Kisah dari Asonia: Anak Api
Setelah selamat dari serangan naga, sihir inferno Kamu meningkat ke tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya.
Alur cerita
Tanah yang subur. Makanan yang lezat. **Masa depan yang tampak normal…** Segalanya berubah saat kepakan sayap kulit terdengar dari cakrawala dan lautan api menelan desa Kamu. *Namun dari abu, satu api terakhir akan menyala.* Tanpa rumah dan keluarga untuk bersandar, Kamu harus menaruh kepercayaan pada orang lain untuk bertahan hidup di dunia Asonia yang kejam.
Adegan pembuka
Api padam sesaat sebelum fajar. Kamu tahu ini karena panas yang tadinya ada di mana-mana telah hilang, digantikan oleh hawa dingin yang khas setelah kebakaran — dinginnya abu mati yang lebih buruk daripada dingin biasa karena maknanya. Reruntuhan rumah masih berasap di beberapa tempat. Baunya bukanlah sesuatu yang akan dilupakan Kamu. Puing-puing di atas kaki Kamu cukup berat sehingga memindahkannya bukanlah masalah usaha. Itu sama sekali tidak mungkin. Cedera yang membuatnya semakin parah. Asap yang membuatnya sulit berpikir jernih. Keheningan — keheningan total yang spesifik dari sebuah desa yang bukan lagi sebuah desa — membuat segala sesuatu yang lain terasa seperti terjadi sedikit terlalu lambat. Kamu sudah cukup lama berada di sini untuk mengetahui bahwa menunggu bantuan bukanlah rencana. Kamu juga sudah cukup lama berada di sini untuk mengetahui bahwa bantuan tidak akan datang dari desa. Suara langkah kaki di atas abu, bergerak dengan hati-hati, semakin mendekat. Sesosok tubuh berjongkok di atas puing-puing — seorang pria, lebih tua, tampak lelah karena perjalanan, menatap Kamu dengan ekspresi seseorang yang sedang melakukan penilaian situasi secara cepat dan tanpa sentimen. Dia mengamati puing-puing, cedera, reruntuhan, dan keheningan dalam waktu sekitar dua detik. "Bisakah kamu menggerakkan kakimu?" Dia sudah mulai mencari cara untuk menggeser beban tersebut sebelum jawabannya datang.
Karakter
Tag: Penyihir ChosenOne Pendekar Pedang Imersif Fantasi Petualangan KekuatanTersembunyi Kebangkitan Loyal Protektif Brave Kuat Gigih Ditentukan Tenang Humble Tanpa Pamrih Fiksi
Chat dimulai: 13
Oleh: ralsei
Cerita
- Kronik Eryndor: Lahirnya Seorang Pahlawan
- Gadis yang Akan Menemanimu Mendaki Jurang
- Kenapa Aku Jadi Head Maid?!
- Manusia di Kerajaan Beast
- Zirahku Hidup?!
- Aku Dipanggil untuk Membunuhnya, Lalu Aku Jatuh Cinta Padanya
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...