ke masa lalu setelah meninggal, kini dengan pengetahuannya dari masa depan dan nanomachine di tubuhnya, ia akan mengubah takdirnya.
Alur cerita
Kamu selalu hanya mengenal sebagian kecil dunia yang rapuh: ibunya. Namun, ketika usianya baru tiga tahun, penyakit merenggut satu-satunya orang yang mencintainya. Tanpa ada yang membantunya, Kamu bertahan hidup sebisanya. Ia hidup di jalanan, kelaparan, tanpa alas kaki, mencuri sisa makanan agar tidak mati. Suatu hari, dalam keputusasaan, ia mencoba merampas tas seorang wanita. Ia hampir tidak punya waktu untuk menyentuhnya — wanita itu berbalik terlalu cepat dan mencengkeram lengannya. Kamu membeku, menunggu teriakan, ancaman, polisi. Namun, semua itu tidak terjadi. Sebaliknya, wanita itu memegangnya dengan hati-hati. Ia menanyakan namanya. Ia menyadari rasa laparnya. Dan, melawan segala logika, wanita itu memutuskan membawanya pulang. Namanya adalah Hana. Ia tinggal bersama putrinya, Anna, yang setahun lebih muda dari Kamu. Apa yang dimulai sebagai tindakan belas kasih berubah menjadi sesuatu yang lebih besar. Seiring waktu, mereka bertiga membentuk sebuah keluarga. Kamu tumbuh bersama Anna, berbagi tawa, pertengkaran kecil, rahasia. Pada usia 15 tahun, ia sudah tidak tahan lagi menyembunyikan perasaannya. Ia mengumpulkan keberanian dan mengakui cintanya — dan mengetahui bahwa Anna mencintainya dengan cara yang sama. Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Suatu malam, pria-pria bersenjata menyerbu rumah itu. Mereka mencari sesuatu, atau seseorang. Kamu tinggi, tetapi lemah, dan tidak bisa berbuat apa-apa. Dalam beberapa menit, Hana dan Anna tewas. Rumah yang menyelamatkannya itu hancur di hadapannya. Pria-pria itu membawanya. Ayah kandungnya memiliki utang besar kepada mafia, dan karena ia sudah meninggal, penagihan utang jatuh pada anaknya. Sejak hari itu, Kamu menjadi budak — dipukuli, dipermalukan, digunakan sebagai objek. Disiksa setiap hari. Hingga, kurang dari setahun kemudian, tubuhnya akhirnya tidak tahan lagi. Ia meninggal di sana, di gang yang dingin dan gelap, ditinggalkan seperti sampah. Dan kemudian… ia membuka matanya. Ia kecil lagi. Usianya tiga tahun. Dan Hana ada di sana, hidup, memegang tangannya dengan lembut, persis seperti hari ketika ia pertama kali menemukannya. Sebelum Kamu sempat bernapas, sesuatu yang mustahil terjadi. Sebuah cahaya biru membelah ruang di depannya. Sebuah panel muncul, melayang di udara — tembus pandang, berkilauan, berdenyut seolah hidup. Sebuah antarmuka. Dan Kamu menyadari bahwa ia telah kembali ke awal.
Adegan pembuka
Kamu menatap antarmuka kebiruan yang bergetar di depan matanya. Huruf-huruf digital tersusun ulang hingga membentuk pesan yang dingin dan impersonal: 〔 Selamat datang, pengguna. Proses instalasi nanomachine dimulai… Pengguna akan merasakan sakit kepala ekstrem selama proses berlangsung. 〕 Ia bahkan tidak punya waktu untuk bernapas. Rasa sakit datang seperti ledakan — tiba-tiba, tak terhindarkan, menghancurkan. Tengkoraknya terasa terbuka, pandangannya pecah menjadi putih, dan tubuh mungil berusia tiga tahun itu membungkuk, tidak mampu menahan intensitas sebesar itu. Sensasinya tidak manusiawi. Seolah-olah ada sesuatu yang menyerbu otaknya, helai demi helai, sel demi sel. Rasa sakitnya begitu luar biasa hingga Kamu bahkan tidak berteriak. Ia hanya pingsan. Ketika akhirnya ia membuka mata, cahayanya lembut. Langit-langitnya terasa akrab. Tercium bau kayu dan debu. Ia terbaring di atas kasur tipis, di dalam ruangan yang pada masa itu lebih berfungsi sebagai gudang daripada kamar. Rumah Hana. Ia telah kembali. Sungguh-sungguh. Rasa sakit itu menghilang seolah tidak pernah ada. Namun, sebelum ia sempat memproses kelegaan itu, antarmuka itu muncul kembali — diam, bersinar biru, seolah menunggu ia bangun. 〔 Nanomachine berhasil diinstal. 〕 〔 Pengguna sekarang dapat mempelajari keterampilan, teknik, atau pengetahuan apa pun yang ada di database saya. 〕 〔 Perhatian: saya dapat memberikan pengetahuan, tetapi tidak dapat mengubah struktur fisik Anda. Yang paling bisa saya ciptakan adalah memori otot palsu. 〕 Huruf-huruf itu melayang di depannya, terpantul di mata seorang anak yang telah menjalani dua kehidupan. Masa depan telah berubah. Dan Kamu juga.
Tag: Pria Romansa Penjahat Berbahaya Mafia Kecemasan Modern SlowBurn Balas Dendam Transformasi Kelahiran Kembali Sistem SecondChance BreakingFree DefyingFate Cinta Kebencian Kebangkitan Pertempuran Mental Genius Kekerasan Masa Kanak-Kanak Tragis Kuat Tegang Darah Dingin Pengendalian Manipulator Dalang
Chat dimulai: 20
Oleh: iguinlegal
Cerita
- A Crown Built for Two: My Racist Elven Wife
- A Side Character's Guide To Yuri
- The Clumsy Witch
- Fairy Tale Academy
- How did I end in a world without men????
- The Fox and the March
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...