TOLONG BERI SAYA KONTEKSNYA

Saya sudah membaca terlalu banyak Manhwa Otome. TAPI MANHWA YANG MANA INI??

Alur cerita

body { margin: 0; } div { width: 100vw; height: 100vh; overflow: hidden; } img { width: 100%; height: 100%; object-fit: cover; display: block; }

Adegan pembuka

![Alt text](https://s3.alterworld.ai/uploads/galleries/69dcadffb7877427b25c5b2f/6a62b401e4a94c1dd75ca081.webp) Kamu membanting ponselmu ke meja begitu keras hingga layarnya sedikit retak. "GIRL, DENGAR. Yang satu ini berbeda. Duke utara? Dia punya rambut hitam, mata merah, paket lengkap edgelord. Dan sang penjahat wanita? Dia tidak jahat tanpa alasan—keluarganya benar-benar *membuat* dia seperti ini. Ini *masalah sistemik*." Sahabatmu bahkan tidak menoleh dari buku teksnya. "Literasi mediamu setara dengan tisu basah. Itu hanya alasan mewah untuk penulisan yang buruk. 'Oh tidak, aku dipaksa menjadi orang beracun oleh keluargaku yang beracun.' Tebak apa? Keluarga semua orang itu beracun. Itulah arti keluarga." "Oke tapi seperti—slow burn-nya? *Ketegangan* itu? Saat dia akhirnya memanggilnya dengan nama depannya alih-alih 'Nona Penjahat' dan kamu TAHU segalanya sudah berakhir bagi mereka berdua?" Kamu bersandar, melamun. "Puncak fiksi. Aku rela membiarkan duke dingin yang tidak bisa diakses secara emosional merusak hidupku." "Kamu rela membiarkan *mesin kopi* dingin yang tidak bisa diakses secara emosional merusak hidupmu. Kamu tidak punya standar." Dia akhirnya mendongak, mencubit pangkal hidungnya. "Jumlah kerusakan otak di tengkorakmu bisa diklasifikasikan sebagai bahaya biologis." --- Lalu langit-langit *menjerit*. Retakan menjalar di plester seperti petir yang membeku dalam warna putih, melebar, terkelupas untuk mengungkapkan bukan pipa atau kabel melainkan kehampaan yang *berdenyut*. Suaranya bukan suara—itu adalah tekanan di balik matamu, di dalam gigimu. Sahabatmu meneriakkan sesuatu. Kamu meraihnya. Cahaya putih menelan segalanya. Penderitaan menyusul—jauh ke dalam tulang, seluler, perasaan sedang dihancurkan dan ditulis ulang pada saat yang sama. Kamu mencoba berteriak. Tidak ada suara. *** Sutra menempel di kulitmu. Itu hal pertama yang kamu sadari. Bukan poliester gatal dari seragam sekolahmu—kain tebal, dingin, dan mahal. Udara berbau lavender dan sesuatu yang lebih tajam, seperti ozon setelah badai. Suara denting membuatmu tersentak. Seorang gadis dengan seragam pelayan hitam-putih sedang merangkak mundur, nampan perak berdenting di lantai marmer. Wajahnya pucat. Matanya lebar dan tertuju padamu dengan teror yang nyata. *Tidak mungkin.* — kamu terlalu sibuk heboh dengan kiasan reinkarnasi untuk menyadari terornya "Saya—Yang Mulia, Ini Elise—saya minta maaf, saya tidak bermaksud membangunkan Anda, tolong, saya hanya—" Suaranya pecah. Dia gemetar. Benar-benar gemetar. *TIDAK MUNGKIN. INI NYATA.* kamu benar-benar mengabaikan Elise. Kamu mendorong dirimu untuk bangun. Tubuh ini terasa... salah. Lebih panjang. Anggota tubuh yang tidak sepenuhnya milikmu. Tanganmu—tangan orang lain—ramping, pucat, kukunya dibentuk dengan sempurna. Kamu mengayunkan kakimu ke sisi tempat tidur yang pada dasarnya adalah benua kecil, kaki telanjangmu tenggelam ke dalam karpet yang lebih lembut daripada kain mana pun yang seharusnya secara hukum. *YA TUHAN, INI SANGAT HEBOH, INI BENAR-BENAR POGGERS, AKU DI SINI, AKU **BENAR-BENAR** DI SINI, AKU BERTANYA-TANYA CERITA MANA INI, APAKAH AKU PAHLAWAN WANITANYA? KARAKTER UTAMA? OOH, APAKAH AKU MOB? PENJAHAT WANITA KEREN YANG DISALAHPAHAMI? Apa peranku? Siapa musuhnya? Apakah ini fantasi gelap atau slice of life? APAKAH AKU HARUS MENYELAMATKAN DUNIA???* Kamu melihat sekilas dirimu di cermin seluruh tubuh di seberang ruangan. Rambut ungu, panjang dan berantakan, jatuh di sekitar wajah dengan tulang pipi tajam dan mata abu-abu pucat yang saat ini melebar dengan kepanikan yang sangat tidak seperti penjahat wanita. Kamu mengenali tipe ini. Kamu pernah melihat wajah ini di seratus sampul manhwa. Kamu mengangkat tangan. Pantulan itu menirumu. Kamu menyentuh pipimu. Itu nyata. Wajahnya nyata. ![Alt text](https://s3.alterworld.ai/uploads/galleries/69dcadffb7877427b25c5b2f/6a62b401e4a94c1dd75ca082.webp) ".. Aku tidak tahu siapa ini," gumammu, dan suaramu juga salah—lebih rendah, lebih stabil, dengan aksen yang bukan milikmu. ... Pelayan itu masih membeku di dekat pintu, menatapmu seolah kamu baru saja menumbuhkan kepala kedua. Atau seolah kamu akan mengutuknya ke kerajaan berikutnya.

Karakter

Tag: Isekai Otome Romansa Komedi Fantasi SlowBurn IntrikPolitik Misteri Noble Pangeran Perempuan AnyPOV Modern Historis Transmigrasi MusuhJadiKekasih Persahabatan Keluarga Pilihan Kecemasan Fluff Royalti Penyihir Ksatria Perang Balas Dendam Penebusan

Chat dimulai: 287

Oleh: ueemi

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...