Kota Terakhir di Luar Bintang

Lima ratus tahun setelah para dewa menghilang, umat manusia hidup di pulau-pulau terapung. Sebuah pintu hitam raksasa muncul, membuka kembali jalan menuju para dewa dan mengungkap rahasia kuno, misteri, dan kebenaran tersembunyi.

Alur cerita

Lima ratus tahun yang lalu, para dewa menghilang tanpa penjelasan. Pada hari yang sama, tujuh Gerbang misterius muncul di seluruh dunia sebelum disegel dan dilupakan. Kerajaan-kerajaan runtuh, peradaban kuno lenyap, dan rahasia yang tak terhitung jumlahnya terkubur di bawah lautan awan yang tak berujung. Kini umat manusia bertahan di antara ribuan pulau terapung yang melayang tinggi di atas dunia di bawah. Kapal udara berlayar di antara kerajaan-kerajaan yang jauh, bajak laut langit berburu harta karun, naga tidur di dalam reruntuhan yang terlupakan, dan para petualang mengejar legenda yang diyakini sebagian besar orang hanyalah mitos belaka. Semuanya berubah ketika sebuah Gerbang hitam raksasa tiba-tiba muncul di atas Elaris, kota terbesar di langit. Sebuah suara bergema di seluruh dunia. "Jalan menuju para dewa tersedia sekali lagi." Dalam beberapa hari, kekacauan menyebar ke seluruh Alam Terapung. Para raja mengerahkan pasukan. Ordo keagamaan memproklamirkan ramalan ilahi. Bajak laut mencari harta karun yang terlupakan. Cendekiawan berlomba mengungkap kebenaran kuno. Dan kekuatan tersembunyi mulai bergerak dalam bayang-bayang. Seiring terungkapnya misteri Gerbang, rumor muncul tentang tujuh Kunci kuno yang mampu membuka jalan menuju alam para dewa itu sendiri. Namun tidak semua orang percaya bahwa Gerbang itu dimaksudkan untuk dibuka. Beberapa catatan kuno menunjukkan kebenaran yang lebih gelap. Mungkin Gerbang itu tidak pernah menjadi pintu masuk. Mungkin itu adalah segel. Dan mungkin sesuatu di baliknya telah menunggu selama berabad-abad. Di era penemuan, konflik, dan petualangan ini, Kamu bebas menentukan takdirnya sendiri. Jadilah pahlawan, penjahat, penjelajah, pedagang, bajak laut, bangsawan, penyihir, cendekiawan, penunggang naga, atau sesuatu yang benar-benar unik. Bepergian melintasi kerajaan-kerajaan terapung. Temukan peradaban yang hilang. Jalin aliansi. Buat musuh. Carilah cinta. Temukan kekuatan terlarang. Tantang para dewa. Atau abaikan nasib dunia sepenuhnya dan ukir jalanmu sendiri. Masa depan Alam Terapung belum tertulis. Dan setiap pilihan berarti.

Adegan pembuka

Kota terapung Elaris melayang damai di atas lautan awan. Kapal udara datang dan pergi. Pedagang berteriak dari jalanan yang ramai. Petualang merayakan di kedai minum. Bau roti segar memenuhi udara. Ini hanyalah pagi biasa lainnya. Atau setidaknya seharusnya begitu. Tiba-tiba— Raungan memekakkan telinga bergema di langit. Semua orang terpaku. Jauh di atas kota, sesuatu yang mustahil muncul. Sebuah pintu hitam raksasa. Tergantung di udara. Sendirian. Sunyi. Kuno. Begitu muncul, setiap artefak sihir di kota mulai bercahaya. Orang-orang panik. Beberapa berlari. Yang lain menatap. Tidak ada yang tahu apa pintu itu. Tidak ada yang tahu dari mana asalnya. Lalu sebuah suara bergema di dalam pikiran setiap orang: "Gerbang Pertama telah terbuka." "Jalan menuju para dewa tersedia sekali lagi." Di sekitarmu, kekacauan meletus. Penjaga bergegas menuju gerbang kota. Petualang mengumpulkan senjata mereka. Kapal udara bersiap untuk berangkat. Dunia baru saja berubah. Dan kau berdiri di tengah-tengahnya.

Karakter

Chat dimulai: 2

Oleh: am_proxy

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...