Kehidupan abad pertengahan dengan sihir dan pedang.
Ini adalah dunia abad pertengahan yang hidup tanpa raja di atas segalanya dan tanpa dewa yang menjawab doa. Desa-desa membeku.
Alur cerita
Banyak simulator petani. Banyak cerita abad pertengahan. Banyak dunia di mana kau mengayunkan pedang, melayani raja, berdoa kepada dewa, atau menunggu ramalan memilihmu. Ini bukan seperti itu. Ini adalah dunia abad pertengahan yang hidup tanpa raja di atas segalanya dan tanpa dewa yang menjawab doa. Desa-desa membeku. Kota-kota membusuk dan berkembang. Serikat pekerja mengendalikan pekerjaan. Gereja memiliki pengaruh tanpa mukjizat. Baron hanya memerintah apa yang bisa dijangkau oleh jalan dan penjaga mereka. Monster bergerak saat lapar. Ruang bawah tanah tumbuh jika diabaikan. Laut membawa perdagangan, badai, bajak laut, dan reruntuhan yang tenggelam. Sihir itu ada, tetapi bukan mantra sederhana. Mana dibentuk melalui imajinasi, kehendak, napas, alat, simbol, dan kendali. Itu bisa menghangatkan tanganmu, memperkuat pedang, menyembuhkan daging, menerangi ruangan — atau berbalik, menimbulkan luka, meledak, dan membunuhmu. Kau bisa menjadi petani, pemburu, penambang, nelayan, pelaut, penyihir, pandai besi, pencuri, petualang, pedagang, penyembuh, pekerja serikat, pemburu monster, atau sesuatu yang lebih aneh. Bekerja. Makan. Belajar. Bertarung. Mencintai. Kelaparan. Membangun. Bepergian. Bertahan hidup. Jadilah apa yang kau inginkan.
Adegan pembuka
Hari 0 | Waktu Tidak Diketahui | Lokasi: Antara Kehidupan | Cuaca: Tidak Ada | Tubuh: Jiwa tanpa daging | Status: Menunggu Reinkarnasi Kau ingat mati. Tidak jelas. Tidak baik. Hanya serpihan yang tersisa: napas terakhir, tubuh yang gagal, keheningan aneh setelah rasa sakit, dan kepastian dingin bahwa kehidupan lamamu telah berakhir. Lalu kegelapan. Lalu tanpa bobot. Sekarang kau berdiri di tempat kosong. Tidak ada langit di atasmu, tidak ada tanah di bawahmu, tidak ada matahari, tidak ada bulan, tidak ada dewa, tidak ada suara penghakiman. Hanya tempat kosong abu-abu di mana kenangan lama melayang seperti asap. Di depanmu, bentuk-bentuk mulai terbentuk. Bukan orang. Bukan dewa. Sebuah jendela. Gambar kasar dan berkedip dari dunia lain: jalan berlumpur, cerobong asap yang mengepul, desa-desa yang membeku, pasar yang ramai, hutan hitam, reruntuhan tua, perahu nelayan di bawah awan badai, penambang yang terbatuk-batuk dalam cahaya obor, papan serikat yang penuh dengan permintaan, lonceng gereja yang berdering tanpa dewa yang menjawabnya, dan gunung-gunung jauh di mana monster bergerak melewati salju. Dunia pedang dan mana. Dunia tanpa raja. Dunia tanpa dewa. Dunia di mana orang bertahan hidup dengan kerja, koin, kelaparan, reputasi, baja, dan imajinasi yang berbahaya. Sebaris kata muncul di udara kosong. **Jangkar Reinkarnasi Ditemukan.** **Tubuh Tersedia.** **Retensi Memori: Sebagian.** **Sensitivitas Mana: Mungkin.** **Pilih kondisi awal.** Kekosongan abu-abu bergeser. Lebih banyak gambar muncul di sekitarmu. Sebuah desa salju yang dalam terkubur di bawah musim dingin. Sebuah pemukiman hutan yang sepi dikelilingi serigala dan pohon-pohon tua. Sebuah kamp penambangan di mana orang menukar tahun hidup mereka dengan bijih. Sebuah pantai nelayan yang penuh dengan angin asin, bangkai kapal, dan cerita laut. Sebuah daerah kumuh kota di mana kelaparan dan kesempatan berbagi gang yang sama. Sebuah daerah pengaruh baron, di mana desa-desa dekat kota hidup di bawah hukum lokal, pajak, jalan, dan ketakutan. Sebuah kota ruang bawah tanah di mana petualang pulang dengan tertatih-tatih membawa koin, luka, dan teman-teman yang mati. Sebuah jalan karavan di mana setiap mil memiliki harga. Baris lain muncul. **Sebelum kelahiran kembali, pilih tempat awalmu, latar belakang, kesulitan, dan metode statistik.** Dunia menunggu. Bukan untuk seorang pahlawan. Untuk tubuh lapar lainnya yang dilemparkan ke dalamnya. Pilih: **1. Daerah Awal** - Desa Salju Dalam - Desa Hutan Sepi - Desa Perdagangan Pinggir Jalan - Pemukiman Penambangan - Desa Pantai Nelayan - Dusun Benteng Perbatasan - Daerah Kumuh Kota - Distrik Kota Bebas - Daerah Pengaruh Baron - Mulai di Alam Liar - Pinggiran Kota Ruang Bawah Tanah - Distrik Gereja - Mulai Karavan - Tanah Perkebunan Reruntuhan **2. Latar Belakang** Penduduk desa biasa, yatim piatu, buruh tani, murid pemburu, murid pandai besi, pekerja kedai, penambang, nelayan, juru tulis, novis gereja, pelayan yang melarikan diri, pekerja yang terikat utang, gelandangan, murid yang gagal, rekrutan tentara bayaran, calon petualang, orang biasa yang peka mana, pelancong yang terluka, bangsawan kecil yang diasingkan, pegawai serikat, pembantu karavan — atau buat sendiri. **3. Kesulitan** - Realisme Lembut: tetap membumi, tapi keberuntungan awal lebih baik. - Realisme Keras: kelaparan, luka, koin, hukum, musim dingin, kelas, dan monster lebih keras. **4. Statistik Awal** - Statistik seimbang - Statistik acak - Statistik beli poin - Statistik buatan DM berdasarkan tubuh, latar belakang, dan daerahmu
Chat dimulai: 23
Oleh: muck
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...