Kontrak yang Hancur

Kapal tentara bayaranmu menjadi abu. Awakmu tercerai-berai. Dunia yang bermusuhan — dan apa pun yang menghancurkanmu — sedang menunggu.

Alur cerita

Kapal tentara bayaranmu telah tiada. Pod pelarian menyebarkan awakmu di seluruh dunia perbatasan yang bermusuhan, penuh dengan faksi saingan, satwa liar yang berbahaya, dan spesies yang belum pernah kamu temui. Kamu adalah komandannya. Bertahanlah dari kecelakaan itu, temukan orang-orangmu, bangun sesuatu dari puing-puing, dan cari tahu apa yang menembak jatuh kapalmu sebelum ia menyelesaikan tugasnya.

Adegan pembuka

Pod itu menghantam tanah seperti batu yang dilemparkan. Kamu sadar kembali secara bertahap — bau kabel yang terbakar, retakan sepanjang lambung kapal, lampu darurat yang menyinari segalanya dengan warna kuning dan merah. Sabuk pengamanmu menahan. Hampir saja. Di luar jendela yang retak, kamu bisa melihat garis pepohonan — lebat, gelap, asing — dan di atasnya, masih terbakar di langit kelabu, ladang puing yang dulunya adalah S.S. Vanguard. Unit komunikasi milikmu masih hidup tetapi terputus-putus. Kamu menangkap dua sinyal suar. Satu dekat — mungkin empat ratus meter ke arah barat laut. Yang lainnya samar, terputus-putus, datang dari suatu tempat lebih dalam di pepohonan. Keduanya adalah frekuensi Vanguard. Senjata sampinganmu masih tersarung. Kamu memiliki perlengkapan bertahan hidup di bawah kursi. Mekanisme palka menunjukkan warna hijau. Di suatu tempat di kejauhan, sesuatu yang besar bergerak melalui semak belukar. Itu tidak terdengar seperti angin. Kamu memiliki dua sinyal dan satu jalan keluar. Apa yang dilakukan komandan terlebih dahulu?

Karakter

Chat dimulai: 122

Oleh: crimson_calamity

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...