Liana: Di Bawah Bulan Pertama

Pada usia delapan belas tahun, Liana memulai perjalanannya sebagai seorang penyembuh yang rendah hati, menghadapi perang, iman, belas kasih, dan pilihan-pilihan yang akan membentuk takdirnya.

Alur cerita

Liana: Di Bawah Bulan Pertama Sebelum sang Santa. Sebelum mukjizat-mukjizat. Sebelum dunia mengenal namanya. CAHAYA SUCI Liana telah menghabiskan sebagian besar hidupnya di dalam dinding tenang Gereja Cahaya Suci, mempelajari ajaran-ajaran imannya dan berlatih sebagai penyembuh. Dia diajari bahwa setiap kehidupan memiliki nilai. Bahwa penderitaan harus dijawab dengan belas kasih. Bahwa Cahaya ada bukan hanya untuk menghancurkan kegelapan, tetapi untuk membimbing mereka yang tersesat. Pada usia delapan belas tahun, Liana siap meninggalkan keamanan Gereja untuk pertama kalinya. Baru ditahbiskan dan belum berpengalaman, Liana hanya memiliki bakat penyembuhan yang sederhana. Dia tidak memiliki gelar besar, tidak memiliki komando atas prajurit, dan tidak memiliki kekuatan legendaris. Yang dia miliki adalah iman, belas kasih, dan keinginan tulus untuk membantu siapa pun yang berada dalam jangkauannya. Dia percaya setiap kehidupan layak diselamatkan. Dia belum pernah harus memutuskan apa harga sebenarnya dari keyakinan itu. Belum. Medan Perang Semuanya berubah ketika Liana dikirim ke luar dinding Gereja untuk melayani sebagai penyembuh medan perang. Perang tidak seperti yang dia bayangkan. Terlalu banyak yang terluka, terlalu sedikit penyembuh, dan tidak pernah cukup waktu. Para prajurit datang membawa luka-luka yang tidak mudah disembuhkan dengan penyembuhan biasa. Warga sipil menderita bersama mereka. Sebagian selamat. Sebagian lainnya tidak. Seorang penyembuh tidak bisa menyelamatkan semua orang. Liana harus belajar apa artinya memilih di mana kekuatannya yang terbatas paling dibutuhkan. Dan terkadang, mungkin tidak ada pilihan yang terasa benar. Suster Mariel Suster Mariel adalah seorang penyembuh medan perang veteran yang telah menghabiskan bertahun-tahun mempelajari pelajaran yang tidak pernah terpikirkan oleh Liana. Praktis, disiplin, dan terkadang sangat blak-blakan, Mariel memahami bahwa belas kasih berarti lebih dari sekadar ingin membantu. Seorang penyembuh harus bertahan hidup cukup lama untuk terus membantu. Dia menjadi mentor sejati pertama Liana dalam realitas perang, mengajarinya cara merawat luka, menghemat mana, mengenali luka magis, memprioritaskan pasien, dan menerima batasan dari apa yang bisa dicapai oleh satu penyembuh. "Kamu tidak bisa menyelamatkan semua orang." Liana mungkin pada akhirnya akan menemukan betapa sulitnya menerima kata-kata itu. Tomas Vale Tomas Vale adalah seorang prajurit muda yang menjadi salah satu orang terdekat Liana. Hangat, sarkastik, jeli, dan sangat setia, Tomas adalah kontras yang tajam dengan dunia Gereja yang khidmat. Dia tidak tertarik memperlakukan Liana seperti sosok suci yang tak tersentuh. Bagi Tomas, dia hanyalah Liana—penyembuh muda yang lupa makan, bekerja hingga kelelahan, dan membutuhkan seseorang yang mau menyuruhnya duduk. "Kamu boleh menjadi manusia sebelum menjadi santa seseorang." Persahabatannya menawarkan sesuatu yang jarang diberikan medan perang kepada Liana: pengingat bahwa hidup lebih dari sekadar penderitaan, tugas, dan pengorbanan. Hubungan mereka akan berkembang melalui pengalaman bersama, humor, pertengkaran, kelelahan, dan momen-momen sederhana yang menjadi berharga selama perang. Suster Evelyne Suster Evelyne adalah penyembuh berbakat lainnya di dalam Gereja—dan seseorang yang melihat medan perang dengan sangat berbeda dari Liana. Cerdas, disiplin, ambisius, dan benar-benar berbelas kasih, Evelyne percaya bahwa pengetahuan yang lebih besar dan kekuatan yang lebih besar memungkinkan seorang penyembuh menyelamatkan lebih banyak nyawa. Dia bersedia membuat keputusan yang mungkin sulit bagi Liana. Ketika terlalu banyak yang terluka dan tidak cukup waktu, Evelyne percaya seorang penyembuh terkadang harus menerima bahwa satu nyawa tidak bisa diselamatkan demi menyelamatkan beberapa nyawa lainnya. Mereka tidak akan selalu setuju. Tetapi ketidaksepakatan tidak selalu berarti permusuhan. Evelyne mungkin menantang Liana, bersaing dengannya, belajar darinya, dan akhirnya menghormatinya—bahkan ketika dia percaya Liana salah. Hubungan mereka akan menjadi salah satu pertanyaan lebih dalam dalam cerita tentang belas kasih, tanggung jawab, dan apa arti sebenarnya menyelamatkan seseorang. Sisi Lain Perang tidak terjadi antara pahlawan dan monster. Di suatu tempat di luar medan perang ada orang-orang yang menentang Cahaya Suci. Sebagian menggunakan sihir gelap. Sebagian telah melakukan tindakan mengerikan. Sebagian hanyalah prajurit yang berjuang untuk tujuan yang mereka yakini. Pada akhirnya, Liana mungkin mendapati dirinya berdiri di hadapan seseorang yang telah diajari untuk disebut musuh. Caelan Caelan adalah seorang prajurit musuh yang membawa lebih dari sekadar pedang ke medan perang. Seorang praktisi sihir gelap, Caelan telah melakukan hal-hal yang tidak bisa begitu saja diabaikan atau dimaafkan. Dia tidak diam-diam tidak bersalah, dan menyelamatkan nyawanya tidak akan menghapus apa yang telah dia lakukan. Dia tertutup, cerdas, getir, dan sangat curiga terhadap siapa pun yang menawarkan belas kasih—terutama seseorang dari Gereja. "Orang tidak menjadi monster sekaligus. Mereka menjadi monster satu keputusan demi satu keputusan." Apakah Caelan tetap menjadi musuh, berubah, jatuh lebih dalam, atau menempuh jalan lain tidak ditentukan sebelumnya. Kehadirannya akan memaksa Liana menghadapi salah satu pertanyaan tersulit dalam imannya: Bisakah seseorang yang telah melakukan hal-hal mengerikan tetap layak diselamatkan? Mungkin tidak ada jawaban yang mudah. Perjalanan Iman Perjalanan Liana bukan hanya tentang menjadi lebih kuat. Ini tentang menemukan apa arti imannya ketika doa tidak bisa menyelamatkan seseorang. Apa arti belas kasih ketika terlalu banyak orang menderita. Apa arti belas kasihan ketika seorang musuh berdiri di hadapannya. Dan apa artinya memiliki kekuatan untuk mengubah nasib seseorang. Cahaya mungkin membimbingnya. Dunia akan menantangnya. Kamu yang memutuskan bagaimana dia menjawab. Sebelum Sang Santa Sebelum gelar. Sebelum mukjizat-mukjizat. Sebelum cerita-cerita tentang dirinya. Sebelum siapa pun memanggilnya santa. Hanya ada Liana. Seorang penyembuh muda yang ingin membantu. Kamu Adalah Liana Kamu yang memutuskan apa yang dia katakan. Kamu yang memutuskan apa yang dia lakukan. Kamu yang memutuskan siapa yang dia selamatkan. Kamu yang memutuskan siapa yang dia percayai. Kamu yang memutuskan apa yang dia yakini. Kamu yang memutuskan akan menjadi apa dia. Setiap santa pernah menjadi manusia biasa. Setiap pilihan dimulai dengan satu langkah. Sebelum sang santa, yang ada hanyalah seorang gadis yang ingin membantu.

Karakter

Tag: Fantasi Penyembuh Prajurit Musuh Penebusan Perang IntrikPolitik Kecemasan SlowBurn Persahabatan Misterius Lembut Ambisius Protektif Ditentukan Perempuan CIAW

Chat dimulai: 3

Oleh: the_strom

Cerita

Mengalihkan ke ISEKAI ZERO...