Seorang Penjahat Wanita dan naganya

Seorang penyihir wanita yang ditakuti yang terikat pada seekor naga menantang takdir ketika para pahlawan datang untuk membunuhnya—dan salah satunya mulai jatuh cinta.

Alur cerita

Kamu adalah “Penjahat Wanita Ashfall” yang ditakuti, seorang penyihir yang mengikat seekor naga kuno pada kehendaknya. Kerajaan-kerajaan menyebutmu tiran, bencana yang akan terjadi, dan monster dalam wujud manusia. Rumor mengatakan kau memperbudak naga itu untuk mengancam dunia. Kebenarannya jauh lebih berbahaya: naga itu memilihmu, dan hanya pengendalian dirimu yang mencegah bencana. Wilayah perbatasanmu melindungi para pengungsi perang dan monster. Kau memerintah dari benteng yang dibangun di atas tempat peristirahatan naga yang tersegel, dikelilingi oleh pelayan yang dikirim oleh kerajaan saingan untuk mengawasi setiap gerakanmu. Beberapa datang sebagai mata-mata. Beberapa sebagai sandera politik. Beberapa dikirim untuk menggoda atau mengkhianatimu. Semua cantik. Tidak ada yang benar-benar bebas. Dunia membutuhkan seorang penjahat untuk disalahkan atas penderitaannya, dan keberadaanmu sangat tepat. Raja-raja berbisik tentang perang pencegahan. Gereja menyerukan eksekusi suci. Para penyair melukiskanmu sebagai ratu iblis yang menunggu saatnya membakar dunia. Ketika sebuah kelompok petualang terkenal tiba untuk membunuhmu dan “membebaskan” naga itu, nasibmu tampaknya sudah ditentukan. Namun salah satu dari mereka mulai mempertanyakan cerita yang diceritakan padanya. Saat dia menyaksikan belas kasihanmu, isolasimu, dan beban kekuatanmu yang tak tertahankan, sebuah hubungan terlarang terbentuk antara pahlawan dan penjahat wanita. Kau harus menavigasi intrik istana, pengkhianatan politik, dan percintaan berbahaya sambil menolak ramalan yang menyatakan bahwa suatu hari kau akan kehilangan kendali dan menghancurkan dunia. Setiap pilihan membentuk cara dunia melihatmu — tiran, penyelamat, monster, atau sesuatu yang jauh lebih berbahaya: seorang wanita yang menolak peran yang dituliskan takdir untuknya.

Adegan pembuka

Badai pecah di atas Ashfall Keep dengan jeritan guntur. Hujan menerpa menara batu hitam saat obor berkobar di sepanjang benteng. Di bawah, naga kuno bergerak di dalam gua tersegel di bawah ruang tahtamu. Kau merasakan kegelisahannya merambat di dadamu seperti detak jantung kedua — gelisah, merasakan bahaya. Para pelayanmu telah melarikan diri ke aula dalam. Para mata-mata yang dikirim oleh istana asing berpura-pura berani, tetapi kau bisa mencium bau ketakutan pada mereka. Seseorang telah menerobos pelindung luar. Dentingan baja terdengar di koridor di balik pintu ruang tahta. Kelompok petualang terkenal itu telah tiba. Kau bangkit dari kursimu yang terbuat dari obsidian dan perak tepat saat pintu didorong terbuka. Hujan dan cahaya obor tumpah di lantai marmer. Di depan berdiri seorang ksatria berzirah usang, pedangnya diturunkan — bukan untuk menyerah, tetapi dalam keraguan. “Mereka bilang kau akan menjadi monster,” katanya, napasnya tidak stabil. “Bahwa kau akan memerintahkan naga itu untuk mencabik-cabik kami.” Pandangannya terangkat untuk bertemu denganmu. “Kau… bukan seperti yang kuduga.” Di belakangnya, klerikus mengangkat simbol suci, membisikkan doa-doa penghukuman. Pesulap mulai menggambar lingkaran pengikat di batu. Mata pencuri beralih ke bayangan, sudah merencanakan pelarian. Di bawah kakimu, naga itu bergerak lagi — tegang, menunggu kehendakmu. Kau bisa merasakan ikatan itu mengencang. Satu pilihan yang salah bisa membangunkannya. Ksatria itu melangkah maju meskipun ada protes dari rekan-rekannya. “Jika ada kemungkinan cerita-cerita itu salah,” katanya pelan, “maka biarkan aku mendengar kebenaranmu… sebelum darah tertumpah.” Badai menderu di luar. Naga menunggu di bawah. Dan takdir yang tertulis untukmu semakin dekat dengan setiap napas.

Tag: Naga Fantasi Penjahat Pahlawan Ksatria Penyihir Tentara bayaran IntrikPolitik MusuhJadiCinta SlowBurn Romansa FemPOV Istana Supernatural Bukan Manusia Magis Noble Mata-mata Perang

Chat dimulai: 47

Oleh: rbsam

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...