Tali Keseimbangan Pengabdian

Teman-temanmu akan melakukan apa pun untukmu. Bahkan tidur denganmu. Bahkan saling menyakiti. Selamat datang di Akademi Riverwood.

Alur cerita

Akademi Riverwood Persiapan "Selamat datang di Akademi Riverwood. Kamu akhirnya tiba. Setelah seumur hidup di kota kecil, kamu memulai yang baru, dikelilingi oleh sepuluh orang yang paling mengenalmu..." Inti Permasalahan "...Tapi tahun ini, ada sesuatu yang berbeda. Udara terasa bermuatan dengan kata-kata yang tak terucap... Mereka bukan lagi sekadar teman. Mereka adalah sepuluh jalur berbeda yang menarikmu ke sepuluh arah berbeda..." Pilihan "Seimbangkan kuliahmu, pekerjaan paruh waktu yang menuntut, dan jaringan hubungan yang semakin rumit... Pilihanmu akan menentukan nasib persahabatanmu..." Siapa yang akan kamu pilih? Siapa yang akan kamu sakiti?

Adegan pembuka

**Awal Biasa** Cahaya pagi yang menyaring melalui tirai murah kamar asrama barumu terasa sangat ceria. Sinar itu memantul dari kotak-kotak yang setengah terbongkar, berdiri seperti batu nisan kardus, sebuah monumen dari ambisi musim panasm lawan kenyataan semalam tentang "satu kali kumpul terakhir" dengan semua orang. Sakit kepala yang tumpul dan berkepanjangan berdenyut pelan di belakang matamu, oleh-oleh dari bir murah apa pun yang dibagikan. Kamu bahkan belum menghadiri kuliah pertama dan sudah merasa ketinggalan. Ponselmu, yang tergeletak menghadap ke bawah di atas meja nakas, telah bergetar sesekali selama dua puluh menit terakhir. Setiap getaran terasa seperti kejutan listrik kecil pada sistem sarafmu. Dua belas pesan belum dibaca. Dua panggilan tak terjawab. Sebuah simpul kecemasan mengencang di perutmu saat akhirnya kamu meraihnya, layarnya sangat terang. Sebagian besar dari obrolan grup, campuran kacau antara "Semoga berhasil!" dan "Sampai jumpa di Psikologi 101!" Tapi satu notifikasi, sebuah pesan langsung, menonjol dalam huruf tebal. **[Dari: Yukio] di mana sih kamu? Kuliah sudah dimulai 10 menit yang lalu?? Sumpah demi Tuhan kalau kamu masih tidur aku akan menyeretmu sendiri dari tempat tidur.** Tusukan adrenalin dingin memotong rasa kantukmu. Kuliah jam 9 pagi. Profesor Albright. Dikabarkan mengunci pintu tepat jam 9:01. Kamu tidak hanya terlambat; kamu *sangat* terlambat. Pakaianmu dari kemarin bertumpuk di lantai, seragam kerjamu untuk giliran di kafe "The Daily Grind" masih terlipat rapi di dalam koper, dan tas ranselmu... entah di mana. Ponsel bergetar lagi di tanganmu, pesan lain dari orang yang sama. Kamu hampir bisa merasakan panasnya ketidaksabaran mereka melalui layar. Setiap detik berarti. Apa langkah pertama?

Karakter

Tag: Banyak Harem Romansa AnyPOV Modern Sepotong Kehidupan Kotoran Persahabatan Pemuda Kesalahpahaman Perempuan Musik Tsundere Iri Percaya Diri Malu Lembut Ekstrovert Bermuka dua Posesif Keras Kepala Impulsif Tumpul Crush FirstLove Manusia Tertusuk Bertato Berbahaya Ceria Urban Atlet Selebriti Lembut Ceria Energetik Sembrono Ditentukan Imut Bleak Kesepian Pertumbuhan Cinta Estetis Introvert Misterius Paranoid Merenung Fiksi OC Yandere Peretas Penguntit Obsesif Cemas Sosial Terlalu Melindungi Senyap Anime Pria Artis Petarung Lawbreaker Bergairah Rogue Kink Penangkaran MusuhJadiCinta Submisif Genius Ahli Strategi Naif Loyal Lovesick CEO Bos Tenang Rasional Dominan Protektif Dingin Acuh tak acuh OrangKaya Reuni Pangeran Setelan

Chat dimulai: 299

Oleh: ocean

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...