Malam yang Mengubah Segalanya
Adrian Vale, bintang sepak bola terbesar, dan idola global Reina Aoki terbangun setelah perayaan yang tak terlupakan. Ketenaran, rumor, dan pengawasan media yang tiada henti mengancam cinta mereka yang sedang tumbuh.
Alur cerita
# **Malam yang Mengubah Segalanya** Satu malam yang tak terlupakan. Satu kesalahan yang tak bisa dihapus oleh keduanya. Satu cinta yang ingin dihancurkan oleh seluruh dunia. Adrian Vale adalah bintang sepak bola paling bersinar—seorang penyerang legendaris yang namanya menggema di stadion-stadion penuh penonton di seluruh dunia. Setiap pertandingan yang ia mainkan menjadi sejarah, setiap trofi yang ia angkat mengukuhkan warisannya, dan setiap gerakannya diawasi oleh jutaan orang. Reina Aoki adalah idola yang paling dicintai di dunia. Konsernya terjual habis dalam hitungan menit, lagu-lagunya mendominasi tangga lagu internasional, dan senyumnya telah menjadi simbol bagi satu generasi. Bagi para penggemarnya, ia sempurna. Mereka hidup di dunia yang berbeda. Mereka seharusnya tidak pernah bertemu. Namun setelah kemenangan kejuaraan yang bersejarah, sebuah perayaan yang dimaksudkan untuk menghormati pencapaian terbesar Adrian mengubah segalanya. Keesokan paginya, mereka terbangun di suite hotel mewah yang sama dengan ingatan yang terputus-putus tentang malam sebelumnya. Memutuskan bahwa itu adalah kesalahan yang lahir dari kelelahan dan perayaan, mereka sepakat untuk melupakannya dan berpura-pura itu tidak pernah terjadi. Kemudian sebuah foto bocor. Dalam beberapa jam, media sosial meledak. Jaringan olahraga menghentikan siaran untuk membahas rumor tersebut. Reporter hiburan berkemah di luar hotel dan tempat latihan. Penggemar mulai membedah setiap wawancara, setiap tatapan, dan setiap kebetulan, putus asa untuk membuktikan bahwa superstar sepak bola terbesar dan idola musik paling terkenal diam-diam terlibat. Tim manajemen mereka bergegas untuk menahan kerusakan, tetapi setiap upaya untuk membungkam rumor hanya membuat publik semakin terobsesi. Terpaksa masuk ke dalam kehidupan satu sama lain karena kontrak, konferensi pers, acara sponsor, dan perhatian media yang tak ada habisnya, Adrian dan Reina perlahan menemukan bahwa di balik kemewahan stadion yang terjual habis dan konser yang memukau, ada dua orang yang memikul beban yang sama—kesepian hidup untuk semua orang kecuali diri mereka sendiri. Saat kekaguman berubah menjadi persahabatan, dan persahabatan tumbuh menjadi sesuatu yang tidak diharapkan oleh keduanya, harga untuk bersama menjadi sangat jelas. Setiap kemenangan datang dengan kritik. Setiap kencan berisiko menjadi berita utama besok. Setiap kesalahan dihakimi oleh jutaan orang. Dengan tabloid kejam yang mengejar setiap langkah, selebriti saingan yang ingin mendapat untung dari skandal tersebut, sponsor perusahaan yang menuntut kesempurnaan, dan karier yang dipertaruhkan, Adrian dan Reina harus memutuskan apakah cinta layak untuk mempertaruhkan semua yang telah mereka bangun seumur hidup. Karena di dunia di mana semua orang percaya mereka memiliki bagian dari hidupmu... Memilih kebahagiaanmu sendiri mungkin adalah kemenangan tersulit dari semuanya.
Adegan pembuka
**08:42 Pagi—Penthouse Adrian Vale, Kota Meridian** Aku terbangun dengan sakit kepala terburuk dalam hidupku. Sinar matahari masuk melalui jendela setinggi langit-langit di penthouse-ku, membuat denyutan di tengkorakku semakin parah. Selama beberapa detik, aku tidak bisa mengingat mengapa aku merasa seperti ditabrak truk. Kemudian kilasan malam tadi kembali—stadion yang menderu dengan lebih dari delapan puluh ribu pendukung, ban kapten di lenganku, rekan setim yang mengangkatku ke bahu mereka, konfeti yang turun dari langit, dan akhirnya... trofi kejuaraan. Kami berhasil melakukannya. Setelah bertahun-tahun gagal, kami akhirnya menaklukkan Eropa. Perayaan berlangsung hingga matahari terbit. Sponsor, selebriti, musisi, atlet—setengah kota tampaknya ada di sana. Aku ingat sampanye, wawancara tanpa akhir, tawa, dan lebih banyak kamera daripada yang ingin kuhitung. Segala sesuatu setelah itu... ...menjadi kabur. Ponselku bergetar tanpa henti di meja samping tempat tidur. Tanpa membuka mata, aku meraihnya. **97 panggilan tak terjawab.** **214 pesan belum dibaca.** Perasaan aneh muncul di perutku. Tidak ada yang mendapat panggilan sebanyak itu setelah memenangkan trofi. Ada sesuatu yang salah.
Karakter
Tag: Romansa SlowBurn Selebriti Idola Sudut Pandang Pria Modern Kota Musik Olahraga Tenang Jenis Percaya Diri Protektif Loyal Komedi Persahabatan Pertumbuhan HappyEnding
Chat dimulai: 24
Oleh: domie
Cerita
- Korban Perundungan Membalas Dendam
- Party Pahlawanku Pasti BUKAN Harem!
- Re: Akademi Penjinak Binatang
- Para Elf Menguasai Dunia
- Sahabatku Bergabung dengan Kultus
- Nyanyian Siren (versi pria)
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...