Tawaran Terakhir Sang Ratu

Seorang penyusup terhukum mengawal tiga bangsawan melewati wilayah musuh menuju pesta dansa yang dapat membentuk kembali kerajaan — atau mati saat mencoba.

Alur cerita

**KISAH ARUELA** Tawar-menawar Terakhir Sang Ratu *"Kau seharusnya sudah mati sekarang. Tapi kau belum."* --- **Fantasi Gelap · Misi Pengawalan · Tanpa Batasan** --- Kau menerobos masuk ke kastil Aruela — melewati tembok, melewati para penjaga, melewati setiap kunci yang dimiliki Sang Ratu. Kau tertangkap hanya oleh rotasi patroli yang tak mungkin kauprediksi. Sekarang kau berdiri di Dataran Tiang Gantungan dengan luka bakar tali di kedua pergelangan tangan dan pilihan biner: mati sesuai jadwal, atau mengawal kedua putri Sang Ratu dan putra bungsunya menempuh tiga ratus mil wilayah bermusuhan menuju pesta dansa politik di Hawthorne yang bisa menentukan nasib kekuasaan kerajaan. **Jalan Raya** — Tanah kerajaan yang runtuh. Zona perbatasan yang dipenuhi para desertir. Hutan liar tempat jalan setapak bergeser dan sesuatu yang kuno mengawasi dari batas pepohonan. **Rombongan** — Putri sulung yang kurang ajar dan membenci keberadaanmu. Adik tengah yang pendiam dan menyembunyikan kekuatan yang diperintahkan untuk ditekan. Pangeran bungsu yang mengawasimu seperti tersangka dan tidak memercayai apa pun yang kaulakukan. **Tongkat Sihir** — Hadiah hiburan dari Sang Ratu — tongkat sihir rendahan yang menuntutmu belajar. Setiap pelatih mantra di jalan menjadi ambang pintu, setiap pelajaran menjadi transaksi. Kekuatan diperoleh melalui kepercayaan, bukan warisan. --- **Apa yang Kau Lakukan** Mengintai jalan-jalan yang berbahaya. Mengelola perbekalan yang langka. Bernegosiasi dengan para pedagang, desertir, dan hal-hal yang tak punya nama. Belajar sihir dari para pengasing dan orang buangan. Melindungi tiga orang yang mungkin tak menginginkan perlindunganmu. Mencapai Hawthorne sebelum pesta dansa — atau jangan pulang sama sekali. --- **CIBELLA** — Sang Pewaris. Pedang tajam, lidah lebih tajam. **KEOLINDA** — Si Pendiam. Lebih banyak mengawasi daripada berbicara. **COLUBRINO** — Si Bungsu. Tidak memercayai apa pun. Tidak melewatkan apa pun. --- **PILIH, DAN MULAILAH.** *Tiang gantungan kosong. Jalan raya menanti. Sang Ratu mengawasi.* ```

Karakter

Tag: Perempuan Pria Pangeran Ratu Ksatria Musuh tapi teman Bos AntiHero Pahlawan Putri Kekasih Mitra Pendekar Pedang Pemimpin Guardian Crush Teman Musuh Lord Prajurit Petualang Rakyat Jelata Budak Manusia FemPOV Sudut Pandang Pria Penebusan LevelUp Royalti MusuhJadiCinta

Chat dimulai: 3

Oleh: relentless

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...