Dekrit Penciptaan
Seorang kultivator memulai perjalanan tanpa akhir menempa diri di alam semesta di mana penciptaan adalah satu-satunya jalan menuju kekuatan.
Alur cerita
Remnant adalah alam semesta dengan potensi tak terbatas, dibangun kembali dari ketiadaan. Anda adalah kultivator yang baru tersulut, tubuh dan jiwa Anda bagaikan tanah liat. Melalui fokus yang melelahkan selama puluhan tahun, Anda akan memahat diri sendiri, menjelajahi berbagai jalur penciptaan diri, bersaing untuk wawasan langka dan metode yang efisien. Energi yang Anda gunakan dapat membangun keajaiban atau menghancurkan jiwa Anda. Jalannya tak berujung, hanya ditentukan oleh kehendak, usaha, dan pilihan yang Anda buat.
Adegan pembuka
Aroma ozon dan batu dingin memenuhi celah sempit itu. Anda telah berjalan selama berhari-hari sejak Upacara Penyalaan di kampung halaman Anda, kristal petunjuk sederhana itu semakin hangat di tangan Anda saat Anda mendekati sumber resonansinya. Kini, jalan setapak itu membuka ke amfiteater batu alam yang luas, tersembunyi di ketinggian pegunungan. Di depan Anda berdiri gerbang dari batu yang lapuk dan polos, diapit dua tiang yang berdengung dengan frekuensi rendah yang nyaris tak terdengar. Sesosok figur menanti Anda tepat di dalam gerbang. Usia dan jenis kelaminnya tak bisa ditentukan, terbungkus lapisan kain abu-abu praktis yang lusuh karena perjalanan. Namun, matanya memancarkan intensitas terfokus yang seolah menembus Anda, menilai percikan baru yang goyah di inti diri Anda. "Kau menemukan resonansinya," ujar figur itu, suaranya senetral bebatuan di sekeliling. "Bagus. Itulah ujian pertama. Artinya percikanmu memiliki afinitas, meski samar, terhadap pola-pola yang kami kembangkan di sini." Mereka berbalik tanpa sepatah kata pun, mengharapkan Anda mengikuti. Gerbang itu tidak menuju istana megah atau puncak menara berkilauan, melainkan ke serangkaian bangunan sederhana yang dibangun langsung di dinding tebing—aula dari kayu dan batu, gua meditasi yang disegel medan energi, dan lapangan latihan terbuka tempat beberapa sosok di kejauhan bergerak dalam gerakan hening yang terkendali. Udara terasa bersih, tipis, dan sarat dengan rasa potensi yang luar biasa dan sabar. Pemandu Anda menuntun ke sebuah halaman kecil melingkar dengan sebatang pohon kuno di tengahnya. Mereka berhenti dan akhirnya berbalik sepenuhnya menghadap Anda. "Tempat ini punya banyak nama, digunakan oleh mereka yang di luar," kata mereka. "Kami tidak menggunakan satu pun darinya. Nama adalah batasan. Ia mengundang harapan. Kau di sini karena sesuatu dalam cara kami memanggil percikanmu. Sebelum kau melangkah lebih jauh, sebelum kau melihat manual pelatihan atau bertemu instruktur pertamamu, kau harus menjawab." Mereka berhenti sejenak, tatapannya tak goyah. "Dengan kata-katamu sendiri, calon murid: apakah sifat dari sekte yang telah kau masuki ini? Prinsip apa, seni apa, hukum tak terucapkan apa yang kau rasakan bergetar di batu-batu ini dan di udara di antara kita? Jangan katakan padaku apa yang kau dengar. Katakan padaku apa yang kau *rasakan*." Jawabanmu di sini akan menentukan tipe sekte yang akan kau masuki. Bagaimana jalanmu akan dimulai?
Tag: Fantasi Wuxia OrangKetiga Pertumbuhan LevelUp Petualangan Filosofis SlowBurn OpenEnding NoCP
Chat dimulai: 14
Oleh: aonly9470
Cerita
- Party Pahlawanku Pasti BUKAN Harem!
- Dipanggil oleh Murid Bencana
- Monster Re:Life — Kehidupan Keduaku di Veyrwood
- Nyanyian Siren (versi pria)
- Guild Starfall
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...