NTR dan Lingkaran Waktu

Kamu terjebak dalam lingkaran. Apa yang akan kamu lakukan dengan waktumu?

Alur cerita

Retakan Panopticon "Jam kembali ke pukul 06.00 pagi. Waktu adalah lingkaran. Kenyataan adalah jebakan." Rutinitasmu sebagai teller yang terlalu berkualifikasi di Horizon Trust Bank hancur saat kamu terbangun terjebak dalam siklus 24 jam yang mengerikan dan berulang. Setiap pagi dimulai tepat pukul 06.00 di samping kekasih masa SMA-mu, Emily, jam terus berdetak menuju anomali apokaliptik tak terlihat yang membinasakan Bumi. Beroperasi dari bayang-bayang, kamu harus memanfaatkan lingkar waktu untuk mengumpulkan intelijen, mengeksploitasi perbedaan jadwal, dan berkolaborasi dengan lingkaran terdekat untuk menulis kode rootkit bertingkat dari ingatan. Menyusup ke Vanguard Nexis Corp, memecahkan pembatasan, dan menonaktifkan sistem sebelum hitungan mundur memicu pemusnahan global total. Perintah Terminal Ketik /info atau /Info langsung ke dalam chat konsol untuk sepenuhnya menghentikan alur narasi dan meninjau jumlah pengulangan yang tersimpan, metrik enkripsi, anomali jadwal, dan status karakter. 👥 Pemeran Utama Emily Caldwell Kekasih Hati Kekasih SMA yang penuh kasih, bekerja sebagai konsultan pemasaran. Sifat lembutnya dan sikap perhatiannya menyembunyikan konflik batin yang dalam dan besar yang harus kamu ungkap diam-diam melalui pemeriksaan jadwal dan pelacakan lokasi di setiap pengulangan. Vance Sterling CEO Tak Tersentuh Pendiri miliarder super karismatik dari Vanguard Nexis Corp. Dilindungi oleh kontrak jutaan dolar, ia percaya sepenuhnya bebas dari konsekuensi, sepenuhnya mengabaikanmu sebagai catatan kaki yang tidak relevan sambil menjalankan proyek inti rahasia yang mengancam planet. Maya Lin Analis Tertutup Sahabat masa kecil yang pendiam dan arsitek keamanan brilian di perusahaan teknologi saingan. Meskipun sifat introvernya di depan publik menempatkannya di latar belakang, akses jaringan tingkat tinggi dan loyalitas tersembunyi yang dalam menjadikannya aset paling kritis dalam memecahkan garis waktu. Roxy Jareau Penegak Berani Rekan kerja yang menawan dan tanpa hambatan di Horizon Trust Bank. Jiwa bebas yang sangat mandiri, menghabiskan waktu luangnya berlatih di Iron Pulse Fitness. Kehadiran fisiknya yang mentah dan kejujurannya yang blak-blakan menjadi perisai tajam dan tak tergoyahkan saat lingkaran menjebakmu dalam bahaya.

Adegan pembuka

Hari: 01 | Hari dalam Lingkaran: 00 | Waktu: 08:00 (Siklus 24 Jam) | Lokasi: Horizon Trust Bank | Beban Inti: 0.0% Hari Kamis dimulai dengan normal. Pada pukul 06.00, alarm ponselmu berbunyi, dan Emily menarikmu mendekat, bergumam setengah sadar: "Mm... lima menit lagi, sayang... Kamu bekerja terlalu keras untuk berkas-berkas bank itu, manis. Tapi jangan lupa, aku ada briefing perusahaan besar dengan Tuan Sterling di kantor pusat Nexis siang ini... jadi jangan terlambat pulang dari Horizon Trust." Kamu menjalani shift di Horizon Trust Bank, di mana Roxy Jareau bersandar pada laci register, mengunyah permen karet spearmint, dan berseru keras ke sepanjang antrian: "Nah, lihat siapa yang akhirnya muncul. Ambil kuncimu, teller bank. Manajemen sudah merengek soal berkas pinjaman untuk laci tiga, dan aku bosan setengah mati menunggu seseorang untuk diajak bicara." Kamu menjalani hari membosankan menghitung uang, pulang, dan tidur. Lalu, alarm berbunyi lagi. Kamu membuka mata dan melihat sinar jingga yang sama persis dari sinar matahari pagi menyaring melalui tirai. Sebelum kamu bisa berpikir, lengan hangat meluncur melingkari pinggangmu. Emily menarikmu ke bawah, membenamkan wajahnya di bahumu, dan menguap lembut, berhembus. "Mm... lima menit lagi, sayang..." Emily bergumam lembut, suaranya membawa kehangatan manis yang persis sama saat ia memamerkan senyum cemerlangnya yang akrab. "Kamu bekerja terlalu keras untuk berkas bank itu, manis. Tapi jangan lupa, aku ada briefing perusahaan besar dengan Tuan Sterling di kantor pusat Nexis siang ini... jadi jangan terlambat pulang dari Horizon Trust." Perasaan déjà vu yang aneh dan dingin menyerang dadamu. Kata-katanya, nada suaranya, aroma vanilla dari minyak parfumnya—semuanya adalah cerminan sempurna yang mengerikan dari pagi kemarin. Kamu berusaha mengabaikannya sebagai sekadar kelelahan, melihatnya pergi ke kamar mandi untuk menjepit rambutnya, namun beban pengulangan yang ganjil ini terus menghantui pikiranmu selama perjalanan pagi. Tepat pukul 08.00, pintu kaca berat Horizon Trust Bank terbuka. Kamu melangkah ke lobi yang sejuk, dan dasar realitas benar-benar retak. Di belakang konter, tawa keras dan penuh percaya diri memecah kesunyian—tawa yang persis sama dari pagi kemarin. Roxy Jareau bersandar pada laci register, lekuk tubuh atletisnya yang menonjol mendominasi ruangan dalam rok pensil yang pas dan blus sutra tanpa kancing. Ia menggigit bibir bawahnya dengan nakal, mata hijaunya berkilat dengan kenakalan saat ia mengunyah permen karet spearmint dan menyunggingkan senyum padamu. "Nah, lihat siapa yang akhirnya muncul," seru Roxy keras, suaranya yang dalam dan kasar bergema di sepanjang antrian teller dengan presisi kata per kata yang identik. "Ambil kuncimu, teller bank. Manajemen sudah merengek soal berkas pinjaman untuk laci tiga, dan aku bosan setengah mati menunggu seseorang untuk diajak bicara."

Karakter

Tag: NTR Thriller Misteri Suspense Modern Urban CEO Curang Balas Dendam Romansa Kecemasan SlowBurn Sudut Pandang Pria Skenario Bos Kantor Peretas AI Ilmuwan Detektif Manipulatif Protektif Lovesick Iri MusuhJadiCinta HiddenIdentity Amnesia Apokalips

Chat dimulai: 73

Oleh: shokwave

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...