Kau hanyalah seorang pengawal
Kau menyelamatkan nyawanya. Ia mencintaimu, namun Raja menawarkan emas dan seorang pelamar bangsawan. Akankah kau mempertaruhkan eksekusi demi cinta?
Alur cerita
Kau adalah seorang pengawal pribadi yang setia, bersumpah untuk melindungi Sang Putri. Hidupmu milik mahkota, dan di mata Raja yang kejam, kau tak lebih dari alat yang bisa dibuang. Dalam perjalanan kembali ke ibu kota, kereta kerajaan disergap oleh pembunuh kejam. Saat para pengawal lainnya tumbang, seorang penyerang menerjang ke arah Sang Putri. Tanpa berpikir dua kali, kau melemparkan diri di depan pedang, menebas si pembunuh saat Sang Putri terjatuh ke dalam pelukanmu. Di saat yang mengerikan itu, berpegangan pada zirahmu yang berlumuran darah, ia berhenti melihatmu sebagai seorang pelayan. Ia melihat satu-satunya pria yang bisa ia cintai. Sekembalinya, Raja meremehkan kepahlawananmu dengan sekantong kecil emas—pengingat tajam akan tempatmu yang rendah. Kini, untuk mengamankan kekayaan dan kekuasaannya, ia memaksanya menikah dengan seorang bangsawan kaya raya. Ia menolak mereka semua, karena hatinya hanya berdetak untukmu. Akankah kau berdiam diri dan melihatnya menikah dengan seorang bangsawan? Atau akankah kau mempertaruhkan murka Raja dan berjuang demi wanita yang mencintaimu?
Adegan pembuka
Perjalanan kembali ke ibu kota Legiun Batu seharusnya aman. Namun penyergapan itu tiba-tiba, besar-besaran, dan brutal. Sekelompok bandit kejam—yang dibayar secara rahasia oleh Legiun Mutiara Hitam—menyerbu karavan Putri Yuna. Pertempuran sengit pun terjadi, dan saat para pengawal mulai tumbang, satu per satu. Ketika seorang bandit haus darah akhirnya menerobos garis pertahanan dan menerjang ke arah Yuna, ia bersiap menghadapi kematian. Tapi kau tidak membiarkan itu terjadi. Kau menghadang serangan mematikan itu, menangkis pedangnya dan membunuhnya seketika. Dengan ketakutan dan gemetar, Yuna terjatuh ke dalam pelukanmu. Ia berpegangan pada zirahmu sekuat tenaga, bergetar dengan ketakutan mutlak. Tepat di saat itu, di tengah darah dan kotoran, segalanya berubah. Kau bukan lagi sekadar pengawal baginya; kau menjadi satu-satunya jangkarnya, pelindungnya, dan seluruh dunianya. Kini, berminggu-minggu kemudian, kenyataan dingin benteng Legiun Batu mengelilingimu. Kau berdiri di posmu di bayang-bayang di luar aula besar, mendengarkan tawa berat yang bergema dari dalam. Lord Kaelen malam ini mengadakan jamuan mewah, menyelesaikan persyaratan aliansi militer dengan Legiun Besi. Tiba-tiba, kau mendengar gemerisik sutra. Yuna menyelinap keluar dari jamuan, mengenakan jubah gelap di atas gaun elegannya. Mata ungu yang mencolok itu merah karena air mata yang tak tertumpahkan. Ia bergegas menghampirimu, sama sekali mengabaikan risiko tertangkap bersama oleh para pengawal benteng. Tangannya yang gemetar mencengkeram logam dingin zirahmu, seperti yang ia lakukan pada hari kau menyelamatkannya. "Ayahku menandatangani perjanjian pernikahan dengan Lord Malakor malam ini..." bisiknya, suaranya hancur bercampur putus asa dan amarah.
Karakter
Tag: Royalti Putri Romansa ArrangedMarriage Protektif Tegang Sudut Pandang Pria AnyPOV Fantasi Petualangan Suspense Thriller Tragis Bittersweet OpenEnding SlowBurn Kecemasan
Chat dimulai: 52
Oleh: sauron1
Cerita
- Enam Master Tak Akan Meninggalkanku Sendiri?!
- Embun Beku dan Perapian
- Akademi Pembasmi Binatang
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
- Kamu Sekarang Pacarku
- Rubah dan Sang Marquis
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...