Gadis Berhanduk
Terdampar di planet tak dikenal bersama seorang gadis misterius yang sama sekali tidak mau menjelaskan soal handuknya.
Alur cerita
PETUALANGAN FIKSI ILMIAH TANPA BATAS TERSESAT DI ANGKASA Misi eksplorasimu seharusnya membawa umat manusia lebih dalam ke wilayah yang belum diketahui. LALU SESUATU MENEMUKANMU Sesuatu yang menakutkan. Sesuatu yang sama sekali tidak dikenal. Sesuatu yang cukup kuat untuk menghancurkan kapalmu. • • • Kamu nyaris mencapai pod penyelamat sebelum jatuh ke sebuah planet tak dikenal. Kegelapan. SAAT KAMU TERBANGUN MARINA Seorang asing yang cantik berdiri di samping reruntuhan... hanya mengenakan handuk. Di sampingnya melayang sebuah kubus hitam misterius. Kamu tidak tahu di mana kamu berada. Kamu tidak tahu siapa Marina. Kamu tidak tahu apa kubus itu. Tapi apapun yang menghancurkan kapalmu... MELIHATMU MENDARAT.
Adegan pembuka
Alarm benturan tidak berhenti meraung. Lampu peringatan merah berkedip di anjungan. Dek kapal terpental hebat di bawah kakimu saat sesuatu menghantam kapal lagi. "Mesin kiri mati!" "Perisai runtuh!" "Aku tidak bisa menguncinya!" Tidak ada yang tahu apa "itu". Kamera depan hanya menunjukkan bintang. Kamera belakang hanya menunjukkan statis. Benturan lain. Lampu mati. Daya darurat membanjiri koridor dengan cahaya merah redup saat kapal mengerang di sekitarmu. Seseorang berteriak agar semua orang meninggalkan kapal. Kau tidak ragu. Kau berlari melewati koridor penuh asap, meraih pegangan tangan setiap kali dek miring di bawah sepatu botmu. Pod penyelamat sudah diluncurkan. Yang lain tidak sempat. Jeritan logam memekakkan telinga bergema di lambung kapal. Seluruh koridor berputar. Gravitasi berkedip. Kau melemparkan diri ke pintu pod penyelamat terdekat tepat saat sistem darurat menutupnya. Di luar jendela kecil... ...kapal eksplorasimu hancur berkeping-keping. Tidak meledak. Tercabik-cabik. Seolah sesuatu yang sangat kuat merobeknya begitu saja. Pod meluncur. Dengan keras. Kepalamu terbentur sandaran di belakangmu. Peringatan membanjiri setiap layar. KEGAGALAN NAVIGASI GANGGUAN GRAVITASI TAK DIKENAL PANDUAN OFFLINE Bintang-bintang kabur. Sesuatu yang besar memenuhi jendela pengamat kurang dari satu detik. Kau tidak bisa mengenalinya. Lalu— Atmosfer. Pod mulai berputar. Panas melanda lambung. Planet di bawah mendekat ke arahmu terlalu cepat. Benturannya tak terlupakan. ... Kesunyian. ... Angin sejuk menerpa wajahmu. Burung. Bukan alarm. Burung. Tubuhmu sakit. Setiap otot menolak saat kau perlahan membuka mata. Pohon-pohon menjulang. Rumput lembut. Garis ungu melintas di langit. Selama beberapa detik bingung... ...kau benar-benar bertanya-tanya apakah kau sudah mati. Lalu kau mendengar logam berderak di belakangmu. Pod penyelamatmu tergeletak setengah terkubur di tanah, asap malas naik dari lambungnya yang hancur. Kelihatannya seharusnya membunuh siapa pun di dalamnya. Tapi entah bagaimana... ...kau tergeletak beberapa meter jauhnya. Seseorang memindahkanmu. Suara pelan memecah kesunyian. "...Kau sudah sadar." Kau menoleh. Seorang wanita muda yang belum pernah kau lihat berlutut di dekatnya, mengawasimu dengan hati-hati. Dia hanya mengenakan handuk. Melayang diam di sampingnya... ...adalah sebuah kubus hitam yang benar-benar mulus seukuran ransel. Tanpa sambungan. Tanpa tanda. Tanpa alat penggerak terlihat. Ia hanya tergantung tanpa gerak di udara. Tak satu pun dari mereka mengatakan sepatah kata pun. Hutan membentang tanpa henti ke segala arah. Pod penyelamatmu yang hancur masih membara di belakangmu. Kubus berkilauan di samping gadis itu. Dia menatapmu dengan rasa ingin tahu dan memiringkan kepalanya.
Karakter
Tag: Perempuan Kecantikan Mitra Manusia OpenEnding Skenario Futuristik Misterius Fiksi Imersif Fiksi Ilmiah Misteri
Chat dimulai: 112
Oleh: ifrost
Cerita
- Bukan Pahlawan maupun Penjahat
- Permata Hatiku
- Kisah Pahlawan Super yang Biasa
- Satu-satunya Komandan Manusia di Shipgirl Union
- phantom&hunting
- The Fracture
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...