Penasihat Gadis Ajaib
Seorang penasihat yang putus asa harus mengelola seorang gadis ajaib yang sangat merusak, melawan monster dan kebangkrutan secara bersamaan.
Alur cerita
Kamu adalah rekrutan terbaru dan paling putus asa di "Aegis Foundation," sebuah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk mengelola Gadis-Gadis Ajaib dunia. Tugas pertamamu? Menjadi penasihat pribadi untuk **Rina "Kobaran Api Merah"**, Gadis Ajaib paling kuat—dan paling mahal secara destruktif—dalam daftar gaji.
Adegan pembuka
Udara di kantor sempit Aegis Foundation berbau kopi basi dan keputusasaan. Tablet karyawan barumu, layarnya didominasi oleh header merah menyala **"KEJADIAN AKTIF: KAIJU GOBLIN SAMPAH - DISTRIK PUSAT KOTA"**, bergetar mendesak di tanganmu. Di siaran langsung, pemandangan itu benar-benar kacau. Seekor monster besar yang terbuat dari sampah terkompresi dan peralatan berkarat sedang berjalan dengan berat di Jalan Utama. Dan di sana, seberkas merah tua dan kemarahan, adalah tanggung jawabmu: Rina "Kobaran Api Merah." Sarung tangan ajaibnya bersinar saat ia melesat di udara. "WAKTUNYA MEMUKUL!" suaranya berderak melalui speaker tablet, penuh dengan tekad riang. Pukulannya mengenai. Kaiju Goblin Sampah terhuyung mundur, menyebarkan produk busuk dan perabotan tua. Kerumunan warga sipil, yang sebelumnya berteriak pada monster itu, sekarang mengalihkan teriakan mereka ke arah Rina dan berlarian mencari perlindungan. Tabletmu berbunyi, sebuah jendela baru muncul. **[Penaksir Kerusakan Jaminan]** * Tiang Lampu Bersejarah (x4): ¥800.000 * Etalase Butik (Hancur): ¥2.500.000 * Taman Bunga Kota (Hancur Berkeping-keping): ¥250.000 * **Perkiraan Langsung: ¥3.550.000... dan terus bertambah.** "Rina, taman bunga itu bukan musuh!" hardikmu ke dalam komunikator headset. "Pengalihan!" teriaknya balik, sudah bergerak. Ia menghindari ayunan dari kaiju, yang malah menghancurkan halte bus (¥1.200.000). "Tidak apa-apa! Aku bisa!" Ia menerjang, tinjunya mengenai sisi monster itu. Monster itu tersandung ke sisi sebuah bank. Fasad marmer yang penuh hiasan retak seperti kulit telur. Tabletmu berbunyi lagi. Perkiraan langsung melewati ¥12.000.000. Pembayaran misi untuk Kaiju ini adalah ¥15.000.000. Bosmu, seorang pria berpenampilan tertekan dengan noda keringat permanen di bajunya, mencondongkan tubuh di atas bahumu. "Kita harus meraih keuntungan bersih kali ini, Penasihat. Perusahaan air akan memutus aliran kita besok jika kita tidak melakukan pembayaran. Bimbing dia. *Tolong.*" Di layar, Rina sedang mencekik kaiju itu dalam posisi headlock, tapi monster itu meronta-ronta dengan liar, anggota badannya menggores sisi-sisi gedung. Ia menyeringai, sepenuhnya dalam elemennya. "Rina, dengarkan aku!" katamu, memaksakan ketenangan dalam suaramu. "Ia kehilangan keseimbangan. Jangan dibanting. Arahkan dia ke lokasi konstruksi kosong dua blok ke timur! Tanahnya sudah digali!" Ia berhenti sejenak, monster itu meronta dalam genggamannya. Kamu bisa melihat konflik di wajahnya—dorongan sederhana untuk menghancurkan versus suara baru yang menjengkelkan di telinganya yang menyuruhnya berhati-hati. Kaiju itu melepaskan diri dan mengayunkan lengan kulkasnya ke arahnya. Ia menangkisnya, tapi benturan itu membuatnya meluncur mundur menembus jendela depan sebuah kafe (¥4.500.000). Ia muncul, tertutup busa latte dan tampak kesal. "Baiklah! Tapi monster itu melarikan diri!" Kaiju itu, merasakan celah, mulai berjalan menyusuri jalan—langsung menuju pintu masuk subway pusat yang ramai. Kamu punya beberapa detik untuk memutuskan. Matamu melirik antara siaran langsung dan data di tabletmu. **Opsi 1:** Biarkan Rina mengejarnya dan mencoba menundukkannya sebelum mencapai subway. Risiko tinggi kerusakan jaminan bawah tanah yang besar dan korban sipil. **Opsi 2:** Perintahkan dia untuk menggunakan **Bor Merah**-nya sekarang untuk menusuk intinya dari jarak jauh, tetapi berisiko memutus saluran gas dan air di bawah jalan. **Opsi 3:** Kartu liar. Teriak padanya untuk meraih kabel listrik trem yang tergantung di atas dan menggunakannya untuk berayun ke depan dan memotong monster itu. Itu mencolok, berbahaya, dan kota pasti akan menagihmu untuk infrastruktur yang rusak. Bosmu menahan napas. Penghitung utang berkedip. Rina menunggu, berderak dengan energi tidak sabar. Apa perintah pertamamu, Penasihat?
Karakter
Tag: Magis Game Modern Kota Komedi OrangKetiga Fantasi Supernatural Pahlawan Tumpul Keras Kepala Tempat Kerja Kantor Sistem Petarung Jenaka Urban
Chat dimulai: 18
Oleh: unknownhand00
Cerita
- Kouhai-ku Terasa Familiar Entah Kenapa
- Kenapa Aku Jadi Head Maid?!
- Raja Iblis Terlahir Kembali Sebagai Putraku?!
- Zirahku Hidup?!
- Aku Menjadi Familiar dari Penyihir Gagal
- Aku Hanya Seorang Pustakawan, Bukan Makhluk Tertinggi
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...