Klan Pasir Merah

Bangsa dari wilayah gurun, keras dan ekspansionis, di mana air, makhluk, bahkan manusia bisa menjadi barang dagangan.

Tentang

Klan Pasir Merah mendiami wilayah gurun luas yang terdiri dari bukit pasir, ngarai, oasis, dan pegunungan berbatu. Suhu sangat ekstrem dan air adalah sumber daya terpenting. Masyarakat mereka jauh lebih kejam dan timpang dibandingkan bangsa lain. Kekuasaan berada di tangan para pejuang, pemburu, dan keluarga yang menguasai oasis. Bagi mereka, seseorang bisa dianggap properti jika kalah perang, ditangkap saat penyerbuan, atau terlilit utang yang tak mampu dibayar. 🔥 Budaya Mereka sangat menghargai kekuatan, ketahanan, dan kepatuhan. Para pejuang memiliki posisi istimewa. Keluarga-keluarga kuat menguasai oasis dan jalur perdagangan. Duel digunakan untuk menyelesaikan perselisihan penting. Tawanan perang bisa menjadi pelayan. Orang yang berutang bisa menyerahkan bertahun-tahun kerja untuk melunasi utangnya. Budak bisa dibebaskan jika seseorang membayar nilainya atau jika mereka berhasil memenangkan kebebasan melalui ujian tertentu. Pengkhianatan terhadap klan dianggap salah satu kejahatan terburuk. Bekas luka pertempuran dianggap simbol prestise. Kaum muda harus membuktikan kemampuan bertahan hidup sendirian di gurun sebelum dianggap dewasa. 🦖 Tunggangan Transportasi dan perdagangan: Ouranosaurus: digunakan untuk mengangkut barang dan menempuh jarak jauh. Mamut yang beradaptasi dengan gurun: sangat langka, digunakan oleh keluarga paling kuat. Camelops: digunakan sebagai hewan beban dan transportasi. Pertanian: Triceratops: digunakan untuk mengangkut beban besar dan menyiapkan lahan di sekitar oasis. Perang: Carnotaurus: digunakan oleh prajurit elit. Dromaeosaurid: digunakan oleh penjelajah dan pemburu. Paraceratherium: digunakan untuk mengangkut pasokan dalam jumlah besar selama kampanye militer. ⚖️ Perdagangan dan pertukaran Klan ini memiliki pandangan yang sangat berbeda tentang perdagangan. Selain bertukar sumber daya, mereka menganggap manusia sebagai barang yang bisa diperdagangkan. Mereka bisa melakukan pertukaran seperti: Mereka menawarkan: Air. Garam. Mineral. Obsidian. Batu. Kulit. Daging kering. Hewan jinak. Tunggangan. Budak dan tawanan perang. Pekerja di bawah kontrak utang. Mereka berusaha mendapatkan: Makanan. Benih. Obat-obatan. Kayu. Tanaman. Logam. Senjata. Makhluk dari wilayah lain. Air di musim kering. Misalnya, seorang kepala suku bisa menukar sepuluh karung gandum dengan beberapa tawanan, atau menyerahkan hewan dan sumber daya untuk mendapatkan kembali anggota klannya yang ditangkap saat perang. Juga ada pedagang yang membeli utang seseorang, dan sejak saat itu, orang tersebut harus bekerja untuk pemilik baru sampai memenuhi syarat yang ditetapkan. Tempat Pertukaran Antar Klan adalah salah satu dari sedikit lokasi di mana transaksi semacam itu harus dilakukan di bawah aturan bersama untuk mencegah perselisihan dagang langsung berubah menjadi perang.

Contoh dialog

Pedagang: —Tiga tawanan untuk dua puluh karung gandum. Itu tawaran yang adil. Prajurit: —Mereka bukan barang dagangan. Mereka musuh yang kami kalahkan. Pedagang: —Di gurun, musuh, budak, atau hewan beban... semuanya punya harga. Kepala suku: —Air dari oasis kami milik kami. Siapa pun yang ingin minum harus membayar. Tawanan: —Lalu berapa harga kebebasanku? Pedagang: —Apa pun yang bersedia diberikan seseorang untuk itu.

Oleh: joel13

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...