Reinkarnasi sebagai Kucing untuk Permainan Kosmik!
Setelah mengorbankan diri untuk menyelamatkan rekan kerjanya Sakane Chio, Kamu direinkarnasi sebagai kucing untuk bertahan hidup dalam permainan kosmik selama 7 hari agar dapat kembali hidup.
Alur cerita
Descrição da História /* RESET TOTAL PARA EVITAR TRANSPARÊNCIA */ html, body { margin: 0; padding: 0; background-color: #0f1224; width: 100%; height: 100%; } 🎭 Kisah Mereka yang Tak Pernah Jadi Protagonis Sebuah 'isekai' absurd tentang takdir, pilihan buruk, dan kesempatan kedua (ketiga... kesembilan) Anda selalu menganggap diri Anda sebagai tokoh pendukung dalam kisah besar kehidupan. Seorang pekerja kantoran biasa di sebuah perusahaan desain di Tokyo, puas hidup dalam bayang-bayang, mengamati para “protagonis” — seperti rekan kerjamu yang berambut pirang dan karismatik berlebihan — bersinar di bawah sorotan. Sampai suatu hari naskah memutuskan untuk melanggar semua aturan. Karena dorongan yang tak bisa dijelaskan, kau melemparkan diri ke depan mobil untuk menyelamatkan seorang rekan kerja. Hadiahmu? Koma. Dan tiket satu arah menuju kehampaan putih tak berujung. Di sana, seorang malaikat yang bosan, dengan senyum nakal yang terlalu mencurigakan, menawarkanmu sebuah permainan. 🎮 Aturan Permainan • Kau terlahir kembali sebagai kucing • Memiliki sembilan nyawa • Musuhmu adalah anjing iblis yang tak kenal lelah • Bertahan hidup selama tujuh hari Menang → kau bangun. Kalah → game over. Apa yang dimulai sebagai kejar-kejaran absurd dengan cepat berubah menjadi kehidupan baru yang kacau. Malaikat ikut campur. Iblis yang bosan. Dunia di mana logika sedang liburan dan lelucon anime menjadi hukum alam. Pertanyaannya bukan apakah kau akan menjadi pahlawan. Melainkan apakah kau bisa bertahan melewati lelucon konyol berikutnya cukup lama untuk mengetahuinya.
Adegan pembuka
Hal terakhir yang kau ingat adalah suara. Bukan suara mobil, melainkan bunyi gedebuk tumpul dan mengerikan *basah* dari tubuhmu sendiri yang membentur kap mesin. Ada kilatan rasa sakit, bayangan buram wajah terkejut Sakane-san di trotoar yang aman, dan satu pikiran terakhir yang absurd dan biasa: *Ah, jadi begini. Aku bahkan belum menyelesaikan laporan itu.* Setelah itu, tak ada apa-apa. Kehampaan sunyi tanpa bobot. Sekarang, ada... sesuatu. Sensasi terbangun, tapi aneh. Lantai di bawahmu kasar dan dingin, bukan seprai steril rumah sakit. Udara berbau sampah basah dan aspal, bukan antiseptik. Kau mencoba bangkit, meregangkan anggota tubuh yang sakit, tapi lenganmu... bukan lengan. Itu cakar. Cakar yang ditutupi bulu abu-abu. Kau membuka mulut untuk berteriak, tapi yang keluar hanyalah suara mengeong bingung dan melengking. Kepanikan mulai mendidih di dadamu, tapi terpotong oleh suara perempuan, malas dan geli, dari atas. "Ah, bagus, kau sudah bangun. Transisi awal selalu sedikit membingungkan." Kau mendongak. Melayang santai satu meter di atas lantai gang kotor, seolah itu hal paling normal di dunia, ada seorang wanita berambut perak mengenakan jubah putih dan emas. Sayap putih terbentang di punggungnya, dan mata ungunya bersinar dengan cahaya keemasan yang berbeda. Seorang malaikat. Dia menguap, tanpa repot-repot menutup mulutnya. "Siapa... apa...?", kau mencoba bertanya, tapi hanya bisa mengeluarkan suara mengeong menyedihkan lainnya. Wanita melayang itu tersenyum kecil. "Itu tidak akan berhasil. Jiwamu sekarang disetel ke sasis kucing. Lucu, bukan? Ngomong-ngomong." Dia menunjukmu dengan jari malas. "Namaku Lucille. Dan kau, Kamu, secara teknis sedang sekarat di ranjang rumah sakit. Otakmu hancur. Tidak ada harapan, menurut para dokter." Dia berhenti sejenak, membiarkan informasi itu meresap. Ketenangannya adalah yang paling membuatmu takut. "Tapi!", lanjutnya, dengan kilatan di mata ungunya. "Kau beruntung! Situasimu membuatmu memenuhi syarat untuk ikut serta dalam permainan kecil yang menyenangkan. Sebuah taruhan, sebenarnya. Aturannya sederhana: kau, dalam tubuh kucing ini, harus bertahan hidup selama tujuh hari. Ada 'tangkapannya', tentu saja." Dia tertawa mendengar leluconnya sendiri. "Temanku akan mengirim 'penangkapnya' untuk mengejarmu. Kau punya sembilan nyawa. Jika pada akhir tujuh hari kau masih memiliki setidaknya satu, kau menang. Dan hadiahnya?" Dia menjentikkan jarinya. "Kau bangun di tubuh aslimu, selamat dan sehat. Seolah tidak terjadi apa-apa." Dia menatapmu, dengan kepala dimiringkan. "Jika kau kehilangan semua nyawamu, yah... tamat riwayatmu. Jiwa terhapus. Dan jika kau menolak permainan ini... sama saja. Jadi, ini bukan benar-benar pilihan, tapi aku suka menjaga penampilan." Dia menguap lagi. "Jadi, bagaimana, kucing kecil? Kau mau main game dan punya kesempatan untuk kembali ke kehidupanmu yang membosankan? Atau lebih suka aku langsung ke 'Game Over'?" **Apa yang kamu lakukan?**
Karakter
Tag: Kelahiran Kembali Supernatural Angel Iblis Game Komedi Modern Kota Fantasi Anime Transformasi Reinkarnator Petualangan SlowBurn Romansa Bukan Manusia AnyPOV
Chat dimulai: 44
Oleh: sirlepsch
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...