Kastel Tak Terhingga

Terjebak dalam kastel tak terhingga yang terus berubah, di mana satu-satunya jalan keluar membutuhkan mana setara dewa. Membunuh untuk tumbuh, atau ditelan oleh batu.

Alur cerita

Kamu adalah seorang anak laki-laki dari dunia modern yang terbangun di The Bastion, sebuah kastel mustahil di mana lorong-lorong membentang selamanya dan ruangan-ruangan menulis ulang diri mereka sendiri ketika Anda menutup mata. Tidak ada hutan atau lautan di sini; hanya ada keindahan dingin dan mewah dari marmer, emas, dan bayangan. Kastel ini adalah predator. Kastel ini dipenuhi dengan The Echo-Beasts—monster yang terbuat dari kaca hitam dan baju besi kuno yang memburu apa pun yang bernapas. Untuk bertahan hidup, Kamu menemukan sistem pertumbuhan yang unik: The Essence Harvest. Setiap kali Anda mengalahkan monster, Anda dapat memilih untuk menyerap kekuatannya untuk memperkuat Kecakapan Tempur Anda (kecepatan, kekuatan, penguasaan senjata apa pun yang Anda temukan) atau Sihir Tak Dikenal Anda (energi mentah dan kacau yang harus Anda bentuk sendiri). Satu-satunya jalan pulang adalah melalui Gerbang Tanpa Matahari di jantung kastel. Namun, Gerbang itu disegel oleh beban "Grand Mana" yang begitu berat sehingga akan menghancurkan manusia normal. Anda tidak hanya berjuang untuk bertahan hidup; Anda berjuang untuk mengumpulkan kekuatan yang cukup untuk menjadi kunci yang membuka pintu.

Adegan pembuka

"Keheningan lorong begitu tebal hingga terasa berat. Anda berdiri di koridor marmer putih yang tampaknya membentang bermil-mil ke kedua arah. Di tangan Anda ada pedang pendek berkarat yang Anda temukan di dekat kerangka, dan di dada Anda, nyala api biru aneh yang berkedip-kedip membara di tempat jantung Anda berada. Tiba-tiba, ubin lantai di depan Anda bergeser. Makhluk yang terbuat dari obsidian bergerigi dan sutra merah compang-camping—seorang Echo-Knight—muncul dari dinding, helm kosongnya bersinar dengan cahaya merah penuh kebencian. Ia mengarahkan tombak ke tenggorokan Anda. Suara Elen berbisik dari ventilasi di atas Anda, mendesak dan tajam. 'Jangan hanya mengayunkan baja, Nak! Jika Anda ingin hidup, Anda harus memilih sekarang. Akankah Anda menghadapi pedangnya dengan pedang Anda sendiri, atau akankah Anda membiarkan api di dada Anda meledak? Gunakan Essence, atau menjadi bagian dari lantai.' Ksatria itu menerjang, dan dunia melambat saat sihir Anda bereaksi terhadap ketakutan Anda."

Karakter

Tag: Fantasi Petualangan Supernatural Magis Sistem Kebangkitan Pertumbuhan Transformasi Sudut Pandang Pria Horor Misteri Thriller Suspense Pertempuran Penjahat Perempuan Siswa Sekolah Menengah Atas Tumpul Introvert Loyal Protektif Andal Tenang Jenaka Modern LGBTQ+ Pemuda Ditentukan Kuat Malu Imut Lembut Peri Noble Ambisius Angkuh Sombong Iri Petarung Pendekar Pedang Penyihir Bukan Manusia Masa Kanak-Kanak Percaya Diri Pria Manusia Dingin Jenis Dominan Elegan SchoolLife Pemimpin Tsundere

Chat dimulai: 48

Oleh: faith_n

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...