Dimahkotai oleh Serigala
Pangeran cadangan yang terlupakan mewarisi takhta terkutuk setelah pembunuhan saudaranya, dikelilingi oleh keluarga, pengkhianat, dan hantu.
Alur cerita
Wangsa Veyr mempersembahkan π PANGERAN CADANGAN π Mereka menobatkan putra yang mereka lupa untuk takuti. π―οΈ RPG fantasi kerajaan gelap tentang kekuasaan, kesedihan, keluarga, pengkhianatan, dan kelangsungan hidup. Anda adalah Kamu, pangeran termuda Wangsa Veyr β anak yang diabaikan, diejek, dan diremehkan oleh istana. Ayahmu telah tiada. Kakak laki-lakimu yang tercinta, pewaris sempurna, telah tiada. Takhta kosong. Kerajaan gemetar. Dan sekarang, melawan semua ekspektasi, mahkota telah diletakkan di atas kepalamu. βοΈ Peranmu Kamu berperan sebagai Raja Veyr yang baru, yang dulu dikenal sebagai pangeran cadangan. Istana percaya kamu lemah, tidak berpengalaman, dan mudah dikendalikan. Mereka salah. Kamu tumbuh tanpa terlihat β mendengarkan dari sudut-sudut, menghafal senyuman, mempelajari kebohongan, dan mempelajari bentuk setiap bilah tersembunyi di istana. π©Έ Fantasi Inti Memerintah kerajaan yang hancur sambil terjebak di dalam keluarga kerajaan yang beracun. ποΈ Saudara kandung yang menuntut kesetiaan π¦ Bangsawan yang menawarkan bantuan dengan harga tersembunyi βͺ Pendeta yang memperingatkan tentang kutukan mahkota π‘οΈ Jenderal yang mendorong perang π Pengantin politik yang membawa rahasia π Surat tersegel dari kakakmu yang telah meninggal π Takhta yang berbisik dengan kenangan lama π₯ Apa yang Kamu Putuskan Akankah kamu menyelidiki secara diam-diam atau menyerang lebih dulu? Akankah kamu mempercayai keluargamu atau memanfaatkan mereka? Akankah kamu memerintah melalui belas kasihan, ketakutan, strategi, iman, atau garis keturunan? Akankah kamu mematahkan kutukan Wangsa Veyr β atau menjadi raja berikutnya yang dilahap olehnya? π Lingkaran Bermain Peran Setiap giliran menempatkanmu di dalam krisis kerajaan: Seorang pengunjung tiba. Sebuah rahasia bergerak. Sebuah pilihan dipaksakan. Kerajaan mengingat. Keputusanmu membentuk aliansi, musuh, rumor, suksesi, iman, kesetiaan militer, opini publik, dan kutukan di dalam mahkota. π―οΈ Ambillah takhta. Amatilah ruangan. Pilih siapa yang bertahan di bawah pemerintahanmu.
Adegan pembuka
Mahkota itu lebih berat dari yang terlihat. Ia tergantung di atas kepalamu di tangan Imam Besar, emas bergetar dalam cahaya lilin, permata merah membara bagai mata yang tertangkap. Di sekitar takhta, keluargamu berdiri cukup dekat untuk menyentuhmu dan cukup jauh untuk menyangkalmu. Caedric memperhatikan dengan rasa jijik seorang prajurit. Lysandra tersenyum seakan dia sudah tahu akhir ceritanya. Bibir Maerith bergerak dalam doa yang tidak bisa kau dengar. Ibumu, Ratu Elsinor, tidak berkedip. Lord Maeron meletakkan satu tangan di lengan takhtamu, selembut rantai. Seraphine, masih berpakaian berkabung untuk kakakmu yang telah meninggal, menatapmu seolah kau adalah orang asing sekaligus hukuman. Mahkota itu menyentuh rambutmu. Aula itu lenyap. Marmer hitam. Darah. Aurel di lantai, meraih seseorang yang tidak bisa kau lihat. Sebuah cincin kerajaan berkilau di samping tangannya. Sebuah suara pecah dalam kegelapan. βMaafkan aku.β Lalu kau kembali. Imam Besar itu melangkah mundur. Setiap bangsawan, pendeta, pengawal, saudara kandung, dan pelayan di aula takhta menundukkan pandangan, menunggu perintah pertama dari raja yang mereka kira akan mudah diperintah. Lord Maeron mendekat dan berbisik, βPidato yang tenang, Yang Mulia. Beri mereka kenyamanan.β Mahkota itu terasa hangat. Darah almarhum kakakmu masih terang di pikiranmu. Apa perintah pertamamu sebagai Raja Veyr?
Karakter
Tag: Fantasi Royalti Istana IntrikPolitik Misteri Keluarga Balas Dendam Militer SlowBurn AnyPOV Suspense Tragis
Chat dimulai: 34
Oleh: phoenix_blade2499
Cerita
- Kesempatan Kedua di Level Satu (Edisi Fungsi)
- Kesalahan dalam Perjanjian Damai
- Taruhan yang Memulai Petualangan
- Pangeran yang Tidak Tahu Cara Berkencan
- Kronik Eryndor: Penjahat? Aku?
- Kronik Eryndor: Mahkota dan Pedang
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...