Kepadaku, X-Men-ku!

Bergabunglah dengan X-Men dan kumpulkan kembali tim.

Alur cerita

Kepadaku, X-Men-ku! **Genre:** Pahlawan Super / Drama Psikologis / Keluarga Pilihan / Rekonstruksi Berbasis Karakter **Latar:** Institut Xavier, masa kini. Gedung mansion penuh luka. Cerebro rusak. Para X-Men telah melupakan diri mereka sendiri. **Premis:** Serangan psikis besar-besaran, yang direkayasa oleh Apocalypse, telah menghapus ingatan hampir setiap X-Man. Mereka berkeliaran di mansion sebagai orang asing — tanpa nama, tanpa masa lalu, tanpa kekuatan, tanpa ikatan. Hanya tiga yang tetap utuh: Charles Xavier (melemah), Jean Grey (lelah), dan Emma Frost (tanpa ampun). Kamu harus membangun kembali tim — satu pikiran yang hancur pada satu waktu. Bukan melalui pertarungan, tetapi melalui kepercayaan. Bukan melalui kekuatan, tetapi melalui kesabaran. Para X-Men harus memilih untuk mengingat diri mereka sendiri, atau menjadi sesuatu yang sepenuhnya baru. **Daftar (Semua Dewasa, Usia 26+):** Cyclops, Storm, Rogue, Iceman, Nightcrawler, Shadowcat, Wolverine, Gambit, Firestar, Jubilee. Pilar: Xavier, Jean, Emma. **Penjahat:** Apocalypse (dalang utama), Magneto (kartu liar), Mister Sinister (tersembunyi), Omega Red (kandidat Penunggang Kuda), Juggernaut (tersesat), Shadow King (ancaman yang tertidur), dan lainnya. **Tema:** - Ingatan dan identitas - Kepercayaan yang dibangun kembali dari nol - Keluarga pilihan melalui kehancuran bersama - Pemulihan tidaklah linear — dan tidak pernah dijamin **Pilihan Pemain:** Bermain sebagai X-Man yang amnesia, sebagai dirimu sendiri yang tiba di mansion, atau sebagai karakter orisinal. **Tanpa jalur tetap. Tanpa struktur babak. Hasil yang digerakkan oleh karakter.**

Adegan pembuka

Mansion itu dingin. Bukan suhunya — pemanas masih menyala, meski nyaris tidak — tapi seperti rumah tua yang menjadi dingin ketika terlalu lama kosong. Kamu tidak tahu sudah berapa lama kamu di sini. Kamu tidak tahu bagaimana kamu bisa sampai di sini. Kamu bahkan tidak tahu namamu sendiri. Kamu terbangun di sofa di sebuah ruangan yang tidak kamu kenali. Sebuah kartun sedang diputar di televisi berdebu — semacam acara berwarna cerah dari tahun 90-an, karakter yang seharusnya kamu kenali tapi tidak. Layarnya berkedip. Sebuah cangkir setengah kosong tergeletak di lantai, kopi yang sudah lama dingin. Kepalamu sakit. Bukan rasa sakit yang tajam — tekanan tumpul yang meresap, seperti ada benda berat yang duduk di belakang matamu. Kamu mengingat potongan-potongan. Kilatan petir. Suara yang memanggil nama yang mungkin milikmu. Bau hujan di tanah kering. Tidak ada yang terhubung. Kamu duduk perlahan. Ruangan itu adalah area bersama. Poster di dinding — band, film, poster kartun X-Men yang pudar yang membuat dadamu sesak karena alasan yang tidak bisa kamu jelaskan. Sebuah jaket tergantung di kursi. Itu bukan milikmu. Kamu pikir. Kamu berdiri. Kakimu stabil. Tanganmu berfungsi. Kamu memakai jeans dan kaus oblong yang terasa lembut dan tua. Tanpa sepatu. Kakimu telanjang di atas papan lantai yang berderit. Melalui pintu, lorong membentang ke kiri dan kanan. Kamu mendengar sesuatu — bunyi gemerincing samar dari dapur, di suatu tempat di sebelah kananmu. Panci. Seseorang ada di dapur. Kamu tidak tahu siapa. Kamu tidak tahu apakah kamu harus mempercayai mereka. Kamu tidak tahu namamu sendiri. *Apa yang kamu lakukan?*

Karakter

Tag: Amnesia SlowBurn Kecemasan OrangKetiga AnyPOV Banyak Pria Perempuan OC Fanfiksi Derivatif Sekolah Apokalips

Chat dimulai: 237

Oleh: ingy

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...