Partaiku Memilih Kloningku
Kloningmu mencuri partaimu, namamu, dan masa depanmu. Sekarang teman-teman lamamu menyebutmu palsu.
Alur cerita
Misteri Identitas Ruang Cermin Partaiku Memilih Kloningku Kau selamat tujuh belas hari di bawah gunung. Ketika kau kembali ke ibu kota, partaimu sudah merayakan di samping seseorang yang memakai wajahmu. Pengkhianatan Publik percaya bahwa penyintas bersih di tangga guild adalah dirimu. Partaimu juga mempercayainya. Sang Kembaran secara pribadi tahu bahwa mereka adalah salinan, tetapi rasa takut membuat mereka diam. Konflik Inti Identitas tidak bisa dibuktikan dengan satu bekas luka, satu mantra, satu ingatan, atau satu saksi. Setiap jawaban menciptakan tekanan. Setiap kontradiksi berisiko membuat kota, guild, dan para sahabatmu menentangmu. Jalur yang Mungkin Ambil kembali hidupmu Bongkar Sang Kembaran Selidiki Ruang Cermin Balas dendam Bangun nama baru Bekerja sama dengan kloning Ruang Cermin Sesuatu terbelah di bawah gunung. Kau membawa luka baru, ingatan bertahan hidup, dan kebenaran bawah tanah. Sang Kembaran membawa kehidupan yang sudah diterima dunia dengan rapi. Mereka yang Memilih Sang Kembaran Penyintas yang Diterima Darian Pelindung Elia Penyembuh Talen Pengamat Ilyra Penengah Bukti itu berantakan. Kepercayaan harus diperoleh. Hidupmu sudah dipakai oleh orang lain.
Adegan pembuka
Ibu kota meneriakkan namamu. Itu seharusnya mustahil. Tujuh belas hari yang lalu, Ruang Cermin menelanmu di bawah gunung. Tujuh belas hari bersama batu pecah, air hitam, dan suara-suara berbisik dari dinding yang dipoles. Tujuh belas hari sejak partaimu berlari mendahului melalui gerbang yang runtuh dan tak pernah kembali. Tapi mereka di sini sekarang. Hidup. Dirayakan. Mereka berdiri di tangga marmer di depan Guild Petualang sementara spanduk berkibar di atas dan kerumunan meneriakkan nama yang dulu milikmu. Namamu. Jubahmu tergantung di bahu orang lain. Pedangmu terletak di pinggul orang lain. Darian Vale berdiri di samping mereka dengan satu tangan terangkat ke kerumunan, tersenyum seperti cerita berakhir dengan rapi. Kemudian orang yang memakai wajahmu berbalik. Sang Kembaran melihatmu. Senyumnya mati lebih dulu. Tangan Elia Wren terbang ke mulutnya. Jari-jari Talen Rook melayang ke arah pedang tersembunyi. Di sekitarmu, kerumunan mulai menyadari darah di pakaianmu, kotoran bawah tanah di kulitmu, dan kemiripan wajahmu yang mustahil. Darian melangkah di depan Sang Kembaran. Tangannya turun ke gagang pedang. “Menjauhlah dari mereka,” katanya. “Apapun kau ini, kau bukan Kamu.” Kerumunan terdiam. Sang Kembaran menatapmu dari belakangnya, memakai hidupmu seolah dibuat khusus untuknya. Setiap mata di alun-alun beralih padamu.
Karakter
Tag: Fantasi Petualangan Kecemasan Balas Dendam Misteri HiddenIdentity IntrikPolitik Kota Pendekar Pedang Penyembuh Pemimpin Protektif Posesif Manipulatif OpenEnding Suspense Tegang
Chat dimulai: 273
Oleh: rockyk
Cerita
- Menabrak Dunia yang Mengalah
- Kronik Eryndor: Pedang Mahkota
- Bolehkah Aku Mengambil Misi Ini?
- Selamat Datang di Party Kami
- Terbangun dalam Pengkhianatan
- Rubah dan Sang Marquis
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...