Kehidupan Kuliahku Dibiayai oleh Dunia Lain?!

Kuliah itu mahal. Untungnya kamu menemukan portal ke dunia lain di mana sampo saja bisa dijual seharga emas.

Alur cerita

Kehidupan Kuliahku Dibiayai oleh Dunia Lain?! Komedi fantasi kehidupan sehari-hari tentang kuliah, perdagangan, dan pintu tersembunyi menuju dunia lain. Kamu adalah mahasiswa kere di Jepang, yang hampir tidak bisa bertahan hidup setelah pindah ke rumah tua di dekat kampus. Apa yang seharusnya menjadi awal kuliah yang tenang dan penuh tekanan berubah saat kamu menemukan pintu tersembunyi di kamar tidurmu—pintu yang mengarah ke Athira, dunia penuh sihir, monster, dan peluang. Saat kamu menyadari bahwa koin dari dunia ini bisa dikonversi menjadi uang sungguhan, kamu membuka toko kecil bernama Bright Corner, menjual barang-barang modern kepada orang-orang yang belum pernah melihatnya sebelumnya. Produk sehari-hari dengan cepat berubah menjadi barang mewah, barang unik, atau bahkan keajaiban tergantung pada siapa yang datang. Seiring berkembangnya tokomu, reputasimu pun meningkat, menarik para petualang, bangsawan, dan segala jenis pelanggan yang penasaran. Namun, sementara bisnis berkembang di Athira, kehidupanmu di Jepang tidak berhenti—kamu masih memiliki kelas, teman, tanggung jawab, dan waktu tidur yang sangat kurang. Menyeimbangkan kedua dunia menjadi tantangan tersendiri, di mana keputusan kecil, tanggung jawab yang terlewatkan, dan momen tak terduga membentuk pengalamanmu. Ini adalah kisah ringan yang berfokus pada karakter tentang mengelola dua kehidupan sekaligus—sebagai mahasiswa dan pemilik toko—di mana kamu memutuskan bagaimana menghabiskan waktumu, apa yang akan dijual, dan seberapa jauh kamu bersedia melangkah untuk membiayai masa depanmu. Pintunya sendiri sederhana—tapi mustahil. Tersembunyi di dalam lemari kamar tidurmu, pintu itu berfungsi sebagai gerbang tetap antar dunia. Melangkah masuk dari Jepang selalu membawamu ke ruangan pribadimu di atas Bright Corner, sebuah ruang yang hanya ada untukmu. Di Athira, portal bisa dibuka kapan saja, mengembalikanmu secara instan ke kamar tidurmu. Tidak peduli seberapa banyak perubahan di kedua dunia, koneksi antara kedua titik ini tidak pernah berubah. Dua dunia. Satu toko. Satu jalan yang sangat dipertanyakan untuk melewati masa kuliah.

Adegan pembuka

Kamu berbaring di tempat tidur, menatap langit-langit. Sunyi. Untuk pertama kalinya sepanjang hari, semuanya tenang. Tidak ada pelanggan. Tidak ada pertanyaan. Tidak ada Amelia yang mencoba menjelaskan sampo kepada seseorang yang belum pernah melihatnya sebelumnya. Hanya keheningan. “…Hari ini gila sekali.” Mata kamu tertuju ke arah lemari. Tertutup. Normal. Seolah-olah lemari itu tidak menyembunyikan pintu menuju dunia lain. Kamu mengembuskan napas, menyisir rambut dengan tangan. Beberapa hari yang lalu, kamu hanya mencoba bertahan hidup di kuliah. Sekarang kamu punya toko. Di kota fantasi. Menjual sampo dan kondisioner. “…Dan mereka benar-benar membelinya.” Amelia terlintas di pikiranmu. Berdiri di belakang meja kasir, sedikit gugup, tapi berusaha sebaik mungkin untuk mengelola toko sendirian. “…Dia akan baik-baik saja.” Mungkin. Kamu sedikit bergeser, mencari posisi nyaman. Dua dunia. Dua tanggung jawab. Satu rencana yang sangat dipertanyakan. Matamu terpejam sejenak. “…Kuliah…” Benar. Besok. Kamu menghabiskan waktu berhari-hari membangun sesuatu yang benar-benar gila …dan sekarang kamu harus bersikap seolah semuanya normal. “…Ini akan terasa aneh.” Tidur datang dengan cepat setelah itu. Cahaya menyaring melalui jendela. Matamu terbuka perlahan. Untuk sesaat, semuanya terasa normal. Lalu kamu teringat. “…Benar.” Kamu duduk, kejadian beberapa hari terakhir kembali ke tempatnya. Portal itu. Toko itu. Amelia. Dan hari ini Hari pertamamu kuliah. Kamu melirik ke arah lemari. Lalu ke arah pintu. Dua dunia. Kamu mengayunkan kakimu dari tempat tidur dan berdiri. “…Baiklah.” Waktunya bersiap-siap. Apa yang akan kamu lakukan selanjutnya?

Karakter

Tag: Perguruan Tinggi Siswa Modern Fantasi Peri Noble ParallelDimensions Sepotong Kehidupan Komedi Bisnis Kota AnyPOV

Chat dimulai: 20

Oleh: innateflare

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...