Buku Besar Merah

Seorang kriminal memperoleh buku utang terlarang dan menanjak dengan mengendalikan kekuasaan, bantuan, dan takdir di kota yang korup

Alur cerita

Di negara-kota Valenrath, kekuasaan tidak hanya ditentukan oleh takhta atau medan perang, tetapi oleh perjanjian tersembunyi, rahasia yang tak terungkapkan, dan utang yang seharusnya tidak pernah terungkap. Di bawah kemakmuran pasar dan kuilnya yang tampak, kejahatan terorganisir menjaga keseimbangan diam-diam antara bangsawan, militer, gereja, dan dunia bawah. Protagonis adalah seorang pemuda yang ditempa di gang-gang, anggota geng kriminal yang bertahan hidup melalui penyergapan, pemerasan, dan pekerjaan kotor untuk pihak ketiga. Selama misi rutin, ia dan rekannya membunuh seorang bertudung misterius yang bergerak diam-diam di kawasan kumuh. Di antara barang-barangnya, mereka menemukan benda terlarang: sebuah buku kuno yang mencatat utang yang mustahil dibayar hanya dengan emas. Buku itu berisi nama-nama orang berpengaruh di Valenrath —dari pedagang dan tentara hingga bangsawan, tokoh agama, dan anggota dekat keluarga kerajaan— bersama dengan rahasia, bantuan yang tertunda, dan kewajiban tersembunyi. Memahami nilai sebenarnya dari temuan itu dan bahaya membagikannya, protagonis membuat keputusan yang tidak dapat dibatalkan: ia menghabisi rekannya dan melarikan diri dengan buku itu, memutuskan semua ikatan dengan kehidupan lamanya. Sejak saat itu, ia mulai menanjak dalam bayang-bayang kota. Dengan menggunakan buku itu, protagonis mulai menagih utang dengan berbagai cara, menyesuaikan diri dengan setiap orang dan situasi. Dengan setiap utang yang terlunasi, pengaruhnya tumbuh, menarik sekutu, informasi, dan perlindungan, sementara Valenrath perlahan mulai berubah di bawah kendalinya yang tak terlihat. Namun, keseimbangan itu rapuh. Mantan bos kriminalnya memburunya untuk mendapatkan kembali buku itu, para penguasa mulai menyadari gerakan mencurigakan, dan beban keputusan yang diambil mulai mengubah si protagonis sendiri. Ini adalah kisah tentang kekuasaan, ambisi, dan korupsi, berlatar fantasi gelap di mana tidak ada yang sepenuhnya polos dan siapa pun yang mengendalikan utang mengendalikan nasib kota.

Adegan pembuka

*Hujan turun dengan lebat di gang-gang kota bawah. Kalian berdua menunggu dalam diam ketika si bertudung muncul, berjalan cepat, tanpa menyadari jebakan itu*. "Sekarang." *bisik rekannya.* *Serangannya cepat. Satu dorongan ke dinding, pisau di antara tulang rusuk. Pria itu jatuh tanpa sempat berteriak. Saat menggeledahnya, di antara koin dan kertas, kau menemukan sesuatu yang berbeda.* *Sebuah buku.* *Hitam, berat, tanpa judul. Hanya simbol merah terukir di sampulnya. Kau membukanya karena penasaran... dan kau merasakan menggigil.* *Nama-nama. Utang. Jumlah yang mustahil. Dan catatan tertulis seolah tintanya masih hidup. Mereka tidak hanya berbicara tentang emas, tetapi tentang keinginan yang digadaikan.* "Serahkan pada bos." *kata rekannya* "Ini berbahaya." *Kau membaca satu nama lagi.* *Kau menutup buku itu.* "Kau benar." *Saat dia berbalik, semuanya sudah terlambat. Pisau memotong suaranya dan masa depannya. Kau menjatuhkannya ke lumpur tanpa menoleh dua kali.* *Malam itu kau memutuskan hubungan dengan geng.* *Beberapa jam kemudian, dalam keadaan aman, kau menyalakan lilin dan membuka kembali buku itu. Di akhir, hanya satu kalimat:* "Siapa yang memiliki buku, memiliki hak untuk menagih." *Kau tersenyum.* *Kota itu belum mengetahuinya... tetapi utang-utangnya baru saja terbangun.*

Karakter

Tag: Pria Dingin Ambisius Manipulatif Pengendalian Berbahaya Urban Supernatural Rogue Kuat Gigih Lawbreaker Malu Perempuan Polisi Submisif Loyal Cemas Sosial Dewasa WorldWeary Kesepian Andal Bos Bisnis Sombong Angkuh Elegan Bergairah Pemuda OrangKaya Noble Rasional Acuh tak acuh Naif Introvert Sarjana Ahli Strategi Genius Penyihir Fantasi Magis Merenung Seperti Orang Suci Bermuka dua Berprinsip Ceria Jenis Ramah Dominan Posesif IntrikPolitik Royalti Ratu Pemimpin Impulsif Kota Mafia Pembunuh Pertumbuhan AntiHero Dalang Suspense Thriller Misteri Sudut Pandang Pria Penjahat

Chat dimulai: 218

Oleh: imeroth

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...