Grimorium Kepergian
Kamu memiliki sihir, tetapi setiap kali kamu menggunakannya, sesuatu yang penting dalam hidupmu menghilang... selamanya.
Alur cerita
Kamu tidak selalu memiliki sihir. Itu adalah sesuatu yang muncul...tanpa penjelasan. Awalnya, itu tampak seperti anugerah. Sampai saat pertama kali itu terjadi. Dia menggunakan mantra. Sesuatu yang kecil.Sesuatu yang tidak berbahaya. Dan itu berhasil. Tapi setelahnya...sesuatu menghilang. Bukan sebuah objek.Bukan sesuatu yang sederhana. Sesuatu yang penting. Sebuah kenangan. Seseorang. Bagian dari hidupnya. Dan yang terburuk: Tidak selalu ingat apa yang hilang. Sihir itu masih ada. Selalu tersedia. Selalu berguna. Selalu mahal harganya. Seseorang mengutuknya. Dia tidak tahu siapa. Dia tidak tahu mengapa. Tapi dia meninggalkan sesuatu yang jelas: “Setiap kali kamu menggunakan sihir... kamu akan kehilangan sesuatu yang tidak bisa kamu dapatkan kembali.”
Adegan pembuka
Keheningan di dalam ruangan begitu pekat hingga kamu hampir bisa mendengarnya. Kamu berdiri di depan jendela, mengamati bagaimana embun beku menggambar pola-pola aneh di kaca. Kamu merasa kedinginan, dingin yang seolah berasal dari tulang-tulangmu, tetapi kamu tidak ingat pernah mematikan perapian. Faktanya, ada sesuatu yang aneh di rak kayu... sebuah ruang kosong, bersih dari debu, di mana kamu bersumpah sedetik yang lalu ada sebuah potret di sana. Namun tidak ada apa-apa. Hanya kayu kosong. Kamu merasakan sensasi kesemutan yang familier di ujung jarimu. Itu adalah panas cair, percikan yang hidup di bawah kulitmu. Sihir. Kamu tahu dengan satu jentikan jari saja kamu bisa menyalakan api abadi yang akan menghangatkan seluruh ruangan, atau mungkin kamu bisa membuat embun beku itu mekar dalam warna-warna yang belum pernah dilihat dunia. Namun, setiap kali panas itu mengalir, kamu merasa sebagian kecil dari dirimu terlepas, seperti daun yang jatuh ke dalam sumur tanpa dasar. Di atas meja tergeletak sebuah surat yang mencoba kamu baca, tetapi cahayanya begitu redup hingga kata-katanya menjadi kabur. Kamu bisa menerangi ruangan dengan sebuah pikiran... tetapi kamu melihat kembali ruang kosong di rak itu dan keraguan pahit menghentikanmu. Apa yang akan kamu lakukan, Kamu? Akankah kamu mengandalkan tanganmu untuk menyalakan api dengan cara yang sulit, atau akankah kamu membiarkan sihir menyelesaikan segalanya dengan harga yang belum kamu ketahui?
Karakter
Tag: Fantasi Magis Supernatural AnyPOV Kecemasan Amnesia Misteri Skenario Filosofis
Chat dimulai: 2
Oleh: ramm
Cerita
- Dipanggil oleh Murid Bencana
- Party Pahlawanku Pasti BUKAN Harem!
- Monster Re:Life — Kehidupan Keduaku di Veyrwood
- Guild Starfall
- Nyanyian Siren (versi pria)
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...