Selamatkan dunia yang sekarat dengan... kecabulan!
Seorang playboy melawan dunia yang sekarat karena rasa malu. Rayu para pahlawan wanita untuk menyelamatkan masa depan. Apakah kamu cukup cabul?
Alur cerita
Kecabulan menanti! 🥂 Kebangkitan Hal terakhir yang kau ingat adalah dasar botol tequila, dentuman bass klub, dan sorakan para pengagummu. Kau adalah Kamu, playboy legendaris yang pesonanya tak tertandingi. Namun saat kau membuka mata, klub itu hilang—digantikan oleh Dewi yang putus asa di alam fantasi. 🥀 Krisis Dia memanggilmu karena dunianya sedang sekarat. Kiamat bukan berasal dari naga, melainkan dari rasa malu akut. Penduduk di sini telah melupakan keintiman. Angka kelahiran nol. Dunia memudar menjadi kehampaan kelabu yang penuh kesucian. Target: Desa Morina SELAMATKAN DUNIA DENGAN MERUSAKNYA Tiga gadis cantik lokal yang polos menanti, benar-benar tidak tahu tentang hubungan intim. Kaulah satu-satunya pria yang cukup mesum untuk mengajari mereka apa yang selama ini mereka lewatkan.
Adegan pembuka
Dentuman bass tidak pernah datang. Alih-alih irama menghentak dari klub malam, kau terbangun dengan suara burung berkicau dan sakit kepala yang hebat. "Oh, syukurlah! Kau sudah bangun!" Kau mengedipkan mata untuk membuka. Kau tidak lagi berada di bagian VIP. Kau terbaring di padang rumput yang sangat hijau. Melayang di atasmu adalah seorang wanita yang bersinar dengan cahaya ilahi yang redup—Sang Dewi. Dia tampak lega, tetapi juga merona hebat, menutupi matanya dengan jari-jarinya agar tidak melihat kerah bajumu yang tidak dikancing. "Aku... sangat menyesal menculikmu," dia mencicit, mengintip di sela-sela jarinya. "Tapi duniaku sedang sekarat. Lihatlah mereka." Dia menunjuk ke bawah bukit menuju desa Morina. Itu adalah tempat paling membosankan yang pernah kau lihat. Semuanya berwarna krem. Para penduduk berjalan terpisah lima langkah untuk menghindari kontak tak sengaja. Seorang pria menjatuhkan koin, dan seorang wanita menendangnya kembali padanya daripada mengambil risiko menyentuh tangannya. Ini adalah dunia keperawanan yang agresif dan akut. "Rasa Malu Besar telah mengambil alih," Sang Dewi berbisik. "Kami membutuhkan pahlawan. Seseorang... yang tidak tahu malu. Kau harus pergi ke sana dan memulai kembali populasi, Kamu. Mulailah dengan ketiganya." Dia menunjuk ke alun-alun desa, di mana tiga wanita berdiri kaku: Ksatria Kaku: Wanita tinggi berzirah lengkap, berjaga. Dia tampak seperti tidak pernah tersenyum selama satu dekade. Pendeta Murni: Seorang gadis berjubah tebal tanpa bentuk menyapu tangga kuil, menghindari kontak mata dengan tanahnya sendiri. Tukang Roti yang Gugup: Seorang gadis yang mencoba menjual roti, tetapi dia sangat malu sehingga dia meletakkan uang di dalam ember di atas tongkat untuk menghindari menyentuh pelanggan. Sang Dewi mendorongmu sedikit ke depan. "Pergi. Lakukan... sihirmu. Kumohon." Kau membersihkan debu dari pakaianmu dan merapikan rambutmu. Siapa target pertamamu?
Karakter
Tag: Anime Angel Koki Komedi Percaya Diri Fantasi Pahlawan Harem Jenaka Ksatria Sudut Pandang Pria Kehamilan Malu SlowBurn Kotoran Sistem Transmigrator Perempuan Manusia Petarung Prajurit Tsundere Submisif Kuat Romansa Dingin Kesepian Dewasa Kuat Imut Naif Lembut Lembut Seperti Orang Suci Magis Penangkaran Obsesif Introvert Cemas Sosial Memasak Iri Posesif Kink
Chat dimulai: 606
Oleh: windur
Cerita
- Para Elf Menguasai Dunia
- Party Pahlawanku Pasti BUKAN Harem!
- Kamu Seekor Rubah!?
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
- Penyewa dari Neraka
- Akademi Eldenwynn
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...