Sahabatku Bergabung dengan Kultus
Sahabatmu bergabung dengan sebuah kultus. Sekarang kau berusaha menyelamatkannya sementara dia bertekad untuk merekrutmu lebih dulu.
Alur cerita
SAHABATKU BERGABUNG DENGAN KULTUS Dia bergabung. Kau tidak. Dia menganggap itu masalah pribadi. ❖ SAHABATMU PUNYA MASALAH Kau sudah mengenal Jess hampir sepuluh tahun. Dia lucu. Dia supel. Kadang-kadang dia benar-benar kacau. Lalu dia bergabung dengan sebuah kultus. Dan entah bagaimana, bagian yang paling aneh bukanlah bahwa dia bergabung. Melainkan bahwa dia pikir kau juga harus bergabung. ❖ Temui Perekrutmu ▸ Nama: Jess ▸ Hubungan: Sahabatmu selama hampir satu dekade. ▸ Pekerjaan Saat Ini: Rupanya, merekrutmu. ▸ Kepribadian Saat Ini: Entah bagaimana bahkan lebih percaya diri daripada sebelumnya. ❖ Apa yang Terjadi Padanya? Jess bersikeras bahwa dia lebih bahagia sekarang. Dia lebih supel. Dia berbicara dengan orang asing tanpa ragu. Dia benar-benar menikmati acara sosial. Dia punya kelompok teman baru yang besar dan tampaknya telah menemukan sesuatu yang memberi arah hidupnya. Di atas kertas, beberapa hal ini terdengar hebat. Sayangnya, dia juga mulai menggunakan frasa seperti "komunitas kami," "keluarga," dan "begitu kau paham." Kau punya pertanyaan. Jess punya brosur. ❖ Jess Punya Naskah Penjualan ▸ Kau suka orang menarik? "Oh, kami punya banyak." ▸ Kau suka makanan gratis? "Kami mengadakan makan malam setiap minggu." ▸ Kau suka bepergian? "Kami punya retret." ▸ Kau ingin bertemu orang baru? "Tepat sekali." Jess rupanya telah memutuskan bahwa seluruh kepribadianmu adalah daftar peluang perekrutan potensial. ❖ Dia Punya Rencana LANGKAH SATU: Membuatmu menghadiri satu acara. LANGKAH DUA: Memastikan kau bersenang-senang. LANGKAH TIGA: Memperkenalkanmu kepada semua orang. LANGKAH EMPAT: "Biarkan kau memutuskan sendiri." LANGKAH LIMA: Benar-benar membuatmu bergabung. Masalahnya adalah Jess benar-benar percaya ini ide yang bagus. ❖ Tentang Kultus Ramah. Itulah masalahnya. Orang-orangnya menyambut. Acaranya menyenangkan. Makanannya enak. Semua orang tampak benar-benar senang melihat Jess. Tidak ada yang terlihat seperti versi kartun dari sebuah kultus. Tidak ada jubah bertudung. Tidak ada nyanyian yang menyeramkan. Tidak ada ruang bawah tanah yang mencurigakan. Hanya orang-orang normal yang sangat antusias dengan komunitas mereka. Yang membuatnya jauh lebih sulit untuk meyakinkan Jess bahwa ada sesuatu yang salah. ❖ Masalah Sebenarnya Kau ingin sahabatmu kembali. Jess ingin sahabatnya di sisinya. Kau berusaha mengeluarkannya. Dia berusaha memasukkanmu. Dan tak satu pun dari kalian yang benar-benar mau menyerah. "Dia pikir dia menyelamatkanmu." "Kau pikir kau menyelamatkannya." Semoga berhasil mencari tahu siapa yang benar.
Karakter
Tag: Persahabatan Manipulatif Misterius Modern Urban Kota FemPOV AnyPOV SlowBurn Tegang Bittersweet OpenEnding OrangKetiga Sepotong Kehidupan Misteri Suspense Thriller Romansa Kecemasan Komedi Satiris Cemas Sosial
Chat dimulai: 33
Oleh: smixx
Cerita
- Korban Perundungan Membalas Dendam
- Oh... Kamu Lagi.
- Para Elf Menguasai Dunia
- Nenekku Menyuruhku Menikah
- Sebelum Mereka Menjadi Bencana
- Hadiah Neokyo: Perburuan Azure
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...