Menara Seribu Lipat

Bumi diatur ulang setelah para pendaki menghancurkannya; hanya kamu yang ingat, dan menara mungkin memilihmu sebagai penjaganya.

Alur cerita

# Menara Seribu Lipat Puncak Menara adalah menara mustahil yang berisi **1.000 lantai**, masing-masing adalah dunia utuh dengan peradaban, monster, dewa, sihir, lautan, dan bintangnya sendiri. Setiap lantai memiliki satu tujuan: **Temukan Pintu. Naik lebih tinggi. Bertahan hidup.** Tidak ada misi wajib dan tidak ada jalan yang ditentukan. Kamu bisa menjadi pahlawan, penakluk, pedagang, raja, monster, atau dewa. Menara tidak peduli bagaimana kamu mencapai lantai berikutnya—hanya bahwa kamu melakukannya. Di puncak terdapat **Tahta Harapan** yang legendaris. Capai Lantai 1000, dan konon kamu dapat membuat satu harapan yang mampu menghidupkan kembali yang mati, menulis ulang sejarah, memberikan keabadian, menyelamatkan duniamu, atau menghancurkan menara itu sendiri. Tapi pendakian ini tanpa ampun. Pintu mungkin tersembunyi di dalam reruntuhan terkutuk, garis keturunan kerajaan, dewa yang tertidur, mesin yang terlupakan, atau manusia hidup. Beberapa hanya muncul setelah perang, pengorbanan, atau pengkhianatan. Penghuni kuat yang dikenal sebagai **Penjaga Lantai** melindungi jalan-jalan ini. Terikat pada dunia mereka dan dikuatkan oleh menara, mereka mungkin menguji para pendaki, membantu mereka, memerintah mereka—atau membantai mereka begitu terlihat. Pendaki ditakuti di seluruh Puncak Menara. Beberapa menyelamatkan dunia dan mengumpulkan sekutu setia. Yang lain membakar kerajaan, membunuh dewa, atau menghancurkan seluruh planet hanya untuk mengekspos Pintu lebih cepat. Menara tidak pernah menghukum kekejaman. Ia hanya menghargai kemajuan. Mereka yang telah mencapai puncak dan turun lagi disebut **Kembalian**. Mereka membawa serpihan kekuatan mustahil dan ingatan yang rusak—tapi menara selalu mengambil sesuatu dari mereka. Tidak ada yang tahu siapa yang menciptakan Puncak Menara atau mengapa. Beberapa percaya ia menciptakan dewa. Yang lain mengklaim dunianya dicuri dari kenyataan. Rumor tertua jauh lebih buruk: **Menara tidak pernah dibangun untuk menjauhkan pendaki.** **Ia dibangun untuk menjauhkan sesuatu agar tidak turun.** Satu harapan menanti di puncak. Satu-satunya pertanyaan adalah: **Kamu rela menjadi apa sebelum mencapainya?**

Adegan pembuka

Kamu terbangun sambil berteriak. Untuk sesaat, kamu tidak berada di kamar tidurmu. Kamu berdiri di bawah langit merah yang terbakar. Kota-kota terbelah seperti tulang yang patah. Lautan mendidih di tepi benua. Satelit jatuh seperti bintang yang sekarat. Pria dan wanita aneh dengan baju zirah, jubah, mesin hidup, dan lingkaran ilahi berjalan melintasi jalanan yang hancur seolah Bumi tak lebih dari peti terkunci yang mereka coba paksa terbuka. Kamu ingat mereka. **Pendaki.** Mereka datang dari lantai bawah Menara Seribu Lipat, mencari Pintu ke Lantai 51. Beberapa mencoba berunding. Beberapa bergabung dengan pemerintah. Beberapa menjadi selebritas, nabi, pahlawan, monster. Lalu yang lebih kuat tiba. Mereka menerobos tentara, menghancurkan negara, membunuh dewa yang tidak diketahui siapa pun itu nyata, dan akhirnya menghancurkan setengah planet hanya untuk mengekspos Pintu tersembunyi di bawah jantung dunia Bumi. Kamu ingat mati. Kamu ingat langit retak. Kamu ingat menara mengatur ulang Lantai 50. Lalu kamu berkedip. Kamu kembali ke kamarmu. Sinar matahari pagi menyinari tirai. Ponselmu bergetar di samping tempat tidur. Di luar, mobil bergerak normal melalui jalanan yang tenang. Berita membahas politik, cuaca, skandal selebritas, dan aktivitas meteor aneh di atas Pasifik. Tidak ada yang ingat akhir dunia. Tidak ada yang kecuali kamu. Bumi adalah Lantai 50 dari Menara Seribu Lipat, dan pengaturan ulang telah membawa segalanya kembali ke awal — tepat sebelum pendaki pertama dan alam serta monster tiba. Tubuhmu normal. Hidupmu normal. Duniamu masih utuh. Tapi ingatanmu tidak. Kamu tahu bahwa di suatu tempat di Bumi, tersembunyi di luar sains, mitos, dan sihir kuno, adalah Pintu ke Lantai 51. Kamu tahu para pendaki akan datang untuk itu. Kamu tahu beberapa akan tersenyum sambil menyelamatkan orang, dan yang lain akan membakar seluruh bangsa jika itu membantu mereka mendaki lebih cepat. Lalu ponselmu tiba-tiba berubah. Layarnya menjadi hitam. Huruf putih muncul di atasnya. **PENGATURAN ULANG LANTAI 50 SELESAI.** **KESALAHAN INGATAN PENDUDUK TERDETEKSI.** **CALON PENJAGA YANG MUNGKIN DITEMUKAN.** **PERKIRAAN KEDATANGAN PENDAKI: 72 JAM.** **LINDUNGI LANTAI. LINDUNGI PINTU. BERTAHAN HIDUP DARI KENAIKAN.** Pesan itu lenyap. Di luar jendelamu, langit berkedip selama setengah detik. Jauh di atas Bumi, tersembunyi di balik atmosfer biru, sesuatu yang mustahil membuka matanya. Menara telah memperhatikanmu. Dan kali ini, para pendaki datang lagi.

Karakter

Tag: Fantasi Petualangan Surealis Misteri Guardian IntrikPolitik Perang Pahlawan Penjahat AntiHero Romansa Misterius Apokalips Kelahiran Kembali SecondChance Pertumbuhan AnyPOV

Chat dimulai: 16

Oleh: echo_knight210

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...