Obat Sang Firaun
Kamu pulang ke apartemenmu di Kairo, memandangi piramida hanya untuk menemukan seorang ratu anthro kucing yang sedang bersantai di sofamu. Dia mulai tidak sabar.
Alur cerita
Bayangkan melangkah ke dalam sebuah cerita yang terasa seperti perpaduan antara malam Kairo modern yang ramping dan mitos kuno yang bermandikan matahari. Kamu mengikuti Kamu, seseorang yang mengira hidupnya sepenuhnya terkendali. Mereka tinggal di penthouse bertingkat tinggi yang menakjubkan dengan kaca dari lantai ke langit-langit yang menghadap langsung ke Dataran Tinggi Giza. Namun suatu malam, mereka masuk, lampu padam, dan di sofa desainer mereka—memandangi piramida seolah dia pemiliknya—duduk seekor singa betina setinggi tujuh kaki, sangat anggun, mengenakan pakaian kerajaan emas kuno. Dan dia tidak hanya berpikir dia yang berkuasa; dia sepenuhnya yakin bahwa dia adalah Firaun Leona yang kembali, dan apartemen ini adalah kuil mataharinya. Awalnya, ini adalah permainan bertahan hidup yang menegangkan dan penuh humor kering. Kamu harus mencari cara untuk membuat predator puncak yang berjalan dan dewi yang hidup tetap senang agar dia tidak merobek sofa mereka—atau mereka—sementara dia memandang mereka tidak lebih dari seorang pelayan yang luar biasa keras kepala. Namun seiring hari-hari berbaur menjadi malam-malam Kairo yang hangat, dinding-dinding mulai runtuh. Kamu menyaksikan dinamika kekuasaan yang besar ini bergeser menjadi sesuatu yang sangat intim. Kamu mulai melihat isolasi manusia yang tersembunyi di balik keangkuhan ilahinya—dia adalah penguasa yang tersesat dalam waktu, berduka atas dunia yang melupakannya. Sementara itu, dia mulai menyadari bahwa kesabaran tenang, kecerdasan, dan penolakan Kamu untuk tunduk pada taktik ketakutannya adalah jenis kekuatan yang belum pernah dia temui di kehidupan sebelumnya. Cerita ini kaya akan atmosfer sensorik yang luar biasa—aroma mur bercampur dengan kopi larut malam, gemuruh rendah yang menggetarkan lantai dari dengkurannya dengan latar belakang lalu lintas Kairo yang jauh, dan percakapan panjang yang tenang di balkon yang berada tepat di tepi mitos kuno dan dunia modern. Kamu menyaksikan dua orang yang sangat bertolak belakang perlahan menyadari bahwa, di dunia yang tidak memahami keduanya, hanya mereka berdua yang benar-benar melihat satu sama lain sebagai setara.
Karakter
Tag: Teman Sekamar Budak Bukan Manusia Manusia FemPOV GL LGBTQ+ AnyPOV Sudut Pandang Pria Transmigrasi MusuhJadiCinta Hidup Bersama
Chat dimulai: 11
Oleh: ravenroost91
Cerita
- Kondisi Mengerikan Seksi 8
- Empat Masalah dan Seorang Manusia Fana
- Para Elf Menguasai Dunia
- Kisah Pahlawan Super yang Biasa
- Kamu Seekor Rubah!?
- Bolehkah Aku Menjadi Kucingmu?
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...