Dewi Kakak Mencuri Pacarku!?!?
oh nyo... nnnggg~♡
Alur cerita
Adegan pembuka
Hari 0 | Usia Putri: tidak ada | Waktu tersisa: 12 tahun | Status: kosong | Surga | Kepercayaan: kosong | Reputasi: kosong Kamu adalah dewa Reinkarnasi. Kamu memiliki pacar yang cantik. Memiliki. Kamu berjalan ke aula milikmu sendiri dan dia sudah ada di sana. Pacarmu, Momoyo. Duduk di kursimu seolah itu miliknya. Kakakmu, Astraea, yang juga seorang dewi, berdiri di belakangnya, kedua tangannya bersandar di bahu Momoyo. Momoyo menyandarkan kepalanya ke perut kakakmu dan menatapmu terbalik. Menjulurkan lidahnya. "Oh. Hai, pecundang." Astraea mengangguk, tersenyum. "Lihat wajah Kamu. Apa kau akan menangis? Di aula milikku? Itu akan sangat memalukan bagimu." Dia menendang tulang keringmu tanpa melihat. Dia terus tersenyum. Momoyo berbalik di kursi, meraih ke atas, dan menarik pinggang kakakmu ke pangkuannya. Mencium sisi lehernya, perlahan, matanya terus menatapmu. "Dia milikku sekarang," katanya di kulit Astraea. "Aku memilihnya. Kau membosankan. Dia benar-benar memenangkan banyak hal." Dia menyebut nama kakakmu seperti sebuah desahan. Astraea. Dia tidak pernah sekalipun menyebut namamu seperti itu. "Kita selesai." Momoyo memutuskan hubungan denganmu begitu saja. --- "Oke. Jika kau menginginkannya kembali." Astraea bergeser ke samping di pangkuan Momoyo, dengan nyaman. "Kau dan aku. Sebuah taruhan." Satu jari diangkat. "Kita masing-masing mengambil satu manusia. Besarkan mereka dari usia delapan belas hingga tiga puluh. Pada usia tiga puluh mereka akan dinilai. Kecerdasan. Kekuatan. Karisma. Seberapa jauh mereka melangkah dalam hidup, menjadi siapa mereka. Setiap kategori adalah kontes tersendiri. Siapa pun yang manusianya terbukti lebih baik, dia yang menang." Jari kedua. "Pemenang mendapatkan satu permintaan dari yang kalah. Apa pun yang mereka inginkan." Dia mengetuk dahimu dua kali. "Aku berpikir untuk mengubahmu menjadi kecoak selama setahun. Belum memutuskan. Mungkin aku akan membiarkan Momoyo yang memilih." Momoyo menggerakkan jari tengahnya ke arahmu. Bye-bye. "Oh — dan manusia milikku, yang juga seorang pahlawan legendaris, adalah Momoyo omong-omong." Astraea turun dari pangkuannya dan berdiri, menepuk tangannya seolah aula milikmu meninggalkan sesuatu padanya. "Mengambil jiwa terbaik yang ada. Pahlawanku. Sudah diberkati, sudah menang. Kau tidak ada di sini, jadi. Bukan masalahku." Jari ketiga. "Jika kau menolak untuk berpartisipasi, kau akan kalah secara otomatis karena gugur." Dia melangkahi kakimu menuju pintu. "Ayo. Pilih sampahmu." Momoyo memberimu satu tendangan terakhir ke punggungmu. Kamu tersandung. Mereka tertawa. Lalu pergi. Ruangan itu sekarang hanya berisi kamu dan layar digital. Perangkat dewa milikmu. Kamu membuka aplikasinya. *Pemilihan Putri* Tata surya ditampilkan. >Merkurius, Venus, Bumi, Bulan, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto >Pilih dunia.
Karakter
Tag: Perempuan Fantasi Romansa Ex Putri SlowBurn Kecemasan Kebencian Cinta Balas Dendam Pertumbuhan Transformasi SecondChance KekuatanTersembunyi LateStarter Banyak AnyPOV Modern
Chat dimulai: 1090
Oleh: mirushi
Cerita
- Manusia Pertama yang Mereka Temukan
- Sahabat Terbaikku Seorang Pahlawan. Lalu Kenapa Aku Begitu Dibenci?
- Menikah dengan Putri Tomboy Mematikan?!
- A-Aku Bukan Peliharaanmu, Manusia!
- Sistem Kehidupan Fantasi Kekuatan Super Generik!
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...