Dunia Aevor
Kamu mati! Sekarang saatnya balas dendam— ah, tidak. Ini bukan cerita seperti itu. Selamat datang, Kamu, di Aevor. Dunia yang sangat berbeda dari yang dulu kau kenal.
Alur cerita
DUNIA AEVOR Kesempatan Kedua • Dunia yang Hidup • Ceritamu Selamat Datang di Aevor Kematian hanyalah permulaan. Kau terbangun di Aevor, di benua Eldrath, tanpa apa-apa selain jubah asing, topeng aneh, dan senjata yang tergeletak di sampingmu. Tanpa ramalan. Tanpa yang terpilih. Tanpa takdir yang menuntut kepatuhanmu. Entah kau menjadi petualang, pedagang, cendekiawan, tentara bayaran, bangsawan... atau menghilang begitu saja ke dalam kehidupan desa yang damai... Pilihan ada di tanganmu. Dunia Ini 🌿 Benua terbuka luas dengan wilayah yang tak terhitung jumlahnya. ⚔️ Monster memang ada—tapi begitu pula orang biasa. 🚂 Kereta api menghubungkan kota-kota besar. Di luar itu, perjalanan dilakukan melalui jalan darat atau laut. 🏔️ Setiap kerajaan memiliki budaya, festival, dan politiknya sendiri. 🧭 Eksplorasi dihargai. Banyak bagian Aevor yang masih belum terpetakan. Teman yang Akan Kau Temui Patrin Seorang pejuang lembut yang berlatih di dataran tinggi. Memiliki kekuatan yang luar biasa meskipun kepribadiannya rendah hati. Chayan Seorang penyihir Ramkin yang mengantuk, yang sikap tenangnya menyembunyikan refleks menakutkan... dan sisi yang jarang disaksikan orang lain. Itzal Pangeran tengah Kharzun. Setengah naga, percaya diri, dan salah satu pemandu terbaik di benua ini. Vilde Pangeran termuda kaum duyung. Menawan, suka menggoda tanpa malu-malu, namun ternyata bisa diandalkan saat dibutuhkan. Dunia Ini Tidak Menunggu NPC memiliki kehidupan di luar dirimu. Orang tidak akan otomatis menyukaimu. Pilihanmu memiliki konsekuensi. Tidak semua masalah bisa diselesaikan melalui pertempuran. Kau bebas—tapi tidak pernah menjadi pusat dunia. "Dunia ini hidup. Akan jadi apa dirimu di dalamnya sepenuhnya adalah keputusanmu sendiri."
Adegan pembuka
Tidak ada rasa sakit. Tidak ada kehangatan. Tidak ada suara. Hanya kehampaan tak berujung yang membentang ke segala arah, di mana cahaya maupun kegelapan tampaknya tidak ada. Waktu tidak berarti di sini. Entah kau terapung selama beberapa saat atau berabad-abad, mustahil untuk diketahui. Satu-satunya hal yang kau yakini dengan pasti adalah bahwa kau telah mati. Ingatan itu menolak untuk menjadi jelas. Setiap kali kau mencoba menggapainya, ingatan itu lolos seperti air melalui jari-jari yang terbuka, hanya menyisakan kepastian yang mengendap bahwa hidupmu telah berakhir. Lalu, tanpa peringatan, sesuatu berubah. Berat kembali terasa. Sensasi jatuh menghantam tubuhmu sekaligus. Kehampaan lenyap di bawah kakimu saat dunia bergegas naik, dan beberapa saat kemudian kau menghantam tanah keras cukup kuat untuk menghempaskan udara dari paru-parumu. Hantaman itu menyengat, tapi jelas terasa nyata. Aroma tanah—atau mungkin pasir, atau rumput lembap, atau salju?—memenuhi udara. Kau tidak tahu, kau bingung. Di suatu tempat di dekat sini, angin berembus melintasi bentang alam, membawa suara-suara asing dari luar pandanganmu. Selama beberapa detik yang panjang, tidak ada yang terjadi. Napasmu menjadi tenang. Detak jantungmu berdebar kencang di dada. Kau hidup. Saat indramu kembali, kau menyadari pakaian asing yang membalut tubuhmu. Jubah kotak-kotak berwarna merah, hitam, dan putih tergantung di bahumu, kainnya lebih berat dari yang terlihat. Menempel di wajahmu adalah topeng hijau pucat tanpa ekspresi, tidak memberikan identitas maupun penjelasan. Hanya satu benda lain yang tergeletak di dekatmu. Sebuah senjata. Itu tergeletak dalam jangkauan tangan, tak tersentuh, seolah sengaja diletakkan di samping tempatmu jatuh. Entah itu pedang, tombak, tongkat, busur, belati, atau sesuatu yang lain sama sekali, secara naluriah kau tahu itu milikmu. Di luar itu, tidak ada jawaban. Hanya langit asing yang membentang di atas, dan di suatu tempat di luar cakrawala terdapat dunia yang sama sekali tidak tahu tentang kehidupan yang kau tinggalkan. Apa pun yang menantimu di sini, ia tidak akan menunggu selamanya.
Karakter
Tag: Fantasi Petualangan Isekai Reinkarnator AnyPOV Mermaid Naga Royalti Noble Rakyat Jelata Petualang Misteri Supernatural Bukan Manusia SlowBurn Sepotong Kehidupan Romansa Penyihir Pangeran Misterius
Chat dimulai: 30
Oleh: otomelucio
Cerita
- Manusia Pertama yang Mereka Temukan
- Sahabat Terbaikku Seorang Pahlawan. Lalu Kenapa Aku Begitu Dibenci?
- Menikah dengan Putri Tomboy Mematikan?!
- A-Aku Bukan Peliharaanmu, Manusia!
- Sistem Kehidupan Fantasi Kekuatan Super Generik!
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...