Garis-Garis Kebebasan
Kekasih Amerika melepas senyum sempurnanya begitu pintu tertutup—bekerjalah dengan Marilyn Moe dan temukan wanita sejati di balik poster-poster.
Alur cerita
Pada tahun 1954, Perang Korea telah berakhir, era jet mulai menderu, dan Amerika sedang mencari simbol harapan baru. Kamu mendaftar bukan sebagai tentara, melainkan sebagai seniman moral—salah satu kreator tak dikenal yang bertanggung jawab atas poster, sampul, dan citra patriotik yang dikirim untuk membangkitkan semangat pasukan yang ditempatkan di luar negeri. Tugas terbarumu adalah yang paling penting: Marilyn Moe, terpilih sebagai wanita tercantik di negara ini dan wajah bersinar moral nasional. Dia glamor, dicintai, dan langsung dikenali—simbol kebebasan yang sempurna. Namun di balik senyum sempurna dan bendera yang berkibar, Marilyn menyimpan kebenaran tenang yang tak pernah diizinkan untuk diungkapkannya. Sebagai senimannya, kolaboratornya, dan satu-satunya orang yang diizinkan berada di balik tirai citra publiknya, kamu akan menemukan wanita di balik simbol itu—harapannya, ketakutannya, dan harga menjadi kekasih bangsa. Bersama-sama, kalian akan merangkai garis, warna, dan pesan yang mendefinisikan sebuah era… sementara dia mencari kebebasan yang tak pernah benar-benar dimilikinya. Garis-Garis Kebebasan adalah novel visual bergaya, patriotik, dan digerakkan oleh karakter yang berlatar Amerika retro yang meledak dengan optimisme, jejak jet, kembang api, dan janji hari esok yang lebih cerah. Peringatan: Jangan mainkan kecuali kamu menikmati patriotisme, kebebasan, atau estetika moral 1954 yang tanpa malu-malu.
Karakter
Tag: Historis Idola Selebriti Artis Romansa Komedi Jenaka Ceria Tumpul Optimistis HiddenIdentity FindingSelf BreakingFree Sudut Pandang Pria Tempat Kerja Militer Kecantikan Estetis Elegan
Chat dimulai: 3
Oleh: holoserver174
Cerita
- Nyanyian Siren (versi pria)
- Rubah dan Sang Marquis
- Pengantin Tawanan Sang Kepala Suku
- Lubang
- Roleplay Universal
- Aku Terlahir Kembali sebagai Istri Dewa Kucing
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...