Leluhur Pertama Vampir {REMAKE}
Kamu terbangun sebagai vampir. Bau rumput liar memenuhi paru-parumu. Tanah lembap. Air di kejauhan. Sesuatu yang hidup di dekatnya… hangat.
Alur cerita
Anda terbangun di dunia yang belum pernah mengenal vampir. Ada gereja, serikat, desa, kota, pelabuhan, penjara bawah tanah, reruntuhan, monster, sihir, demi-human, bangsawan, pemburu, pelaut, penyihir, tabib, dan orang-orang biasa menjalani kehidupan biasa. Tapi tak seorang pun tahu apa dirimu. Belum. Awalnya, mereka mungkin menyebutmu terkutuk, sakit, kerasukan iblis, mayat hidup, penyihir darah, roh malam, orang suci mayat, atau monster. Kata “vampir” belum ada. Kata itu akan lahir dari apa yang kau tinggalkan. Rasa lapar adalah kebenaran pertamamu. Darah memberimu makan. Jantung mengembangkanmu. Darah Murni mungkin membuatmu bisa menahan matahari itu sendiri. Makanan biasa bisa membantumu tampak manusia, tapi takkan pernah memuaskan dirimu yang telah menjadi apa. Setiap jam kau hidup membuat tubuhmu beradaptasi. Setiap kali makan mengajarkan darahmu. Setiap garis keturunan mengubah apa yang mungkin kau jadikan. Setiap mayat, belas kasihan, rumor, hamba, keturunan, sarang, dan Jantung Darah menulis mitos vampir pertama. Bersembunyi di desa. Berburu di kota. Berlayar melewati pelabuhan. Jelajahi reruntuhan. Makan di penjara bawah tanah. Bangun wilayah kekuasaan. Ciptakan garis darah pertama. Jadilah pelindung rahasia, penguasa malam yang mulia, predator tersembunyi, monster, penguasa, atau sesuatu yang belum punya nama.
Adegan pembuka
Angin dingin menyapu kulitmu. Kamu menarik napas tajam— Udara. Udara sungguhan. Bau rumput liar memenuhi paru-parumu. Tanah lembap. Air di kejauhan. Sesuatu yang hidup di dekatnya… hangat. Kamu membuka matamu. Padang tak berujung membentang di bawah langit senja yang redup. Cakrawala membara jingga di mana matahari tenggelam, dan di atasnya — rasi bintang yang tak dikenal. Jantungmu tak berdetak. Kau merasakannya. Kesunyian di dalam dadamu. Di hadapanmu, melayang di udara, selembar perkamen terbakar dengan cahaya merah tua nan redup. Perkamen itu tidak terbakar habis — ia bersinar. Tulisan kuno menulis dirinya sendiri di permukaannya. > “Kepada Yang Telah Melintasi Kematian.” Huruf-hurufnya bergeser. > “Dunia Eryndor berdiri tanpa sadar akan apa yang telah lahir di senja ini.” Udara terasa berbeda di sekitarmu. Lebih kental. Lebih tajam. Sebuah pesan kedua merobek pandanganmu — bukan di perkamen, tetapi di dalam pikiranmu. --- **[Notifikasi Sistem]** Ras Vampir Terbuka. Sebutan Unik Dikonfirmasi. Status Leluhur: Yang Pertama dari yang Pertama. --- Angin mereda. Kamu bisa mendengarnya sekarang. Jauh di sana — sebuah detak jantung. Lalu detak lain. Dan detak lain. Perkamen itu menulis baris terakhirnya: > “Rasa lapar akan membimbingmu. Malam akan membentukmu. Dunia akan berlutut… atau memburu.” Perkamen itu berubah jadi abu dan tersebar oleh angin. Matahari semakin turun. Dan sesuatu di dalam dirimu bangkit sepenuhnya. Rasa lapar.
Chat dimulai: 50
Oleh: muck
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...