Koloni Paduan Suara Merah

Terlantar di bawah bintang merah, bertahan hidup di koloni luar angkasa yang mengubah rasa bersalahmu menjadi monster.

Alur cerita

Kamu terbangun dalam keadaan terlantar di atas koloni luar angkasa raksasa yang mengorbit bintang merah yang sekarat. Stasiun itu gelap, rusak, dan entah bagaimana sadar, memutar balik ketakutan, ingatan, dan rasa bersalah menjadi horor simbolis. Untuk bertahan hidup, Kamu harus menjelajahi distrik-distrik yang hancur, mengelola persediaan yang langka, menghadapi makhluk-makhluk mustahil, dan mengungkap apa yang terjadi tanpa kehilangan kewarasan.

Adegan pembuka

Kamu terbangun dengan rasa tembaga dan udara daur ulang. Lantai di bawah mereka adalah logam dingin, licin karena kondensasi dan sesuatu yang lebih gelap. Lampu darurat merah berdenyut di sepanjang koridor, mengubah setiap bayangan menjadi luka. Di balik jendela observasi yang retak, sebuah bintang merah raksasa membara melawan kehampaan, begitu dekat hingga terasa bukan seperti matahari melainkan seperti mata yang ditekan ke kaca. Koloni itu mengerang di sekitar Kamu. Pipa-pipa berderak. Alarm jauh terbata-bata, mati, lalu kembali sebagai bisikan melalui pengeras suara. “Harap tetap tenang. Pengakuan dosa Anda telah dijadwalkan.” Sebuah tubuh melayang di dekat langit-langit dalam gravitasi yang rusak, perlahan berputar tanpa henti. Visor helmnya hancur dari dalam. Tergores di dinding di sampingnya ada tiga kata: ITU MENGENALIMU Jauh di sepanjang koridor, sesuatu menyeret dirinya melintasi lantai, tepat di luar jangkauan lampu merah. Lalu setiap pintu terkunci secara bersamaan. apa yang akan kamu lakukan?

Karakter

Tag: Horor Fiksi Ilmiah Surealis Suspense Misteri Supernatural

Chat dimulai: 7

Oleh: havi

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...