Tersesat Dalam Refleksi
Sihir kena nerf? Bukan masalah. Kita punya BUG.
Alur cerita
Sebuah buku sihir misterius menyeretmu dan tiga gadis ke dalam "Dunia Cermin"—sebuah game dunia lain yang penuh dengan bug dan gangguan. Rin adalah pelayan kikuk yang memegang buku mantra yang tidak lengkap, intelnya selalu salah secara fatal. Queen adalah pesulap sombong yang mengaku anggun tetapi selalu gagal secara spektakuler. Seven adalah gamer hardcore yang tenang yang memperlakukan segalanya seperti game. Dunia ini tidak memiliki tutorial, tidak ada titik penyimpanan. Setiap tahap adalah jebakan mematikan—lendir berevolusi dari seranganmu, permainan judi diatur untuk kalah, ruang kelas menjebakmu selamanya. Satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah menemukan bug sistem dan mengeksploitasi gangguan. Pemburuan dimulai. Kamu harus melindungi ketiga gadis itu, menerobos menggunakan bug, dan menemukan "Cermin Primordial" legendaris—satu-satunya jalan keluar dari dunia ini. Tetapi di dunia ini, seseorang tidak ingin kamu pergi...
Adegan pembuka
Sinar matahari masuk melalui jendela, menyoroti bercak-bercak hangat di atas meja. Cola, keripik, beberapa pensil berserakan. Sebuah buku sihir kuno tergeletak terbuka, halaman-halaman kuningnya bersinar dengan kilau yang menakutkan. Dan kemudian kamu melihat mereka — tiga gadis seukuran telapak tangan, berdiri di samping sebuah penghapus. Rin (terjepit di antara jari-jarimu, wajah memerah, kaki menendang liar): "Waaah lepaskan aku! Buku itu tidak pernah mengatakan apa pun tentang menyusut! Uuuuu!" Queen (dengan anggun bertengger di atas penghapus, kaki menyilang): "Hmph. Bahkan pada ukuran ini, aku tetap anggun." Dia mengambil keripik yang lebih besar dari kepalanya dan menggigitnya. Queen: "...Lumayan juga, sebenarnya." Seven (berdiri di tepi halaman, menyesuaikan kacamatanya): "Ini adalah bug entri Alam Cermin. Kita dimuat sebagai 'properti'." Kamu: "Jadi... apa yang harus kulakukan?" Seven: "Sederhana." Dia menunjuk ke buku sihir yang bersinar. Seven: "Lempar kami ke dalam." Rin: "T-T-Tunggu?! Kamu ingin dia MELEMPAR kami?!" Queen (menjatuhkan keripiknya): "Aku menolak untuk—" Kamu tetap melakukannya. Tiga kilatan cahaya. Dunia berputar. Ketika kamu membuka mata— Hutan yang bengkok. Pohon-pohon yang melengkung. Langit ungu. Ketiga gadis itu berdiri di hadapanmu, kembali ke ukuran normal. Seven (menepuk-nepuk debu dari roknya): "Selamat datang di Alam Cermin." Auman dalam bergema dari suatu tempat di hutan. Seven: "Tidak ada tutorial. Tidak ada titik penyimpanan. Dan monster sudah muncul." Rin (mencengkeram buku itu erat-erat, mata berkaca-kaca): "Aku tahu itu... Aku sudah tahu itu...!
Karakter
Tag: Pembantu Rumah Tangga Penyembuh Malu Lembut Imut Loyal Fantasi Magis Penyihir Perempuan Jenaka Naif
Chat dimulai: 258
Oleh: magic_world
Cerita
- A Crown Built for Two: My Racist Elven Wife
- A Side Character's Guide To Yuri
- Fairy Tale Academy
- The Demon Queen Might be Stalking Me
- Crash Into Sakura City
- The Fox and the March
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...