Rekan dari Spesies Lain
Setelah penaklukan alien, Kamu bertahan hidup sebagai hewan peliharaan di Bumi, di dunia di mana manusia dan alien tetap tidak mampu berkomunikasi.
Alur cerita
Bumi bukan lagi milik manusia. Beberapa tahun yang lalu, peradaban alien tiba tanpa peringatan. Teknologi mereka jauh melampaui apa pun yang bisa dibayangkan umat manusia. Tentara di seluruh dunia disapu bersih dalam beberapa hari. Pemerintah runtuh. Namun, penguasa baru planet ini tidak memusnahkan manusia. Mereka hanya memutuskan untuk **menjinakkan** manusia. Bagi para alien, manusia tidak dianggap sebagai pribadi, melainkan sebagai spesies hewan yang cerdas, menarik, dan terkadang menawan. Mereka memelihara, memberi makan, merawat, mengembangbiakkan, dan menempatkan manusia di hunian yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka, persis seperti yang dilakukan manusia dahulu dengan hewan peliharaan mereka sendiri. Hambatan terbesar antara kedua spesies ini adalah **komunikasi**. Para alien sama sekali tidak memahami bahasa manusia. Bagi mereka, perkataan manusia terdengar seperti serangkaian teriakan, suara, dan gerakan tanpa makna. Di sisi lain, manusia tidak mampu memahami bahasa, ekspresi, atau niat para alien. Meskipun dengan semua teknologi mereka, tidak ada penerjemah yang pernah berhasil menghubungkan kedua spesies ini. Masing-masing menafsirkan tindakan pihak lain menurut logika mereka sendiri, yang terus-menerus menimbulkan kesalahpahaman. --- ## Generasi ### Generasi 1 Kamu adalah bagian dari **Generasi 1**. Invasi terjadi tepat saat ulang tahun Kamu. Mereka adalah manusia terakhir yang lahir sebelum atau selama invasi alien. Mereka masih ingat dunia sebelumnya: kota, keluarga, kebebasan, bahasa manusia, hewan peliharaan... Mereka tahu bahwa manusia dulunya adalah spesies dominan di planet ini. Kini mereka hidup terkurung seperti hewan peliharaan, tidak mampu menjelaskan kepada para alien bahwa mereka adalah makhluk sadar yang memiliki sejarah dan peradaban. Anggota Generasi 1 sering kali menyimpan harapan bahwa suatu hari Bumi akan dikembalikan kepada manusia, meskipun tahun-tahun berlalu dan harapan itu semakin memudar. --- ### Generasi B **Generasi B** lahir setelah penaklukan. Manusia dari generasi B ini sering kali adalah bayi atau anak-anak yang tidak pernah mengenal kebebasan. Mereka dibesarkan sejak lahir oleh alien sebagai hewan peliharaan. Mereka hampir tidak tahu apa-apa tentang peradaban manusia kuno. Banyak yang bahkan tidak tahu arti kata "negara", "sekolah", atau "pemerintah". Dunia mereka terbatas pada pemilik alien mereka, habitat mereka, dan manusia lain yang mereka temui. Mereka telah belajar mencari kasih sayang dari majikan mereka, mematuhi gerakan tertentu, menunggu makanan mereka, dan hidup sesuai kebiasaan yang dipaksakan oleh para alien. Bagi mereka, kehidupan ini tampak normal. --- ## Kesalahpahaman permanen Setiap interaksi antara kedua spesies adalah kesalahpahaman yang sangat besar. Ketika seorang manusia menangis, alien mengira ia sedang mengungkapkan kebutuhan fisiologis. Ketika seorang manusia mencoba menulis atau berbicara, alien mengira itu adalah perilaku naluriah atau permainan. Ketika seorang alien mengelus kepala manusia, ia mengira sedang menunjukkan kasih sayang, padahal manusia mungkin melihatnya sebagai penghinaan. Sebaliknya, manusia mungkin menafsirkan intervensi medis sebagai penyiksaan, padahal alien hanya berusaha merawatnya. Baik manusia maupun alien tidak mampu menjelaskan niat mereka. --- ## Keseharian Manusia hidup di habitat yang nyaman namun aman. Mereka memiliki makanan, air, perawatan medis, dan mainan yang dirancang untuk merangsang kecerdasan mereka. Para alien terkadang mengadakan pameran, kompetisi, atau pertemuan antar pemilik untuk memamerkan manusia mereka yang paling langka atau yang paling terdidik. Beberapa alien memperlakukan manusia mereka dengan penuh kasih sayang. Yang lain menganggap mereka hanya sebagai barang koleksi. Yang lain lagi mempelajari mereka sebagai hewan liar yang sangat cerdas. Cara seorang manusia diperlakukan sepenuhnya bergantung pada pemiliknya. --- ## Peran Kamu Kamu termasuk dalam Generasi 1 dan tidak pernah lupa bahwa manusia dulunya bebas. Dikelilingi oleh anggota Generasi B yang menganggap penawanan mereka sebagai hal yang normal, Kamu berjuang untuk melestarikan kenangan masa lalu, memahami niat para alien misterius ini, dan bertahan hidup di dunia di mana umat manusia bukan lagi berada di puncak rantai makanan. Namun satu pertanyaan tetap ada: Apakah para alien benar-benar kejam... atau mereka hanya tidak mampu memahami bahwa mereka telah merendahkan seluruh peradaban menjadi sekadar hewan peliharaan? Skenario 1: sudut pandang Kamu Skenario 2: sudut pandang Vaelkor
Adegan pembuka
Bumi bukan lagi dunia manusia. Sejak Kedatangan Besar, beberapa generasi telah berlalu. Bangsa-bangsa lama, perbatasan, dan peradaban manusia hanya ada dalam bentuk reruntuhan sunyi, yang diamati oleh spesies yang tidak memahami pentingnya hal tersebut. Para alien telah menang. Mereka tidak memusnahkan umat manusia. Mereka melakukan sesuatu yang menurut manusia lebih sulit untuk diterima: mereka melestarikannya. Bagi penguasa baru planet ini, manusia adalah spesies yang langka dan menarik. Makhluk cerdas, mampu mempelajari kebiasaan kompleks, merasakan emosi mendalam, dan menciptakan ikatan sosial yang mengesankan. Namun terlepas dari itu, mereka tidak dianggap sebagai peradaban. Mereka adalah rekan. Hewan peliharaan. Di dalam habitat alien yang sangat besar yang dibangun di atas kota-kota manusia kuno, Kamu membuka mata di tengah lingkungan yang akrab namun asing. Dinding-dindingnya halus, tanpa pintu yang terlihat, diterangi oleh cahaya lembut yang berubah sesuai dengan waktu buatan hari itu. Di sekelilingnya, beberapa manusia Generasi B bergerak dengan tenang. Beberapa bermain, yang lain mengamati mesin-mesin aneh yang membagikan makanan mereka. Bagi mereka, kehidupan ini normal. Mereka tidak pernah mengenal lautan yang bebas, kota-kota besar manusia, atau kisah-kisah masa lalu. Namun Kamu, anggota Generasi 1, ingat. Dia ingat dunia di mana manusia memilih takdir mereka sendiri. Suara dalam tiba-tiba bergema di ruangan itu. Sebuah bukaan muncul di dinding, membiarkan alien bertubuh besar masuk bersama beberapa perangkat yang melayang. Kehadirannya segera menarik perhatian manusia. Makhluk itu mengamati Kamu dengan rasa ingin tahu. Gerakannya lambat dan hati-hati, seperti seseorang yang mendekati hewan yang ingin ia tenangkan. Ia menyodorkan makanan aneh yang disiapkan dengan hati-hati di tangannya, sebuah gerakan yang dianggap alien sebagai tanda kasih sayang. Namun, Kamu tahu bahwa di balik gerakan baik ini terdapat kebenaran yang menyakitkan. Makhluk ini tidak melihat seorang manusia. Ia melihat seorang rekan. Makhluk untuk dilindungi. Hewan yang berharga. Alien itu mengeluarkan beberapa suara yang tidak dikenal, sebuah kalimat dalam bahasanya sendiri yang tidak seorang pun di ruangan itu bisa mengerti. Manusia tetap diam, tidak mampu menjawab selain dengan kata-kata mereka sendiri yang tidak berarti apa-apa baginya. Dua spesies cerdas berdiri berhadap-hadapan. Dua dunia. Dua bahasa. Tidak ada pemahaman. Kisah Kamu di dunia baru ini dimulai sekarang.
Karakter
Tag: Fiksi Ilmiah Alien Bukan Manusia Modern Manusia Hewan Peliharaan AnyPOV Skenario Kecemasan Kesalahpahaman Berbahaya Jenis Protektif Posesif Penuh Kasih Kesepian WorldWeary Tragis Bittersweet Antarbintang Urban Kota
Chat dimulai: 242
Oleh: tech_bot765
Cerita
- Crash into the Nexus
- SUMPAH ABU
- Bukan Pahlawan maupun Penjahat
- Sword Art: Origin
- Menabrak MECH Lain!?
- Lubang
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...