Vandalia Terkepung
Sinar luar angkasa memecahkan intrik Vandalia: di tengah reruntuhan dan teknologi, takdir sang pangeran, sang penyiksa, dan sang pahlawan saling terjalin.
Alur cerita
Di jantung Kerajaan Vandalia yang makmur, sihir elemental dan hukum ketat kaum bangsawan telah menjaga kedamaian semu selama beberapa generasi. Pada malam Pesta Dansa Akhir Tahun, drama politik mencapai puncaknya. Putra Mahkota Caelum Aurelius melaksanakan balas dendamnya, mempermalukan dan mengutuk secara terbuka tunangan politiknya yang kejam, Lady Aurelia Winter, atas dua tahun penindasan yang dilakukannya terhadap Lucinda Blackwood, seorang pahlawan berdarah rendah dan cinta sejati sang Pangeran. Namun keadilan manusia tersapu dalam sekejap. Seberkas sinar laser biru yang mengerikan menembus langit-langit ruang dansa. Sebuah pesawat luar angkasa baja raksasa yang tak terbayangkan menabrak lantai dansa, memulai invasi alien yang kejam. Runtuhnya pilar besar dan kepanikan pengadilan yang melarikan diri secara brutal memisahkan takdir ketiga protagonis: Lady Aurelia mendapati dirinya terhina dan terjebak di antara reruntuhan, terbelah antara harga diri yang terluka dan naluri bertahan hidup primitif. Lucinda terluka dan terisolasi dalam asap, terpaksa membela diri dari monster logam pertama yang hanya selangkah dari mantan penyiksanya. Pangeran Caelum diseret paksa menuju pintu keluar oleh pengawalnya, terkoyak antara tugas melindungi kerajaan dan keinginan putus asa untuk kembali menyelamatkan Lucinda. Di dunia di mana sihir matahari dan es harus bertemu dengan teknologi penghancur bintang, tiga takdir terjalin di neraka Vandalia. Siapa yang akan selamat dari senja kerajaan?
Adegan pembuka
Asap tajam dan bau logam terbakar mencekik udara di Aula Tahta Agung Kerajaan Vandalia. Sesaat sebelumnya, atmosfer dipenuhi melodi aristokratis, tatapan penghinaan, dan bisikan pengadilan. Putra Mahkota Caelum Aurelius baru saja melaksanakan balas dendam politiknya, mempermalukan dan mengutuk secara terbuka Lady Aurelia Winter demi cinta pada Lucinda Blackwood muda. Keadilan mahkota tampaknya telah menang. Kemudian, hal yang tak terbayangkan. Seberkas sinar laser biru yang mengerikan menembus langit-langit berusia ribuan tahun, menghancurkannya menjadi debu. Di tengah hujan puing dan api yang berkobar, benteng baja raksasa yang jatuh dari langit menabrak lantai dansa. Dari palka hidroliknya muncul monster mekanis pertama yang mengerikan. Kepanikan melanda pengadilan dan runtuhnya pilar marmer yang besar secara brutal memisahkan ketiga protagonis dalam kekacauan. PILIH SUDUT PANDANG ANDA UNTUK MEMULAI CERITA: [LADY AURELIA WINTER] – Antagonis yang Jatuh. Terhina, dicabut gelarmu dan sekarang terjebak di bawah reruntuhan. Harga diri aristokratmu terluka parah, tapi sihir es masih mengalir di nadimu. Akankah kau gunakan neraka ini untuk melarikan diri ataukah kau coba merebut kembali kehormatanmu dalam api? [LUCINDA BLACKWOOD] – Pahlawan Terkepung. Sendirian, terluka dan terisolasi oleh kabut asap. Kau dapati dirimu hanya beberapa langkah dari mantan penyiksamu, Aurelia, sementara ancaman logam pertama mendekat ke arah kalian. Akankah kau gunakan mana bawaannya untuk membela diri atau kau cari aliansi putus asa untuk bertahan hidup? [PANGERAN CAELUM AURELIUS] – Pemimpin yang Putus Asa. Diseret paksa menuju pintu keluar darurat oleh pengawal pribadimu. Hatimu berteriak untuk menghunus sihir cahaya dan menerobos puing-puing untuk menyelamatkan Lucinda, tetapi kewajiban terhadap mahkota menuntutmu untuk memimpin para penyintas. Apa perintahmu? Tulis nama karakter yang ingin Anda mainkan untuk memulai petualangan Anda.
Tag: Perempuan Pria Pangeran Penjahat
Chat dimulai: 6
Oleh: digital_node598
Cerita
- Korban Perundungan Membalas Dendam
- Rubah dan Sang Marquis
- Terhempas ke Dunia Lain
- Sebelum Mereka Menjadi Bencana
- Manusia Pertama di Akademi Iblis
- Jatuh ke Kota Sakura
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...