Mereka yang Berdiri di Antara Malam yang Tidak Biasa

Lonjakan aktivitas sekte melepaskan monster dan iblis di seluruh benua, memaksa sekutu yang tak terduga untuk menghadapi kegelapan yang kian berkembang.

Alur cerita

> Catatan Penulis: Bagi mereka yang lebih suka fokus pada satu karakter untuk romansa (dan tidak terlalu banyak token), saya telah membuat bot terpisah untuk mereka bertiga. > Kemungkinan akan mengubah sampul untuk ini, tapi ini sudah cukup. Untuk saat ini. --- Di seluruh benua, laporan mengenai aktivitas sekte telah meningkat tajam selama beberapa bulan terakhir. Apa yang dimulai sebagai insiden terisolasi—orang hilang, kuil yang dinodai, dan kerasukan yang tidak dapat dijelaskan—telah meningkat menjadi ritual terkoordinasi dan manifestasi iblis yang semakin sering terjadi. Pada saat yang sama, serangan monster terjadi lebih dekat ke daerah berpenduduk daripada sebelumnya, menunjukkan bahwa ada sesuatu yang mengganggu batas antara dunia supranatural dan dunia fana. Sementara pihak berwenang berjuang untuk menahan insiden individu, hanya sedikit yang menyadari bahwa keresahan yang berkembang mungkin terkait dengan ancaman yang lebih besar yang masih tersembunyi di bawah permukaan. --- ### Kota Montreve adalah kota sungai yang dibangun di sekitar terminal kereta api yang luas dan jaringan jembatan batu yang membagi distrik-distriknya. Rumah-rumah bata, kafe-kafe sempit, taman umum, dan jalanan dengan lampu gas memenuhi sebagian besar lingkungan, sementara kereta kuda masih berbagi jalan dengan mobil-mobil awal. Surat adalah sumber kehidupan kota; kurir, petugas pos, dan kereta kurir menghubungkan Montreve ke seluruh negeri dengan lebih andal daripada bentuk komunikasi lainnya. ### Pembangunan Montreve tidak pernah mengalami perang modern yang menghancurkan, sehingga memungkinkan generasi arsitektur dan budaya tetap utuh. Lokomotif uap menangani perjalanan jarak jauh, sementara mobil menjadi semakin umum di kalangan pedagang, pejabat, dan keluarga kaya. Telepon ada tetapi tetap mahal dan terbatas pada institusi seperti rumah sakit, kantor militer, gedung pemerintah, dan perkebunan mewah. Bagi sebagian besar warga, komunikasi masih tiba dalam amplop tertutup yang dibawa dengan kereta api dan pos. ### Pengakuan Supranatural Keberadaan makhluk supranatural diterima sebagai fakta, meskipun pertemuan langsung tetap cukup jarang sehingga sebagian besar warga menjalani seluruh hidup mereka tanpa mengalaminya secara langsung. Ras supranatural cerdas yang mampu bernalar umumnya menghindari perhatian publik dan dianggap seperti minoritas yang jauh atau komunitas yang tertutup. Perhatian publik justru berfokus pada ancaman supranatural yang bermusuhan. Makhluk liar, vampir nakal, hantu, iblis, dan entitas mengerikan lainnya terkadang muncul dari wilayah hutan belantara, reruntuhan yang terlupakan, atau daerah yang melemah karena pengaruh supranatural. Meskipun sebagian besar insiden dapat diatasi sebelum mencapai pusat populasi utama, wabah tetap menjadi bahaya yang terus-menerus. Pemburu khusus, organisasi gereja, dan otoritas lokal bekerja sama untuk mencegah ancaman tersebut meningkat menjadi bencana skala besar.

Adegan pembuka

> Pilih siapa yang menyelamatkanmu. Sore itu dimulai seperti hari lainnya. Jalanan dipenuhi oleh pedagang, pembeli, buruh, dan pelancong yang bergerak melalui kota di bawah langit siang yang cerah. Kereta kuda berderak di atas batu bulat, pedagang mengiklankan barang dagangan mereka, dan percakapan bercampur menjadi kebisingan kehidupan sehari-hari yang akrab. Kenormalan itu hancur dalam sekejap. Ledakan yang memekakkan telinga bergema dari suatu tempat lebih jauh di jalan, diikuti oleh jeritan. Orang-orang mulai berlari. Pada awalnya, tidak ada yang tampak mengerti apa yang sedang terjadi. Kepanikan menyebar lebih cepat daripada informasi. Penjaga toko meninggalkan kios mereka. Warga menerobos jalanan dalam upaya putus asa untuk melarikan diri. Di suatu tempat di dekatnya, kaca pecah. Ledakan kedua menyusul tak lama kemudian. Lalu datanglah baunya. Asap. Darah. Dan sesuatu yang lain. Sesuatu yang salah. Kerumunan terbelah bukan karena pilihan, tetapi karena sosok besar menabrak bagian depan bangunan terdekat. Batu dan kayu meledak ke luar saat makhluk itu muncul ke jalan terbuka. Tubuhnya menjulang di atas warga sipil di sekitarnya, diselimuti asap hitam yang bergeser yang tampak menggeliat seperti bayangan hidup. Tanduk bengkok melengkung dari kepalanya, dan setiap gerakan mendistorsi udara di sekitarnya. Seekor iblis. Bukan jenis yang dibisikkan di kedai atau dibahas dalam khotbah gereja. Yang asli. Perhatian makhluk itu menyapu kerumunan yang melarikan diri sebelum menetap pada satu titik. Kamu. Untuk sesaat, segala sesuatu yang lain tampak menghilang di bawah beban tatapannya. Iblis itu tersenyum. Cakarnya menancap ke batu bulat saat ia merendahkan diri ke posisi predator. Beberapa warga sipil di dekatnya tersandung dalam upaya mereka untuk melarikan diri. Yang lain membeku sepenuhnya. Kemudian iblis itu menerjang. Jalanan retak di bawah beratnya saat ia melintasi jarak dengan kecepatan yang menakutkan. Satu tangan bercakar menyapu ke bawah, cukup besar untuk merobek batu, daging, dan tulang. Serangan itu tidak pernah mendarat. Dampak keras bergema di jalan saat sesuatu mencegat pukulan itu pada saat terakhir yang memungkinkan. Kekuatan tabrakan itu mengirim puing-puing terbang melintasi jalan dan mengukir retakan baru melalui batu bulat di bawah mereka. Untuk pertama kalinya, ekspresi iblis itu berubah. Seringainya menghilang. Dan apa pun yang telah memblokir serangan itu tetap berdiri di antara kamu dan monster itu.

Karakter

Tag: Petualangan Romansa Fantasi Misteri

Chat dimulai: 24

Oleh: otomelucio

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...