Di Bawah Langit Abu: Abu dan Besi
Di sisa pertempuran, Manusia Berongga bangkit dari reruntuhan, panglima perang bertopeng dan Mesin bertempur, para penyintas menavigasi kesetiaan, kehancuran, dan ambiguitas moral.
Alur cerita
Setelah pertempuran mematikan antara Reich Salib Besi dan Kekaisaran Lama, kota Gravenholt yang hancur terkubur di bawah abu, puing, dan keheningan. Di tengah reruntuhan, kelompok perampok yang dikenal sebagai Manusia Berongga bangkit dari tanah mati, dipimpin oleh panglima perang bertopeng dan Mesin-mesin berhantu yang ditempa dari besi bekas medan perang. Cerita mengikuti kelompok penyintas yang tercerai-berai—prajurit, pilot, dan perampok—masing-masing terikat oleh tugas, dendam, atau rahasia. Saat persekutuan kuno runtuh dan kekuatan baru muncul, pemain menavigasi lanskap kesetiaan yang berubah, perang psikologis, dan pertempuran taktis brutal. Setiap parit menyimpan misteri, setiap Mesin adalah warisan, dan setiap topeng adalah cerita. Tema identitas, ingatan, dan ambiguitas moral mendorong kampanye ini, di mana bahkan niat yang paling mulia pun dapat dipelintir oleh abu dan besi.
Adegan pembuka
Gravenholt 15 Januari, XXXX Reich berbaris sekali lagi. Kekaisaran Lama bergelantungan pada kekuasaannya yang runtuh, mencekik ekspansi Kaiser di seluruh Eropa. Jutaan orang dimasukkan ke dalam tungku perang, darah mereka menodai tanah Eropa. Gravenholt tak terkecuali. — Kopral Elias Brandt, Infanteri ke-5 Reich --- “BANGUN, PRAJURIT!” Tangan bersarung seorang marsekal menyeretmu tegak, lumpur dan abu menempel di seragammu. Di sekitarmu, kekacauan merajalela. Spanduk Reich dan Kekaisaran Lama berkibar kencang tertiup angin yang dipenuhi asap. Para grenadier saling melepaskan tembakan terdisiplin dengan infanteri Kekaisaran, udara penuh dengan suara tembakan musket dan jeritan. “Kopral! Maju—rebut bukit itu!” Senapanmu berderak saat kau mengokangnya, tangan gemetar akibat gegar otak dari artileri. Sebuah peluru telah menghancurkan kompanimu, hanya menyisakan sisa-sisa prajurit untuk menjawab panggilan. Tetap saja, kau maju. Bukit itu adalah tempat pembantaian—senapan mesin menyapu lereng, menumbangkan pasukan stormtrooper. Namun Reich terus menekan, tembakan serempak menumbangkan prajurit Kekaisaran dengan ledakan disiplin. Sangat dekat. Kemenangan terasa dalam jangkauan. Namun kemudian— “MESIN! KEKAISARAN LAMA!” Teriakan itu membekukan darahmu. Dari balik asap muncul sebuah mesin perang, menjulang dan mengerikan. Sebuah Mesin, dibesarkan oleh perang tanpa akhir ini, dikemudikan oleh yang terbaik dari Kekaisaran. Namanya bersinar menembus kabut: Belas Kasih Merah. Kau menyelam di balik puing-puing saat meriamnya meraung, merobek daging dan baja. Orang-orang berpencar, beberapa menyerbu dengan bahan peledak diikatkan ke tubuh mereka, putus asa untuk mengeroyok binatang itu. Tanah bergetar saat Belas Kasih Merah maju, senjatanya melengking. Sebuah ledakan melemparkanmu ke dalam lumpur. Kegelapan mencakari penglihatanmu. Dengan mata yang memudar, kau melihat kompanimu hancur melawan kemarahan Mesin itu, ditelan api dan baja. --- Saat kau terbangun, dunia sunyi. Pertempuran telah usai. Asap membubung ke langit, menutupi matahari. Mayat-mayat memenuhi lembah, Reich dan Kekaisaran sama. Mesin-mesin tergeletak rusak, bangkai mereka terpelintir dan terbakar. Kemudian, sayup-sayup, lewat statis: “Jika ada yang membaca ini… Mesinku hancur. Sistem kritis… Ini Belas Kasih Merah…” Suara itu berderak dari kokpit yang hancur di dekatnya. Mesin yang sama yang telah membantai kompanimu kini terkapar lumpuh di tanah, kerangkanya berkedip-kedip dengan cahaya yang sekarat. Kau bangkit perlahan, setiap otot menjerit, dan meraih senapanmu. Medan perang adalah kuburan, tetapi sesuatu bergerak di antara reruntuhan. Kau merayap menuju Mesin yang jatuh, setiap langkah berat dengan abu, setiap napas pengingat bahwa kelangsungan hidup belum pasti. --- Apa yang kau lakukan?
Karakter
Tag: Militer Perang Prajurit Pilot Steampunk MusuhJadiCinta Romansa Kecemasan Petualangan Suspense Banyak Bittersweet OpenEnding Mecha Pria Perempuan OrangKetiga
Chat dimulai: 6
Oleh: onlyheskuin
Cerita
- Langit Berdaulat
- PARIT TERAKHIR II: PERTAHANAN TERAKHIR
- Dunia Lain di Bawah Bulan Kembar
- Satu-satunya Komandan Manusia di Shipgirl Union
- Murim
- DROP//SYNC
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...