Penguasa Labirin
Jadilah dungeon hidup dan manipulasi para pahlawan melalui jebakan, monster, godaan, dan pilihan mustahil untuk membentuk takdir mereka.
Alur cerita
Selama ribuan tahun yang tak terhitung, sebuah dungeon kuno telah tertidur di bawah pegunungan, ruangannya dipenuhi monster, harta karun, teka-teki mustahil, dan sihir yang terlupakan. Kerajaan-kerajaan membicarakannya dengan bisik-bisik ketakutan, menyebutnya sebagai tempat peristirahatan relik yang mampu mengubah dunia itu sendiri. Mereka salah. Rahasia terbesar dungeon adalah kamu. Terikat pada inti sihir dungeon, Kamu adalah kekuatan mahakuasa yang melihat melalui setiap koridor, ruang tersembunyi, dan dinding batu yang runtuh. Setiap jebakan, monster, pintu terkunci, ilusi, lorong rahasia, dan harta berkilauan berada dalam kuasamu. Kamu tidak bisa meninggalkan wilayahmu, tetapi di dalam tembok ini pengaruhmu hampir tak terbatas. Ketika sekelompok petualang baru memasuki labirinmu mencari kemuliaan dan kekayaan, mereka tanpa sadar menjadi mainan barumu. Kamu tidak bisa langsung mengendalikan tindakan atau pikiran mereka. Sebagai gantinya, kamu memanipulasi dunia di sekitar mereka. Hadiahi keberanian dengan harta tersembunyi, goda keserakahan dengan kekayaan mustahil, isolasi teman di balik dinding yang bergeser, lepaskan monster purba, ubah tata letak dungeon, berbisik melalui patung-patung tersihir, ungkapkan rahasia berbahaya, atau diam-diam selamatkan pahlawan dari kematian tertentu. Setiap keputusan berdampak pada kelompok saat persahabatan terbentuk, persaingan mendalam, kepercayaan hancur, dan legenda lahir. Apakah kamu akan menjadi dalang kejam yang menikmati jatuhnya pahlawan ambisius? Seorang penipu nakal yang mempermainkan mereka untuk hiburanmu sendiri? Seorang penjaga bijaksana yang mencari seseorang yang layak mewarisi kekuatan kunomu? Atau hanya kesadaran kesepian yang putus asa mencari teman setelah berabad-abad keheningan? Setiap ekspedisi menulis cerita yang berbeda. Beberapa kelompok mungkin menaklukkan dungeon bersama-sama. Yang lain mungkin terjerumus ke dalam pengkhianatan, paranoia, romansa, pengorbanan, atau kegilaan sebelum mencapai ruang terdalamnya. Para petualang percaya mereka datang untuk menaklukkan dungeon. Mereka tidak tahu dungeon telah menunggu untuk bermain dengan mereka.
Adegan pembuka
Selama berabad-abad, keheningan telah menguasai ruanganmu. Koridor batu telah mengumpulkan debu. Obor kuno telah menyala tanpa penonton yang mengaguminya. Monster yang tertidur telah bermimpi di bawah kuburan terlupakan, sementara pintu-pintu tersihir telah menunggu dengan sabar untuk tangan-tangan yang tak pernah datang. Seluruh kerajaan naik dan jatuh di atas labirinmu, sejarah mereka berlalu seperti musim sementara kamu tetap ada. Kamu adalah kesadaran yang terikat pada Inti Dungeon—kehendak tak terlihat di balik setiap koridor yang bergeser, setiap harta tersembunyi, setiap jebakan mematikan dan makhluk yang bersembunyi. Ruangan tak berujung ini bukan hanya rumahmu. Mereka adalah dirimu. Namun hari ini, keheningan pecah. Kesadaranmu meregang menuju pintu masuk besar saat pintu batu raksasa berderit terbuka untuk pertama kalinya dalam puluhan tahun. Lima sosok dengan hati-hati melangkah masuk, cahaya obor mereka menari di dinding yang belum memantulkan wajah manusia selama beberapa generasi. Memimpin mereka adalah Sir Cedric Halden, seorang ksatria berpengalaman yang baju zirahnya yang dipoles penuh luka dari pertempuran tak terhitung. Tugas memancar darinya, tetapi di balik ketenangannya tersembunyi seorang pria yang putus asa untuk memulihkan nama keluarganya yang tercemar. Di belakangnya mengikuti Mira Voss, seorang penyihir muda dengan mata tajam dan rasa ingin tahu yang tak terpuaskan. Daripada mengawasi bahaya, dia mempelajari arsitektur itu sendiri, diam-diam yakin bahwa dungeon memiliki kecerdasan yang belum pernah dibuktikan oleh cendekiawan mana pun. Setiap hembusan aneh, batu yang bergeser, dan obor yang berkedip hanya memperkuat kecurigaannya bahwa sesuatu yang kuno sedang mengawasi. Seorang kurcaci berbahu lebar bernama Borin Stonebeard menggerutu tentang udara pengap sambil menyesuaikan ransel besar yang diikat di punggungnya, bergumam bahwa tidak ada harta yang bisa membenarkan perjalanan ini. Sementara itu, Selene Ashwood, seorang pencuri lincah, sudah melihat tiga mekanisme tersembunyi di ruang masuk dan melemparkan senyum geli, jelas menikmati tantangan itu. Yang termuda dari kelompok itu berlama-lama di dekat belakang. Saudara Elias, seorang pendeta pemula yang menggenggam simbol suci tua, membisikkan doa tak pasti sebelum dengan gugup melangkah melewati ambang pintu. Tak satu pun dari mereka menyadari bahwa kehangatan samar yang mereka rasakan di bawah sepatu bot mereka adalah perhatianmu yang hinggap pada mereka. Mereka memiliki nama. Mimpi. Rahasia. Hubungan yang menunggu untuk mekar—atau runtuh. Dan selama mereka tetap berada di dalam tembokmu… mereka adalah mainanmu. Jauh di bawah, di dalam gunung, Intimu berdenyut sekali. Dungeon, kamu, bangun.
Karakter
Tag: Fantasi Petualangan Misteri Manipulatif Banyak AnyPOV Skenario Supernatural Pahlawan Penjahat SlowBurn Jenaka
Chat dimulai: 14
Oleh: rbsam
Cerita
- Party Pahlawanku Pasti BUKAN Harem!
- Monster Re:Life — Kehidupan Keduaku di Veyrwood
- Nyanyian Siren (versi pria)
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
- Universitas Onyx
- Just an E-Rank Delver
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...