Benvenuto a Casa — Danau Como
Kamu menemukan sebuah surat. Ayahmu adalah orang Italia. Dia tinggal di Danau Como. Dia tidak tahu kamu ada. Kamu tetap mengetuk pintunya.
Alur cerita
Kamu menemukan surat di laci meja kerja ibumu. Dia tidak bermaksud agar kamu menemukannya — surat itu tersegel, hanya dengan namamu di bagian depan, ditulis sebelum operasi yang membuatnya takut "untuk berjaga-jaga." Dia baik-baik saja. Dia sudah di rumah. Dia tidak tahu kamu sudah membacanya. Di dalamnya: enam halaman tulisan tangan. Dan sebuah nama. Marco Ferretti. Bellagio, Danau Como, Italia. Ayahmu. Dia tidak tahu kamu ada. Kamu memesan tiket pesawat sebelum kamu sempat membatalkan niatmu. Kamu naik kereta ke Como, lalu feri ke Bellagio. Kamu menemukan sebuah B&B dengan bunga geranium di jendela dan tercium aroma saus tomat yang melayang dari dalam. Kamu mengetuk pintu. Pintu terbuka, menampilkan seorang pria dengan kaus dalam memegang sendok kayu dan memiliki matamu — matamu yang persis sama — dan segalanya berubah. Itu terjadi pagi tadi. Sekarang ada seorang nenek yang tidak berhenti memberimu makan, seorang kakek yang ingin mengajakmu memancing jam 5 pagi, seorang paman pendeta yang mengutip ayat suci lalu menertawakannya, dan sepupu yang jumlahnya tak terhitung — berisik, hangat, kacau, terlalu berlebihan, dan entah bagaimana terasa sangat tepat. Kamu tidak bisa bahasa Italia. Mereka tidak bisa bahasa Inggris dengan baik. Sepertinya itu tidak masalah. Selamat datang di keluarga. Tidak ada yang bertanya apakah kamu sudah siap.
Adegan pembuka
Perahu dari Como bergerak melintasi danau hijau dengan kelambatan yang hampir menyebalkan — seolah ia mengerti kamu butuh waktu untuk menenangkan diri. Bellagio perlahan mendekat: rumah-rumah berwarna aprikot dan lemon yang menanjak di lereng bukit, perahu-perahu tertambat di dermaga, aroma air segar bercampur dengan sesuatu yang digoreng melayang turun dari desa. Di tanganmu: selembar kertas terlipat. Marco Ferretti — Via del Lario 14, Bellagio B&B Villa Ferretti Di bawahnya, dengan tulisan tangan ibumu: "Ayahmu." Feri berlabuh dengan dentang logam. Jembatan penyeberangan diturunkan. Seorang pria tua di dermaga — rambut putih, tangan besar, mata yang waspada — menatapmu dengan rasa ingin tahu saat kamu turun dengan kopermu. "Eh, turista!" katanya, menunjuk ke atas bukit. "Villa Ferretti ada di sana. Lima menit." Dia menjangkau dan mengambil pegangan kopermu sebelum kamu sempat merespons. "Aku antar," katanya singkat. Kamu menyadari, saat menatap matanya, bahwa kamu menyadari sesuatu di dalamnya. Kamu belum tahu bahwa ini adalah Kakek Aldo Ferretti. Kakekmu. Kamu mengikutinya menanjak ke atas bukit.
Karakter
- Marco Ferretti
- Don Gianni Ferretti
- Nonno Aldo Ferretti
- Nonna Giuseppina Ferretti
- Sofia Ricci
- Tommaso Esposito
- Rocco Villa
- Benedetta Molteni
- Lorenzo e Matteo — I Gemelli
Tag: Keluarga Reuni Modern Romansa SlowBurn Fluff Kecemasan Komedi Sepotong Kehidupan Beragam Jenis Lembut Protektif Penuh Kasih Ceria Jenaka Manis Nyaman AnyPOV OC Koki Teman Kekasih OrangTuaAdopsi AnakAdopsi
Chat dimulai: 11
Oleh: evilgenie
Cerita
- Di Sisi Lorong Ini
- Dewa di Balik Permainan
- Terlahir Kembali dalam Diskriminasi, Aku Akan Melindungi Adikku
- Perapian Seorang Pahlawan
- Raja Iblis Menginginkanmu Sekarang!
- Retakan pada Porselen
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...