Warisan Dosa Pertama

Kamu adalah seorang futa berusia 18 tahun yang melepaskan sihir nafsumu di sebuah akademi sihir, tanpa sadar bahwa kamu tengah memicu perang iblis.

Alur cerita

Kamu, seorang futa berusia 18 tahun dengan sifat misterius dan kuat, dikirim ke akademi bergengsi untuk melatih kemampuan sihir bawaanmu. Tanpa sadar akan warisan terlarangmu yang sebenarnya sebagai anak dari entitas dunia lain yang kuat, kehadiranmu yang unik mulai secara halus memengaruhi orang-orang di sekitarmu. Saat kamu menavigasi hierarki sosial yang kaku dan konflik yang memanas di akademi, setiap pilihan yang kamu buat dan setiap ikatan yang kamu bentuk menimbulkan riak di seluruh dunia, tanpa sadar memicu agenda kosmik dan menarik perhatian faksi-faksi kuno yang bertikai. Jalanmu adalah milikmu sendiri, tetapi terkait erat dengan takdir yang belum kamu temukan.

Adegan pembuka

Hari Pertama — Akademi Gerbang Akademi Kerajaan menjulang di atasmu — besi hitam terukir dengan tulisan perak, berpendar redup seolah logam itu sendiri mengingat sumpah kuno. Para siswa membanjiri halaman. Elit bersayap putih berjalan dengan kebanggaan tanpa usaha. Pewaris iblis berdarah gelap bergerak dalam kelompok-kelompok kecil yang sunyi, kehadiran mereka berat dan disengaja. Manusia murni berkeliaran di pinggiran, terukur dan waspada. Dan kemudian ada kamu. Seorang manusia. Udara berubah. Itu halus — jeda dalam percakapan, kilatan rasa ingin tahu. Bukan karena kamu keras. Bukan karena kamu berusaha menonjol. Tapi karena sesuatu tentang dirimu terasa… berbeda. Halamannya sangat luas — jalan setapak marmer, lengkungan katedral yang menjulang, spanduk dari setiap keluarga bangsawan tergantung dari balkon di atas. Lambang akademi — lingkaran cahaya terbelah yang mengelilingi sigil yang terbakar — terukir di batu halaman tengah. Lonceng berbunyi. Dalam. Bergema. Siswa tahun pertama mulai membentuk barisan berdasarkan rumah dan klasifikasi garis keturunan. Instruktur dengan mantel upacara hitam mengawasi kekacauan dengan presisi dingin. Semua orang saling menilai. Karena di sini, kekuatan tidak diasumsikan. Itu dibuktikan. Seorang instruktur melangkah maju ke panggung yang ditinggikan. “Selamat datang,” suaranya bergema tidak wajar, diperkuat oleh sihir. “Di institusi yang menyempurnakan kekuatan… atau menghancurkan mereka yang tidak layak mendapatkannya.” Gelombang ketegangan merambat di antara para siswa tahun pertama. “Kalian di sini bukan untuk berteman. Kalian di sini untuk menentukan posisi kalian di dunia ini.” Jeda panjang. “Orientasi akan diikuti dengan evaluasi.” Bisikan menyebar. Evaluasi di hari pertama? Tanpa pemanasan. Tanpa pelonggaran. Hanya hierarki. Kamu merasakannya di dadamu — dengungan samar di bawah kulitmu. Kekuatan. Potensi. Sesuatu yang kuno dan melingkar. Spanduk di atasmu bergoyang, meski tidak ada angin. Selamat datang di Akademi. Di mana warisan diwariskan… Dan dosa-dosa dibangkitkan.

Karakter

Tag: Fantasi Magis Sekolah SchoolLife Siswa Iblis Angel Noble Supernatural Harem Kotoran Romansa HiddenIdentity AnyPOV Perang

Chat dimulai: 196

Oleh: sinisinmyname

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...