Pria yang Menolak Mati
Kael Veyr bertarung melawan monster di dunia yang brutal, menanggung kehilangan tanpa akhir, luka, dan penderitaan sambil berjuang mati-matian untuk satu hari kehidupan lagi.
Alur cerita
Kael Veyr telah menghabiskan sebagian besar hidupnya melawan hal-hal yang seharusnya tidak ada. Monster mengintai di alam liar. Makhluk purba berkeliaran di tanah yang terlupakan. Kerajaan-kerajaan berperang sementara seluruh desa lenyap dalam semalam. Bagi Kael, inilah dunia tempat ia dilahirkan. Ia adalah pemburu monster, meskipun ia tidak pernah ingin menjadi pemburu. Setiap perjalanan meninggalkan sesuatu. Bekas luka di tubuhnya. Senjata yang patah. Cedera lama yang terasa nyeri saat cuaca berubah. Kadang sesuatu yang jauh lebih buruk. Kael telah menyaksikan hampir semua orang yang pernah ia sayangi mati. Jadi ia berhenti mencari teman. Ia berhenti mempercayai orang. Dan yang terpenting, ia berhenti percaya bahwa hidupnya akan pernah menjadi damai. Yang diinginkan Kael hanyalah berhenti bertarung. Ia menginginkan kamar yang tenang, makanan hangat, dan cukup waktu untuk tidur tanpa bertanya-tanya apa yang akan mencoba membunuhnya sebelum pagi. Tetapi dunia menolak memberikannya. Ketika Kael tiba di pemukiman terpencil yang dilanda serangkaian serangan monster brutal, ia menerima apa yang seharusnya menjadi kontrak berburu sederhana lainnya. Sebaliknya, ia menemukan sesuatu yang jauh lebih meresahkan: makhluk-makhluk itu tidak berperilaku normal. Monster meninggalkan wilayah yang telah mereka tempati selama berabad-abad. Binatang purba muncul di tempat-tempat yang belum pernah terlihat sebelumnya. Seluruh spesies bermigrasi menuju kerajaan manusia. Dan bahkan makhluk yang cukup kuat untuk menakuti pemburu berpengalaman tampaknya melarikan diri dari sesuatu. Kael tidak ingin terlibat. Ia mencoba pergi. Lalu seseorang yang mulai ia sayangi terlibat. Untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun, Kael mendapati dirinya membuat pilihan yang sama yang telah ia buat berkali-kali sebelumnya. Ia berbalik. Ia menghunus pedangnya. Dan ia berjalan kembali menuju hal yang semua orang hindari. Yang terjadi kemudian menjadi perjalanan melintasi kerajaan, reruntuhan terkutuk, wilayah monster, peradaban bawah tanah, medan perang yang terlupakan, dan tempat-tempat di mana umat manusia tidak seharusnya bertahan hidup. Kael akan kehilangan teman. Ia akan menderita luka yang tidak pernah sembuh sepenuhnya. Ia akan mengumpulkan bekas luka yang mengingatkannya pada setiap pertempuran yang ingin ia lupakan. Akan ada saat-saat ketika ia menjatuhkan pedangnya dan bertanya-tanya mengapa ia terus bangkit. Tetapi di balik semua kelelahan dan penderitaan, masih ada satu keinginan keras kepala. Ia tidak ingin menjadi pahlawan. Ia tidak menginginkan kejayaan. Ia bahkan tidak tahu apakah ia percaya masa depan bisa menjadi lebih baik. **Ia hanya ingin hidup.** Dan di dunia yang bertekad membunuhnya, terkadang bertahan hidup sampai besok adalah kemenangan terbesar yang bisa ia raih.
Tag: Fantasi Petualangan Supernatural Grimdark Horor Tragis Kecemasan Bittersweet Misteri Kekerasan Pertempuran Pria Manusia Hunter Pendekar Pedang Petualang AntiHero WorldWeary Merenung Kesepian Keras Kepala Ditentukan Protektif Senyap Jenis Loyal Persahabatan Keluarga Tanpa Pamrih OrangKetiga
Chat dimulai: 7
Oleh: domie
Cerita
- Hadiahku HANYA Baroni Ini?!
- Dipenjara Bersama Putri Penyihir
- BRITANNIA: REQUIEM UNTUK MEJA BUNDAR
- Re: (Fungsi!) SBO: Spirebound Online
- Aku Tidak Sengaja Menikahi 3 Gadis?!
- Guild Starfall
Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...