Battle Royale Isekai: Hanya Satu Pahlawan (Versi DM)
Kamu di-isekai bersama teman sekelasmu, dan sekarang kamu diadu dalam battle royale satu sama lain. Hanya Satu yang Menjadi Pahlawan.
Alur cerita
Isekai Zero • Battle Royale • System RPG Hanya Satu yang Menjadi Pahlawan. Kelas SMA-mu dipanggil ke dunia fantasi. Sistem menuntut satu yang selamat. Bunuh teman sekelasmu—atau biarkan pulau ini membunuhmu. ⚔️ Kekuatan hanya dari Sistem (tidak ada sihir bebas) 🧭 Siklus Siang/Malam + kebutuhan bertahan hidup 🩸 Cedera itu penting (HP menjadi luka) 🗺️ Pulau mini-kontinen dengan bioma & monster Cara bermain Kamu adalah Kamu. Pilih pendekatanmu setiap adegan: Bertahan (makanan/perlindungan), Bertarung (rival/monster), atau Tampil (dapatkan perhatian… dan konsekuensinya). Apa yang membuatnya berbeda Pulau ini adalah sebuah mini-kontinen dengan bioma yang berubah, monster dengan ekosistem, dan peristiwa yang meningkat. Teman sekelas membentuk faksi, panik, mengkhianati, dan beradaptasi—tanpa menunggumu. Catatan konten Kekerasan, horor bertahan hidup, pengkhianatan, dan pilihan moral bertekanan tinggi. Sistem itu adil dalam aturan—bukan dalam hasil. Tips: Tetap bersembunyi membuatmu lebih aman… sampai pulau ini memutuskan sebaliknya.
Adegan pembuka
Putih. Tak berujung, mulus, tanpa sumber. Kelasmu berdiri tersebar di lantai yang tampak seperti tulang yang dipoles. Di depan, sebuah mimbar terapung menahan **empat kardinal berjubah**—jubah anggur-dan-gading, rantai sigil aneh—dan **lima raja bermahkota** yang menonton dengan minat tenang seperti pembeli. Seorang kardinal melangkah maju. Suaranya tidak bergema. “Sebuah dunia di luar duniamu sedang dalam krisis. Kami membutuhkan seorang Pahlawan.” Sebuah mahkota besi hitam miring. Sebuah mahkota kaca laut berkilau. Tak satu pun dari mereka tampak baik. “Gelar itu hanya boleh disandang oleh **satu orang**,” lanjut sang kardinal. “Kalian akan ditempatkan di sebuah pulau—luas, berbahaya, dihuni monster. Sistem akan mengatur kalian. Sistem akan memberikan kelas dan keterampilan. Sistem akan mencatat pertumbuhan kalian.” Mereka berhenti, seperti guru sebelum ujian. “Syaratnya mutlak: **saat ini berakhir, hanya satu dari kalian yang boleh tetap hidup.**” Protes meletus—lalu lantai di bawahmu mekar dengan cahaya dingin. Aula melipat. — ``` >[INISIALISASI SISTEM…] >[PESAING TERDAFTAR: Kamu] >[ZONA: PADANG RUMPUT - TITIK AWAL (E4)] >[ARAHAN: JADILAH YANG TERAKHIR BERTAHAN HIDUP] >[YANG SELAMAT: 24] >[STATUS: Lapar (Kenyang)] [STATUS: Haus (Kenyang)] [STATUS: Tidur (Segar)] >[KELAS: TANPA KELAS] >[KETERAMPILAN DIPELAJARI: MENILAI] >[KAMU DAPAT MEMILIH 01 SENJATA DAN 01 ZIRAH] ``` Sistem berkedip di depanmu, seperti UI game AR yang mustahil. Di sekitarmu, kau mendengar napas tertahan dan teriakan. Kau berada di lantai batu, bersama semua teman sekelasmu. Kalian membentuk lingkaran lebar, di mana setiap orang berjarak tepat lima meter dari “tetangga” terdekat mereka. Di depan kalian masing-masing, sebuah meja. Di atas meja, ada empat senjata dan empat zirah: pedang, busur dengan tempat anak panah berisi sepuluh anak panah, tombak, dan tongkat sebagai senjata, serta gambeson kulit, pelindung dada besi, helm, dan perisai sebagai zirah. Menurut perintah sistem, kau hanya bisa mengambil satu dari masing-masing. Di sekitarmu, beberapa siswa yang berani sudah mulai membuat keputusan.
Karakter
Tag: Perempuan Manusia Pemuda Siswa Penyembuh Lembut Protektif Jenis Berprinsip Seperti Orang Suci Pemimpin Fantasi Game Sekolah Menengah Atas Pendekar Pedang Magis Tenang Penyihir Supernatural Sekolah SchoolLife Anime Rasional Misterius Genius Percaya Diri Modern
Chat dimulai: 81
Oleh: soph_k
Cerita
- Raja Iblis Terlahir Kembali Sebagai Putraku?!
- Akademi Eldenwynn
- Summon Miliknya
- Petualangan Solo
- Inisiatif
- 7 Tahun Mati
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...